Minggu, 20 November 2016

Launching Gerai Terbaru THE HARVEST di Jalan Teuku Umar - Denpasar

Bread and pastry corner, THE HARVEST Teuku Umar - Denpasar

Hai.. hai foodies ada kabar gembira nih terutama bagi kalian yang ngaku penggemar cake dan desserts di Denpasar. Sejak tanggal 17 November 2016 kemarin THE HARVEST resmi membuka gerai keduanya di Bali yang mengambil lokasi di Jalan Teuku Umar no. 67 Denpasar Barat.

Tentunya sebagian besar dari foodies sudah kenal THE HARVEST dong ya? The Harvest Pattieseries & Chocolatier adalah perusahaan dengan bisnis pastry khusus bergaya Eropa yang sudah sangat  terkemuka di Indonesia. Sejak didirikan pada pertengahan tahun 2004 silam hingga kini THE HARVEST telah mengoperasikan 27 gerai di kota-kota besar di seluruh Indonesia. Dari awal kemunculannya mereka telah konsisten fokus pada produk-produk dengan kualitas tinggi, kemasan yang inovatif serta tak ketinggalan layanan yang berkualitas. Disini kita bisa memesan atau menikmati aneka produk premium termasuk kue-kue nan cantik, customized 3D cake, berbagai varian cookies , coklat bahkan es krim home-made serta produk roti yang dibuat dari bahan-bahan berkualiatas terbaik dan dihasilkan dari tangan-tangan ahli yang sudah memiliki pengalaman bertahun-tahun di bidangnya.

dekorasi interior THE HARVEST Teuku Umar - Denpasar
mini puff pastry with chocolate filling, THE HARVEST Teuku Umar - Denpasar
aneka pralines, THE HARVEST Teuku Umar - Denpasar
3D Customized cupcakes figurine character, THE HARVEST Teuku Umar - Denpasar
macarons, THE HARVEST Teuku Umar - Denpasar
Vanilla fruit cake, THE HARVEST Teuku Umar - Denpasar
Baca selengkapnya

Senin, 14 November 2016

Cilok Bumbu Kacang

Cilok Bumbu Kacang


Salah satu jajanan paling ngehits jaman SD dulu, tiap jam pulang sekolah pasti langsung ngeburutin abang cilok yang sudah setia menanti di depan gerbang sekolah. Waktu itu sih bumbunya bukan sambal kacang melainkan kecap manis yang dicampur sedikit cabe, jadi rasanya kenyal-kenyal pedes manis. 

Beberapa hari lalu nggak ada angin nggak ada hujan, mendadak pengen banget makan cilok tapi kalau mau beli harus keluar rumah dulu. Awalnya sih mau pesen cilok pake Goj*k tapi apa daya bang Goj*knya nggak mau ambil orderan bahkan dua kali di reject, kejauhan kali ya. Patah hati ditolak abang Goj*k ternyata, keinginan makan cilok masih menggebu-gebu, ya mau nggak mau keluar deh jurus akhir yang paling ampuh yaitu bikin cilok sendiri. Browsing sana sini akhirnya nyantol ke resepnya mba Endang JTT, kebetulan semua bahan yang dibutuhkan sudah ada jadi tinggal eksekusi saja. Nggak butuh waktu begitu lama, finally saya bisa makan cilok sepuas-puasnya hehhehe. Oh ya selain disiram saus kacang, ciloknya ditaburin abon cabe biar makin hot. Yuk yang mau nyoba berikut saya tuliskan resepnya kembali. 






