Senin, 20 Februari 2017

Ingin Menyusun Rencana Perjalanan Sendiri? Yuk Ikuti 10 Langkah Sederhana Ini!



Ketika kamu berpikir untuk berlibur, hal yang penting dan utama untuk dilakukan adalah bagian perencanaan. Tahap ini menjadi penting mengingat keseruan dan nasib seluruh liburanmu akan berpegang pada titik awal ini.

Mungkin diantara kamu banyak yang tidak mau repot dan menyerahkan pada jasa travel atau teman-teman yang membuka open trip. Tapi tidak sedikit juga kan yang ingin merasakan keseruan dan kehebohan perencanaan perjalanan wisata.

Bagi kamu yang belum pernah, mungkin akan banyak menemui kegalauan dalam tahap persiapan ini; apa saja yang perlu dipersiapkan, bagaimana langkah-langkahnya, serta kekhawatiran-kekhawatiran lainnya. Kali ini, postingan artikel saya akan membahas seputar langkah-langkah dalam merencanakan liburan pribadi. Yuk simak detilnya berikut!


1.Tentukan Destinasi Wisata



Bagian ini adalah tahap krusial dalam setiap perencanaan, yaitu tahap penentuan tujuan. Bagaimana kita menentukan lain-lainnya jika tujuan belum jelas? Nah, untuk penentuan tujuan ini disarankan kamu dapat menyesuaikan dengan karakter atau ketertarikan pribadimu.
Untuk memulai, kamu bisa memilih negara dan kemudian mengkategorikan tujuan berdasarkan tipe liburan, seperti liburan untuk belanja, untuk hiking, untuk sekedar menikmati keluhuran dan adat istiadat warga sekitar yang khas, ataupun wisata alam yang menjauhkanmu dari riuhnya suasana kota! Kemudian setelah itu baru deh kamu bisa menentukan tujuan wisata yang sesuai!


2.Cari Tahu tourist attraction di Sekitar Tujuan Wisatamu

 
Selain tujuan wisata secara garis besar, ada baiknya jika kamu turut mengetahui keseruan-keseruan dari acara-acara sekitar yang sedang berlangsung ketika kamu bertandang ke lokasi wisata tujuanmu. Tak hanya itu, kamu pun bisa mulai mencari tahu lebih banyak tentang tempat-tempat tersembunyi namun asyik di dekat tujuan wisata untuk menambah keseruan perjalananmu!

Dengan tidak hanya terpaku pada tujuan wisata utamamu, tentunya kegiatan liburan akan lebih seru mengingat banyak hal yang tidak terduga yang mengejutkanmu. Sehingga, bisa menjadi referensi untuk tujuan catatan perjalananmu, bahan untuk sharing informasi ke teman-temanmu, atau bahkan inspirasi caption pada Instagrammu!

3.Tentukan Waktu Berlibur yang Tepat


Jika kamu mempunyai rutinitas seperti bekerja atau bersekolah, baiknya mempersiapkan dengan baik tanggal-tanggal di mana kamu benar-benar bisa meluangkan waktu untuk liburan. Dan sebaiknya tidak terlalu mengganggu kegiatan utamamu ya.

Sebagai saran, untuk kamu yang sekolah, kamu bisa memanfaatkan jadwal-jadwal liburan sekolah. Namun bagi yang bekerja, ada baiknya juga untuk memanfaatkan jatah cuti dan melakukan perjalanan di hari biasa atau tidak libur. Selain tiket-tiket yang berharga lebih terjangkau, wisata tujuanmu pun tidak terlalu ramai sehingga kamu bisa menikmati tanpa memusingkan kerumuan pengunjung yang terlalu padat!


4.Kalkulasi Anggaran Dana yang Tersedia atau Dialokasikan


Saat tujuan sudah ditentukan, saatnya bagi kamu untuk melihat jumlah tabungan atau anggaran yang tersedia. Jangan sampai kebablasan sampai menjadi miskin mendadak selepas liburan ya! Untuk itu, sebaiknya kamu tidak menghabiskan seluruh tabunganmu dan menyisakan beberapa persen untuk kehidupan sesudahnya.