CILOK BUMBU KACANG 

Bahan-Bahan Cilok :
  • 250ml kaldu daginh
  • 2-3 sdt garam
  • 4 siung bawang putih dihaluskan
  • 1 1/2 sdt merica bubuk
  • 125gr terigu
  • 2 butir telur
  • 200gr tapioka
  • 3batang daun bawang rajang halus
  • Air untuk merebus

Cara Membuat:
  1. Didalam panci, panaskan air kaldu, garam, bawang putih dan merica hingga mendidih, lalu masukkan terigu. Aduk cepat dan masak hingga adonan menggumpal, aduk sebentar. Lalu pindahkan dalam wadah. Biarkan sampai hangat
  2. Setelah tidak terlalu panas lagi, masukkan telur sambil diaduk cepat agar telur tidak matang. Lalu masukkan daun bawang dan tapioka. Aduk rata.
  3. Siapkan air rebusan cilok.
  4. Baluri telapak tangan dengan sedikit tapioka, lalu ambil sejumput adonan, bulat2kan. Lakukan sampai adonan habis.
  5. Rebus adonan di air mendidih hingga cilok mengapung. Biarkan cilok mengapung sebentar. Lalu angkat.
  6. Panaskan air dalam panci kukusan, kukus cilok tadi sekitar 15 menit sampai bagian luarmya terlihat mengkilap dan transparan. Biarkan cilok tetap dalam panci agar tetap hangat.
  7. Sajikan dengan saus kacang atau saus favorit anda. 






Bahan-Bahan bumbu kacang (pecel):
  • 250 gram  kacang tanah beserta kulit arinya, goreng hingga matang
  • 150 gram gula aren, sisir hingga halus
  • 50 gram cabai merah keriting, potong-potong sepanjang 3 cm
  • 5 butir cabai rawit merah, iris bagian tengah cabai dengan pisau tajam agar tidak meletus saat di goreng
  • 3 siung  bawang putih
  • 5 gram kencur
  • 3 lembar daun jeruk purut
  • 1 sendok makan garam, gunakan sendok makan biasa
  • 2 sendok makan air asam Jawa yang kental (rendam asam Jawa dengan air panas untuk menghasilkan cairan asam yang kental)
  • 50 ml minyak untuk menumis bumbu

Cara membuat : 
  1. Panaskan minyak, goreng kacang hingga matang jangan sampai gosong, tiriskan.
  2. Blender kacang tanah hingga halus, sisihkan. 
  3. Tuangkan gula ke wadah berisi kacang halus.
  4. Ambil sebagian sisa minyak tadi, kemudian goreng cabai, bawang putih, kencur dan daun jeruk hingga semua bahan layu dan matang.
  5. Haluskan cabai dan bumbu lainnya ini hingga halus. saya menggunakan blender
  6. Tuangkan bumbu halus, garam dan air asam jawa ke dalam wadah berisi kacang tanah yang dihaluskan. Aduk hingga rata.
  7. Cicipi rasanya. Tambahkan garam jika kurang asin.Untuk penyajian sebagai saus cilok, larutkan bumbu pecel dengan sedikit air sambil dimasak sebentar saja.

    Baca selengkapnya

    Jumat, 04 November 2016

    Menjelajahi Sulawesi Utara Lewat Kenikmatan Ikan Woku Belanga

    Ikan Woku Belanga khas Sulawesi Utara

    Menyebut nama Sulawesi Utara tentunya tidak bisa dipisahkan dari pesona keindahan bawah lautnya. Ternyata selain tersohor akan keindahan taman nasional Bunaken, Sulawesi Utara juga menyimpan berbagai potensi dan daya tarik wisata yang tak kalah menarik; mulai dari wisata alam, peninggalan-peninggalan purbakala hingga ragam kekayaan kulinernya.

    Sebagai kawasan yang terletak di ujung utara pulau Sulawesi, provinsi yang ber-ibukota kan Manado ini berbatasan langsung dengan Samudera Pasifik. Hal ini otomatis menjadikan Sulawesi Utara memiliki kekayaan laut yang melimpah termasuk hasil tangkapan ikan dan aneka sari laut lainnya.