Dalam merancang anggaran, tidak ada salahnya kamu juga melebihkan 10-25% dari anggaran untuk mengantisipasi kenaikan atau biaya tidak terduga. Dan jika anggaranmu tetap tidak cukup, jangan terlalu bersedih dan coba periksa serta pertimbangkan beberapa perampingan. Misalnya pada anggaran pesawat atau hotel yang lebih terjangkau, makanan, atau pada tourist attraction di tempat tujuan wisatamu nanti.
Baca selengkapnya

Jumat, 17 Februari 2017

Sensasi Sarapan yang Berbeda di Sukun Restaurant by Alaya Resort Kuta

Breakfast Package at Sukun Restaurant by Alaya Resort Kuta

Jika membayangkan sarapan di hotel pastinya mayoritas dari kita akan terbayang buffet breakfast dimana segala jenis hidangan tersaji dalam waktu bersamaan dan para tamu bisa memilih item yang diinginkan dari satu sisi ke sisi lainnya dalam jumlah yang tidak terbatas. Tapi ternyata tak semua hotel menawarkan konsep sarapan yang serupa, jika ingin mencoba sensasi sarapan di hotel yang lebih personal dan berbeda mungkin foodies bisa mencoba sarapan di Alaya Resort-Kuta. 

Alaya Resort-Kuta sendiri merupakan salah satu hotel berbintang empat yang berdiri di kawasan utama Kuta tepatnya di seputaran jalan Kartika Plaza. Lokasinya terbilang sangat strategis dengan desain hotel yang memadukan antara gaya urban dan sentuhan sisi etnik Indonesia. Disini sarapan disajikan setiap harinya di Sukun Restaurant, dengan areal resto semi terbuka yang nyaman. Nama Sukun resto sendiri terinspirasi dari keberadaan pohon Sukun yang berada di areal pintu masuk hotel. 

Interior Sukun Restaurant - Alaya Resort Kuta
Begitu memasuki kawasan resto kita akan merasakan ambience yang berbeda, ada unsur alam yang sangat kentara dengan view taman yang hijau serta pool di sisi kiri resto. Tak hanya itu, resto ini juga memiliki atap yang dilukis menyerupai langit biru, elemen lukisan ini bertujuan untuk menguatkan suasana musim panas (summer) serta lingkungan alam tropis. Landscape taman dengan tanaman hijau nan rindang serta gemericik air dari pancuran yang ada di dalam kolam-kolam kecil semakin membuat betah berlama-lama duduk disini. Tak mengherankan bila suasana di tempat ini jadi begitu nyaman, ternyata ada peran tangan dingin alm. Made Wijaya seorang landscaper ternama dalam desainnya.

Kursi rotan dengan cushion berwarna terang

Warna-warna terang seperti hijau, kuning dan merah mendominasi dekorasi resto, terutama pada warna cushion yang menempel serasi dengan kursi-kursi rotan di ruangan ini. Pilar-pilar besar yang kokoh dengan finishing warna alam semakin menguatkan sisi natural dan segar dari Sukun Resto. Tembok yang memisahkan resto dengan bagian lain dari hotel juga tak kalah unik, ada ornamen mozaic berbentuk bunga yang menepel di dinding dan di bagian lain dinding dibuat lubang membentuk bunga. Lubang-lubang bunga ini tak hanya berfungsi sebagai ornament yang mempercantik tampilan ruangan tapi sekaligus bisa membantu menciptakan siklus udara yang baik, maka tak heran jika resto ini tetap sejuk meskipun ruangannya berupa semi open area. 

Dekorasi Sukun Restaurant - Alaya Resort Kuta
Welcome drink at Alaya Resort Kuta

Beralih dari dekorasi ruangannya yang unik, di Sukun resto ini kita juga bisa menikmati sarapan yang berbeda dari hotel kebanyakan. Disini sarapan disajikan dalam sistem American breakfast set/package yang lebih mendekati kepada  sistem menu ala carte, dimana tamu akan mendapatkan satu set sajian sarapan mulai dari roti hingga main course.  Nah yang berbeda disini kita bisa memilih sendiri main course yang ingin dipesan dari deretan list menu yang disiapkan. Menunya pun bisa dipesan dan disesuaikan dengan selera kita, jadi setiap hidangan yang tersaji lebih personal dan selalu fresh karena hanya dibuat berdasarkan order atau pesanan dari tamu. 


Beberapa menu main course yang bisa dipesan di Sukun Resto : French Toast, Eggs Benedict dan Seafood and Wild Mushroom Vol Au Vent
Beberapa menu main course yang bisa dipesan di Sukun Resto
Dalam satu set breakfast, setiap tamu akan mendapatkan bread basket yang berisi beberapa jenis roti, pastry dan cake lengkap dengan butter dan aneka selai untuk melengkapi penyajiannya. Lalu ada sepiring potongan buah segar dan yoghurt, pilihan kopi atau teh serta jus buah segar. Nah untuk hidangan utamanya kita bisa memilih salah satu dari deretan list menu yang disediakan. Oh ya untuk menunya sendiri dalam satu minggu ada dua pilihan list menu yang berbeda, hal ini bertujuan untuk menghindari rasa bosan bagi tamu yang menginap lama di hotel ini.
Baca selengkapnya