    Potensi perikananya yang cukup tinggi, mampu membawa Sulawesi Utara sebagai salah satu daerah penghasil dan pemasok ikan terbesar, baik untuk kebutuhan ekspor maupun konsumsi lokal terutama pada beberapa jenis ikan tertentu seperti ikan Tuna, Cakalang, Tongkol, Lolosi dan Ekor Kuning. Jadi jangan heran jika Sulawesi Utara terkenal akan ragam kekayaan kulinernya khususnya pada makanan berbahan dasar hasil laut.

    Ikan Woku Belanga:

    Selain Cakalang Fufu yang melegenda, Ikan Woku merupakan satu dari sekian banyak masakah khas berbahan dasar ikan yang bisa kita jumpai di Sulawesi Utara. Nama Woku sendiri sejatinya berasal dari nama daun "Woka" (Livistona Altissima) yaitu sejenis tanaman lontar yang bisa dipakai sebagai pembungkus nasi.

    Daun "Woka" (Livistona Altissima) image courtesy :Wikipedia


    Woku adalah cara pengolahan ikan dengan menggunakan berbagai jenis campuran bumbu dan rempah ala Manado. Masakan woku ini ada dua jenis yaitu woku daun, dimana ikan atau daging dimasak dengan dibungkus daun woka, serta woku belanga yaitu woku yang dimasak langsung di dalam belanga (panci) tanpa dibungkus dengan daun terlebih dahulu.

    Racikan aneka bumbu yang digunakan dalam masakan woku ini menghasilkan citarasa hidangan yang kuat, gurih, segar dengan kuah yang kental. Hampir sama sekali tidak ada rasa amis yang tersisa dari ikan yang menjadi bahan utamanya. Kunci kenikmatannya terletak pada penggunaan ikan segar dengan perpaduan bumbu dan rempah yang melimpah.
    Ketika pertama kali melihat beberapa resep ikan woku, saya tidak menaruh ekspektasi yang begitu besar dengan hasilnya. Maklum saya lahir dan besar di Bali jadi sangat kurang familiar dengan masakan yang berasal dari luar Bali apalagi daerah Indonesia bagian timur yang sama sekali belum pernah saya jejaki. Tapi rasa penasaran saya yang besar tentang rasa dari olahan ikan woku ini membuat saya nekat untuk mencoba membuatnya sendiri di rumah.

    Secara umum bahan-bahan yang digunakan sangat mudah ditemukan dan proses pembuatannya juga lumayan gampang, yang paling susah dicari hanya daun kunyit yang menjadi bagian penting dari hidangan ini. Penggunaan daun kunyit bertujuan untuk mengurangi bau amis dalam masakan serta menimbulkan aroma yang segar. Jadi bisa ditebak kan kenapa ikan woku ini memiliki rasa yang segar dan tidak amis.

    bumbu woku yang kaya rempah


    Kandungan Gizi dalam Ikan Woku:

    Tak hanya memiliki rasa yang nikmat, ikan woku juga mengandung gizi yang baik bagi tubuh terutama karena bahan utamanya terbuat dari ikan yang kaya akan kandungan omega 3. Berikut ini adalah berbagai kandungan gizi baik yang terdapat dalam nikmatnya olahan ikan woku belangga:
    • Ikan Tongkol (Euthynnus affinis): Ikan yang satu ini merupakan salah satu jenis ikan yang banyak ditemukan di wilayah perairan Sulawesi Utara. Seperti ikan pada umumnya Tongkol memiliki kandungan protein yang tinggi dan sangat baik bagi tubuh jika dikonsumsi secara teratur. Ikan tongkol juga mengandung omega 3 yang penting untuk kecerdasan dan perkembangan otak. Oleh karena itu konsumsi ikan jenis ini sangat dianjurkan bagi anak-anak. Dengan kandungan gizinya, ikan tongkol diyakini memiliki berbagai manfaat bagi tubuh kita antara lain: menjaga kesehatan mata, mencegah kulit kusam, mencegah anemia, mencegah obesitas, menjaga kesehatan pada saluran pencernaan, menjaga kesehatan jantung, mencegah kelesterol, detoksifikasi hati serta masih banyak manfaat lainnya.