Rabu, 08 Februari 2017

Mencicipi Nikmatnya Hidangan Para Raja di Gadri Resto Yogyakarta

Mencicipi Nikmatnya Hidangan Para Raja di Gadri Resto Yogyakarta
Gadri Resto Yogyakarta

Jogja mungkin merupakan salah satu kota yang punya tempat spesial di hati saya, rasanya berapa kalipun menjejakkan kaki di kota ini selalu ada keinginan untuk datang kembali. Kekayaan adat dan budaya serta nuansa kerajaan yang masih sangat kental selalu mejadi daya tarik tersediri, disamping berbagai wisata alam dan candi yang tak kalah memukau. Tak hanya itu saja Jogja juga menawarkan ragam kuliner yang tak pernah habis untuk dicoba,  dan bagi anda yang gemar menikmati kuliner tradisional Jawa, Jogja bisa jadi salah satu tujuan yang tepat. 

Gudeg, sate klatak, mie godog atau oseng-oseng mercon adalah beberapa hidangan yang tak bisa dipisahkan dari Jogja bahkan beberapa orang menyebut Jogja dengan sebutan kota Gudeg. Ternyata disamping beberapa hidangan tadi, Jogja menyimpan banyak sekali kuliner menarik yang wajib untuk dicoba seperti halnya hidangan-hidangan khas keraton yang dulunya hanya diperuntukkan bagi para raja atau kalangan keluarga istana. Nah bagi anda yang tertarik untuk mencoba bagaimana rasanya menjadi "raja sehari" dengan menikmati hidangan-hidangan khas keraton maka sempatkanlah untuk mengunjungi Gadri Resto ketika anda berada di Jogja.

interior bagian dalam Gadri resto dengan barang-barang milik Sultan

Gadri Resto merupakan sebuah restoran yang berada di kawasan Dalem Joyokusuman komplek Keraton Kesultanan Yogyakarta.  Resto ini  kental sekali dengan nuansa tradisional Jawa baik dari segi bentuk bangunan, tata ruang bahkan hidangan-hidangan yang disajikan.
Kata Gadri sendiri memiliki arti ruang makan atau ruang keluarga, tempat ini didirikan oleh Gusti Bendoro Pangeran Haryo Joyokusumo yang tak lain adalah adik dari Sultan Hamengku Buwono X pada tahun 1984 dan masih bertahan hingga saat ini.

Gadri resto menyuguhkan aneka hidangan khas Jawa terutama hidangan-hidangan kesukaan para sultan dengan tujuan melestarikan resep-resep tradisional Jawa ditengah era modernisasi. Salah satu menu yang disajikan di sini adalah Nasi Blawong, konong nama blawong berasal dari tempat penyajian nasi yg berwarna biru. Dalam bahasa Belanda warna biru disebut dengan blaw dan karena diucapkan dengan lidah Jawa maka terjadilah perubahan penyebutan menjadi blawong.

Nasi Blawong - Gadri Resto Yogyakarta

Nasi Blawong konon bukan sekedar nasi biasa karena dipercaya sebagai simbol dari keselamatan, nasi ini merupakan salah satu menu yang tergolong sakral di kalangan keraton dan hanya disajikan ketika dilaksanakan acara-acara tententu seperti peringatan tingalan Dalem atau ulang tahun Sultan. Sekilas nasi blawong memiliki rasa yang serupa dengan nasi rempah, warnanya merah muda padahal nasinya terbuat dari beras putih. Warna merahnya sendiri didapat dari penggunaan aneka rempah saat proses pengolahan nasi. Lauk-pauknya biasanya terdiri dari ayam goreng bacem, telur pindang, serta olahan daging sapi bumbu kecap yang disebut lombok kethok. Nasi ini memiliki citarasa yang gurih dan wangi, menurut beberapa sumber salah satu rahasia kelezatan nasi blawong adalah penggunaan bawang merah utuh di dalamnya. Saking sakralnya, resep nasi blawong ini tidak pernah dipublikasikan secara bebas bahkan dalam buku “Warisan Kuliner Keraton Yogyakarta “ karya BRAy Nuraida Joyokusumo resep dan proses pembuatan nasi blawong tidak pernah dicantumkan.

Nasi Blawong - Gadri Resto Yogyakarta

Selain nasi blawong, Gadri resto juga menyediakan nasi gurih dan nasi kuning gadri. Jika anda pernah mencoba nasi/sego gurih ala pasar sekaten maka tak ada salahnya mencoba nasi gurih ala keraton ini. Perbedaan yang paling mencolok dari keduanya terletak pada porsinya, nasi gurih gadri ini porsinya jauh lebih besar dari nasi gurih ala pasar sekaten sementara isian lauknya tak jauh berbeda, ada terik ayam, telur dadar suwir, krecek, irisan kol, mentimun, tomat, daun kemangi, kacang kedelai goreng, krupuk kulit serta daging kreni (daging yang dibentuk bulat kecil kemudian dimasak dalam bumbu).

Nasi Gurih - Gadri Resto Yogyakarta


Untuk nasi kuningnya sendiri disajikan dalam bentuk tumpeng kecil dengan lauk yang lengkap mulai dari kering kentang, sambel daging, ayam kremes, telur dadar suwir dan emping melinjo. Porsinya juga cukup besar sama dengan nasi blawong dan nasi gurihnya.


Nasi kuning - Gadri Resto Yogyakarta


Hidangan lain yang tak kalah menarik dari resto ini adalah soes songgo buwono, dari namanya saja kita bisa tahu bahwa sajian ini memiliki makna tertentu. Songgo buwono jika diartikan kedalam bahasa Indonesia berarti penyangga bumi / dunia. Konon sajian ini merupakan salah satu hidangan pembuka kegemaran Sultan dan ide pembuatannya lahir dari Sultan Hamengku Buwono VII.

Soes Songgo Buwono - Gadri Resto Yogyakarta

Setiap bagian dari soes ini memiliki perlambangan tersendiri, mulai dari daun selada yang letaknya paling bawah melambangkan tumbuhan yang menjaga kesuburan dan sumber kehidupan di bumi sementara bumi dilambangkan dengan roti soes. Isian daging rogout di dalam roti melambangkan manusia penduduk bumi, telur melambangkan gunung, saus mustardnya melambangkan langit dan acar adalah perwakilan dari bintang-bintang di langit.

Es Taman Sari - Gadri Resto Yogyakarta


Setelah menikmati berbagai jenis hidangan kesukaan Sultan tentunya kami juga mencoba varian minuman yang ditawarkan disini. Beberapa diantaranya ada es taman sari, bir jawa dan setup jambu. Es taman sari ini adalah es kelapa muda yang dicampur dengan susu, disajikan dalam mangkok dengan hiasan buah  cherry diatasnya. Sementara bir jawa sendiri bukanlah minuman beralkohol seperti bir pada umumnya, mimunan ini terbuat dari sari rebusan jahe, kayu manis, cengkeh, serai, dan jeruk nipis jadi rasanya cenderung manis dengan aroma rempah dan mampu memberikan efek hangat di badan. Yang terakhir adalah setup jambu, minuman ini dibuat dari rebusan air gula yang dimasak dengan cengkeh dan kayu manis lalu di akhir perebusan buah jambu dimasukkan kedalamnya. Di Gadri resto setup jambu disajikan dengan es batu yang menambah kesegarannya, minuman ini sangat pas untuk dinikmati saat siang hari.

Bir Jawa - Gadri Resto Yogyakarta
Setu Jambu - Gadri Resto Yogyakarta

Usai bersantap disini kita juga bisa memanjakan mata dengan berkeliling melihat interior dan barang-barang milik Sultan yang sengaja dipajang agar bisa dinikmati oleh para pengunjung. Ada berbagai perbotan dan furniture antik,  foto dan lukisan keluarga Sultan serta aneka pernak pernik lainnya. Disini juga ada gamelan yang siap mengiringi waktu bersantap kita dan katanya ada paket VIP dimana pengunjung bisa bersantap sembari menikmati sajian tari-tarian. Di pojok kanan resto terdapat tempat pembuatan batik, pengunjung bisa melihat bagaimana proses batik tulis dibuat atau sekedar mengambil foto.

Nasi Gurih, Nasi Blawong, Nasi Kuning, Soes Songgo Buwono - Gadri Resto Yogyakarta

Nah bagaimana tempat ini lengkap ya ? bagi anda yang tertarik menikmati santapan kegemaran Sultan serta melihat dengan lebih dekat tentang sejarah atau hal-hal yang berbau adat keraton, Gadri resto bisa menjadi salah satu pilihan yang wajib untuk dikunjungi.


Gadri Resto
Jalan Rotowijayan Nomor 5, Yogyakarta.
Telepon: 0274-373520




Baca selengkapnya

Senin, 23 Januari 2017

Rujak Jeruk, Simple Tapi Seger

Rujak Jeruk
Rujak Jeruk

Hari minggu kemarin ceritanya saya habis nemenin suami seharian keliling Denpasar, niatnya dia sih mau ngecek harga sepeda bmx dan sepeda gunung. Padahal dulu tiga tahun lalu sewaktu kita masih ngekost dan program car fee day lagi marak-maraknya, kita sudah pernah beli dua sepeda gunung. Dengan penuh semangat dan keyakinan bahwa kita berdua bakal rajin naik sepeda tiap pagi biar sehat, tapi apa daya nggak sampai setahun itu sepeda sudah ngganggur di pojokan dan akhirnya dijual ke salah satu temen hahahaha. Lalu sekarang tiga tahun berlalu, doi mulai tergiur lagi sama sepeda sampe bela-belain ngecekin harga sepeda siang-siang yang panas cetar begini. Perginya naik motor pula, jadi kebayang kan panas dan gerahnya kayak apa, langsung berasa dehidrasi.

Pas lagi keliling itu, kita ngelewatin warung rujak yang dulu jadi langganan, mau mampir karena udah kebayang segernya menikmati rujak kuah pindang siang-siang sembari nyeruput es campur dan plecing kangkung. Eh taunya tempatnya lagi rame banget, antri bahkan sampe nggak ada tempat duduk kosong. Bawaannya bete lah panas-panas harus nunggu antrian sepanjang itu, akhirnya saya rada ngambek dan memutuskan buat pulang saja. 

Jeruk Manis - Jelungkah

Sampai di rumah ternyata bayangan rujak itu masih belum hilang, uh malah makin menjadi-jadi serasa bener-bener pengen makan rujak saat itu juga. Mulai deh ngubek-ngubek seisi dapur berharap ketemu buah yang bisa dijadikan rujak, lalu tiba-tiba keinget kalo beberapa hari lalu habis pulang kampung dan bawa seplastik jeruk manis. Ternyata jeruknya masih utuh dikulkas, jeruk manis ini kalau di Bali sering disebut dengan jelungkah. Kulitnya agak tebal dengan juring-juring yang menyatu sehingga akan susah jika dikupas dengan tangan, jadi harus dikupas pakai pisau dan isinya dipotong-potong. Rasanya cenderung asam bukan manis ya, walaupun namanya jeruk manis tapi rasanya dominan asam makanya jeruk ini sering dipakai sebagai bahan es jeruk dengan cara diambil airnya saja. 

Rujak Jeruk


Balik lagi ke soal rujak, akhirnya saya bikin rujak jeruk, kedengeran aneh ya ? tapi jangan salah rujak ini seger banget apalagi kalau disajikan dingin dengan es batu diatasnya makin mantep buat nyegerin tenggrokan di siang yang terik. Bikinnya juga nggak susah, cuman butuh beberapa bahan bumbu rujak standard seperti gula merah, terasi bakar, garam dan cabe, tinggal diulek dan dicampur dengan potongan jeruk manis yang sudah dikupas. Nah buat yang mau nyoba bikin sendiri, berikut ini saya share resepnya ya. 

Rujak Jeruk



Rujak Jeruk 
Resep Sashy Little Kitchen


Bahan-Bahan:
  • 5 buah jeruk manis, kupas dan potong-potong sesuai selera
  • es batu secukupnya

Bahan Bumbu:
  • 1 sdt garam 
  • 1 sdm gula pasir 
  • 1 sdm gula merah (gula palem)
  • 5 buah cabe (sesuaikan selera, kalo doyan pedes silahkan ditambahin)
  • 1/2 sdt terasi bakar 
Cara membuat : 
  1. Ulek semua bahan bumbu hingga halus lalu campurkan dengan jeruk yang sudah dikupas dan dipotong-potong. Aduk rata kemudian simpan sebentar dalam kulkas. 
  2. Sajikan rujak dingin dengan tambahan es batu diatasnya.
  3. Selamat mencoba




Baca selengkapnya

Kamis, 19 Januari 2017

Bistik Ayam Praktis

Bistik Ayam Praktis
Hai.. hai foodies, gimana acara akhir pekan kali ini ? pastinya sudah pada punya kegiatan bareng keluarga atau orang terkasih kan ? atau malah seperti saya yang lebih memilih menghabiskan waktu dirumah sembari memasak menu spesial untuk keluarga ? 

Ngomong-ngomong soal masak sebenarnya belakangan ini saya lagi kena penyakit malas masak dan baking, makanya jarang ada resep yang diupload di blog maupun di instagram. Nah karena kemarin itu libur dan seharian nggak ada kegiatan, jadi saya putuskan untuk masuk dapur dan masak menu yang agak beda dari biasanya tapi dengan catatan menunya tetep simple dan nggak terlalu ribet. 



Oh ya buat foodies yang baru belajar masak atau sering bingung nyari referensi resep yang simple dan praktis atau kadang suka bingung nyari ide untuk menu harian di rumah, coba deh bisa berkunjung ke Resepkoki.co karena di situs ini ada banyak banget kumpulan resep yang praktis dan mudah dibuat. Resepkoki.co adalah situs yang berisi kumpulan resep masakan rumahan mudah dan praktis. Tidak hanya sebatas resep saja, tapi disini foodies juga bisa menemukan banyak tips dapur, cara memasak, info kesehatan, nutrisi dan masih banyak info penting lainnya. 



Salah satu resep praktis yang sudah saya coba dari Resepkoki.co adalah Bistik Ayam Praktis ini. Bahan-bahan yang dibutuhkan sangat mudah didapat dan cara membuatnya juga simple nggak pake acara ulek mengulek tapi tampilan dan rasanya dijamin bisa menggugah selera. Saya pilih resep ini karena selain praktis kandungan gizinya juga lengkap, ada protein dari daging dada ayam dan serat dari sayuran pendamping yang porsinya sengaja saya bikin lebih banyak. Untuk resepnya sendiri saya lakukan sedikit modifikasi yaitu dengan menambahkan sauteed mushroom sebagai pendamping dan saya juga menambahkan irisan jahe dalam bumbu supaya bistiknya jadi lebih harum dan nggak amis. 



Soal rasa, bistik ini enak banget apalagi untuk saya pribadi yang doyan sayuran. Daging ayamnya yang menggunakan dada ayam tanpa kulit juga bikin acara makan bebas khawatir dari kandungan lemak berlebih. Buat yang mau nyoba, berikut ini saya share resepnya ya, untuk resep asli dan resep-resep praktis lainnya yuk silahkan langsung cus ke Resepkoki.co





Resep Bistik Ayam Praktis 
Source : Resepkoki.co

Bahan-Bahan :
  • 350 gr fillet dada ayam, potong serong agak tipis
  • 4 buah tomat, potong
  • 3 buah kentang, kupas, potong agak besar ( saya potong jadi 6 - 8 bagian tergantung ukuran kentang)
  • 5 -6 sdm kecap manis
  • 1 bungkus penyedap rasa ayam (optional)
  • 2 sdm margarine, untuk menumis
  • 500 ml air
  • 5 butir bawang merah, iris
  • 5 butir bawang putih, cincang
  • 1/2 sdt lada
  • 2 sdt gula pasir
  • 1 sdt garam
  • ½ butir biji pala, parut (saya pakai bubuk pala)
  • 1 buah bawang Bombay, cincang 
  • 2 cm jahe, bersihkan dan iris memanjang
bahan-bahan pelengkap untuk menyajikan bistik ayam

bumbu super simple yang hanya di cincang saja
dada ayam tanpa kulit dan tulang, dipotong menyerong


Bahan Pelengkap :
  • Wortel yang dipotong  memanjang 4 cm, direbus
  • Buncis yang dipotong 4 cm,  direbus
  • Selada yang dicuci bersih lalu dibuang bagian bawahnya (saya nggak pakai)
  • Jamur kancing belah 4, kemudian rebus sebentar lalu sauteed bersama sedikit garam, merica dan bubuk bawang putih.
 Cara Membuat :

  1. Panaskan margarin, tumis bawang putih, bawang bombay, jahe dan bawang merah hingga harum lalu masukkan potongan ayam, tumis hingga tidak berair, lalu tambahkan tomat , kecap, lada, garam, gula, pala dan air.
  2. Tambahkan kentang, masak dengan api sedang dan tutup hingga ayam dan kentang lunak. Tambahkan air jika ayam belum lunak.
  3. Angkat dan pisahkan potongan kentang dari ayam sehingga lebih mudah untuk ditata saat penyajian. (jika suka kentang goreng, kentang yang sudah matang ini bisa digoreng dahulu sebelum disajikan. Karena saya sedang mengurangi gorengan jadi kentangnya hanya saya rebus bersama ayam)
  4. Siapkan piring saji, tata selada, wortel, buncis dan sauteed mushroom, kemudian beri potongan bistik ayam, siram dengan kuahnya yang sudah mengental. 
  5. Bistik ayam siap dihidangkan untuk keluarga tercinta, lebih enak jika disajikan ketika masih hangat.

Baca selengkapnya

Rabu, 18 Januari 2017

Sego Gurih - Nasi Kuning Penuh Berkah di Sekaten Jogja

sarapan sego gurih dan kopi susu

Postingan kali ini adalah sisa-sisa cerita dari liburan saya di Jogja akhir tahun kemarin. Setelah sekian lama punya keinginan untuk bisa menyaksikan rangkaian acara sekaten, akhirnya tahun 2016 kemarin keinginan itu tercapai sudah. Saya pertama kali membaca tentang sekaten dari buku pelajaran bahasa Inggris saat masih duduk di bangku sekolah dasar dan entah kenapa sejak saat itu rasanya saya punya hasrat yang besar untuk bisa melihat langsung bagaimana prosesi yang digambarkan secara detail dalam buku itu. Sementara itu Jogja sendiri selalu punya kenangan yang indah dan tak pernah membuat saya bosan untuk berkunjung kembali, dan akhirnya setelah sekian kali bertandang ke kota nan cantik ini saya bisa berada di Jogja pada waktu yang tepat.

Pejual sego gurih di depan areal Masjid Gedhe Kauman
Pejual sego gurih di depan areal Masjid Gedhe Kauman
Pejual sego gurih di depan areal Masjid Gedhe Kauman

Berbicara tentang sekaten, ternyata ada banyak sekali hal-hal unik yang menyertainya, mulai dari prosesi yang panjang dan memiliki makna filosofis yang kuat hingga benda-benda atau hidangan yang hanya muncul ketika acara ini berlangsung. Salah satunya adalah sego gurih atau nasi gurih, sajian khas yang hanya muncul pada saat perayaan Grebeg Maulud.

Sepintas Sego Gurih nampak mirip dengan nasi kuning dan nasi uduk tapi tekstur nasinya jauh lebih keras dan tidak lembek. Pada dasarnya nasi gurih merupakan beras yang dimasak dengan campuran santan, garam dan daun salam namun katanya proses pembuatannya cukup memerlukan perhatian ekstra agar mendapatkan tekstur nasi yang akas atau tidak lembek.

Sepiring sego gurih yang konon katanya simbol keberkahan

tekstur nasi gurih yang akas atau tidak lembek
Lauk yang menyertai Sego gurih ini juga berbeda dari nasi kuning yang biasa kita beli, jenis lauk yang disajikan sangat bervariasi mulai dari kedelai putih goreng, kedelai hitam goreng, rese (kulit udang kering) goreng, sambel pecel, daging ingkung suwir, telur bumbu opor, sambal goreng krecek, kemangi, mentimun, bawang goreng, kacang tanah goreng, irisan kubis dan emping melinjo, peyek atau krupuk. Karena jumlah varian lauknya yang banyak jadi biasanya dalam satu porsi lauk hanya diberi sedikit-sedikit tiap jenisnya.

deretan lauk sego gurih yang sangat bervariasi
deretan lauk sego gurih yang sangat bervariasi
rese (kulit udang kering) yang digoreng
Ingkung suwir
Ingkung adalaha ayam yang dimasak secara utuh hingga empuk, biasanya disajikan dengan cara di suwir

Pengunjung akan dengan mudah menemui deretan penjual sego gurih di halaman depan Masjid Gedhe Kauman Keraton saat acara grebeg maulud berlangsung.  Konon sego gurih merupakan perlambangan dari rejeki dan keberkahan. Sejak manusia lahir ke dunia Tuhan telah menyediakan kelimpahan untuk kehidupan manusia dan semuanya diserahkan kepada manusia untuk dikelola dengan baik. Harga untuk satu porsinya mulai dari Rp. 5.000 sampai Rp.8.000 saja tentunya dengan porsi yang lebih sedikit dari nasi kuning pada umumnya. Karena porsinya yang kecil, jadi jangan berharap bisa makan kenyang hanya dengan menyatap satu porsi sego gurih saja.

Nah jika foodies sedang berkunjung ke Jogjakarta ketika perayaan Maulud coba deh sekalian mampir ke kawasan keraton untuk menyaksikan acara grebeg maulud serta segala hal menarik yang menyertainya. Datanglah lebih pagi sehingga sebelum acara grebeg dimulai foodies punya kesempatan untuk berkeliling di kawasan keraton atau di sepanjang jalan menuju masjid untuk menikmati aneka sajian khas yang dijajakan. Kala itu kami samapai di kawasan keraton sekitar pukul 7 atau 8 pagi lalu berjalan di sepanjang areal keraton menuju mesjid, menyantap sego gurih sampai akhirnya masuk ke dalam areal masjid untuk bisa menangkap moment grebeg maulud. Biasanya acara grebeg dimulai jam 12 siang, dan tempatnya sangat ramai bahkan sesak pengunjung jadi harus hati-hati dengan barang bawaan masing-masing dan ingat untuk tetap bersikap sopan. 




Baca selengkapnya

Senin, 16 Januari 2017

Kopi Panas - Coffee Shop Murah Meriah di Kawasan Denpasar

Kopi Panas - Coffee Shop  Murah Meriah di Kawasan Denpasar


Ngomongin soal kopi sepertinya sudah tidak bisa dipisahkan  lagi dari keseharian kita bahkan ngopi belakangan ini menjadi trend tersendiri terutama di kalangan kaum muda. Ngopi sekarang tak hanya sekedar memuaskan diri akan kebutuhan kafein tapi juga bisa menjadi ajang untuk berkumpul atau alternatif untuk menikmati suasana berbeda setelah lelah bekerja. 

Nah tentunya hal ini tak bisa dipisahkan dari kehadiran coffee shop yang menggeliat pesat hampir di semua kawasan mulai dari ibukota sampai ke pelosok-pelosok kota kecil. Jika dulu coffee shop yang muncul dan berkembang hanya yang menyandang brand ternama maka sekarang ini ratusan bahkan ribuan coffee shop lokal sudah mulai ambil bagian dalam bisnis yang menjanjikan ini. Mereka berlomba-lomba untuk memenuhi hasrat konsumen akan citarasa kopi yang nikmat sekaligus menghadirkan ambience yang nyaman. Kalau sudah begini tentunya persaingan juga semakin ketat ya, tapi bagi para pelaku bisnis ini akan selalu ada cara untuk bertahan serta mencuri perhatian para pelanggannya. Salah satunya mungkin dengan menghadirkan tempat yang nyaman dengan harga yang terjangkau, seperti yang dilakukan oleh Kopi Panas. 

Kopi Panas - Coffee Paradise Bali adalah sebuah coffee shop yang terletak di kawasan Desa Budaya Kertalangu - Denpasar. Lokasinya yang berada di pinggir jalan utama by pass Ngurah Rai menjadikan tempat ini sangat mudah ditemukan. 




Konsep dari Kopi Panas adalah coffee shop semi terbuka dengan furniture kayu rustic yang sederhana. Dinding dan pilarnya dibiarkan alami berbahan batu bata atau sebagian hanya dipoles semen sehingga makin menguatkan kesan rustic, natural dan santai. Tak ketinggalan beberapa mural tentang kopi dan musik juga  menghiasi dinding-dindingnya.

Hal utama yang membuat saya tertarik ngopi di sini adalah karena lokasinya yang begitu dekat dari rumah. Pertama kali datang kesini ekspektasi saya tak begitu besar akan menu yang disajikan karena setiap kali lewat tempatnya kelihatan sepi dari luar.

Kunjungan pertama, saya hanya memesan kopi Vietnam dan kentang goreng. Kopi Vietnamnya berhasil membuat saya ketagihan, kelihatan sederhana namun kopi ini diseduh dan disajikan dengan amat sangat baik. Wanginya benar-benar berhasil menciptakan kesan tersendiri di ingatan sehingga saya selalu memesan kopi yang sama setiap kali kembali ke tempat ini. 

Vietnam Drip Coffee 15 K


Ternyata Kopi Panas sukses membuat saya ingin datang lagi dan lagi, terutama untuk menikmati segelas kopi Vietnamnya yang enak itu. Kunjungan berikutnya saya mulai mengekspolarasi aneka menu yang disajikan, mulai dari sandwich hingga paket kopi panas yang terdiri dari beberapa varian hidangan kecil. Porsi yang disajikan sekarang sudah jauh lebih besar dari ketika pertama kali saya datang kesini terutama porsi french fries atau ketang gorengnya. Untuk rasa saya bisa bilang lumayan enak terutama jika dibandingkan dengan harganya yang murah meriah. Kisaran uang yang dihabiskan untuk makan berdua atau bertiga disini sekitar seratus ribu rupiah saja. Itupun sudah bisa ngopi dan nyemil yang lumayan banyak. Seperti yang saya bilang di awal bahwa tempat ini asik buat nongkrong sekaligus ramah di kantong.

Red Velvet Latte - Porsinya gede banget IDR 18K


Ketika ngopi disini kita tak hanya bisa menikmati kopi atau hidangan dan cemilan saja tapi sekaligus bisa menikmati sajian live musik akustik pada hari-hari tertentu. Ruangannya yang terbuka membuat suasana tempat ini jadi makin santai sehingga rasanya betah untuk berlama-lama disini sembari nyeruput kopi dan berbincang-bincang bareng sahabat atau pasangan. 

Paket Kopi Panas dengan isi Sosis, siomay dan french fries - IDR 20K


Cheesy hot dog served with french fries 25K

Club Sandwich served with french fries - IDR 22K


Jadi bagi foodies yang berada di kawasan Denpasar, bisa nyobain tempat ini sebagai salah satu alternatif coffee shop murah meriah yang wajib dicoba. Jangan lupa cobain Vietnamese Drip Coffee-nya  yang berhasil membuat saya jatuh hati. 


Baca selengkapnya