    • Tomat: Penggunaan tomat dalam woku memiliki fungsi utama untuk memberikan citarasa segar kedalam masakan sekaligus mengurangi bau amis. Namun disamping fungsi tadi tomat juga mengandung berbagai nutrisi dan kaya akan kandungan vitamin A, C serta asam folat. Ketiga nutrisi ini sangat dibutuhkan untuk menjaga daya tahan tubuh. Tomat juga kaya akan kandungan nutrisi lainnya seperti likopen, kolin, dan beta-karoten yang bermanfaat sebagai antioksidan tubuh. Menurut studi yang dilakukan oleh Harvard School of Public Health Departement and Nutrition, tomat memiliki manfaat untuk mencegah kanker, menjaga tekanan darah, memelihara kesehatan jantung, menjaga kesehatan kulit, mencegah sembelit, mencegah depresi serta baik bagi ibu hamil.


    • Kemiri: Merupakan salah satu bumbu dapur yang paling banyak digunakan di Indonesia. Meskipun aman di konsumsi ternyata kemiri juga mengandung zat beracun dengan kadar ringan (hidrosianik yang dapat menyebabkan diare, dan memabukkan), sehingga sangat tidak dianjurkan bagi kita untuk mengkonsumsi kemiri mentah tanpa proses penyanggraian terlebih dahulu. Terlepas dari itu kemiri mengandung mineral seperti kalium, fosfor, magnesium, dan kalsium yang dominan. Sekitar 53% dari kemiri adalah lemak tak jenuh yang mampu menurunkan kadar LDL dalam darah (pemicu penggumpalan darah dan penyebab stroke). Kandungan lain dalam kemiri adalah folat serta fitosterol yang bisa merusak enzim pembentuk kolesterol di dalam hati sehingga bisa menghambat pembentukan kolesterol. Dari segi fungsi terhadap hasil rasa masakan, ternyata kemiri mengandung asam glutamat yang mampu memberikan rasa nikmat pada indra pengecap sehingga kemiri bisa digunakan sebagai pengganti bumbu penyedap. Kemiri juga merupakan alternatif yang lebih sehat sebagai pengganti santan dalam masakan.


    • Rempah-Rempah; Penggunaan bumbu dan rempah dalam masakan ikan woku ini sangat beragam mulai dari kunyit, jahe, daun kemangi, daun jeruk dan sereh. Kesemua rempah ini memiliki fungsi yang serupa yaitu untuk menambahkan rasa dan aroma kedalam masakan. Sebagian besar rempah-rempah tersebutmengandung minyak atsiri yang memiliki manfaat bagi tubuh, misalnya kandungan minyak atsiri pada sere dan jahe bisa menghangatkan tubuh serta mencegah masuk angin.




    Masih ada banyak sekali kandungan gizi yang terdapat dalam olahan ikan woku tapi rasanya akan terlalu panjang jika saya tulis satu persatu, yang pasti olahan ikan ini bisa jadi salah satu pilihan tepat jika kita menginginkan hidangan enak sekaligus sarat gizi dan nutrisi.

    Setelah mencoba membuat ikan woku belanga ini, saya jadi semakin penasaran dengan ragam kuliner Sulawesi Utara terutama daerah Manado dan Minahasa yang terkenal dengan berbagai olahan hasil lautnya. Rasa pensaran saya ini sepertinya bak gayung bersambut, karena beberapa hari yang lalu saya melihat pengumuman lomba dari website Sarihusada-Nutrisi Untuk Bangsa yang bertajuk Jelajah Gizi Minahasa. 



    Jelajah Gizi Minahasa:

    Jelajah Gizi sendiri merupakan “jalan-jalan unik” persembahan Sarihusada Nutrisi Untuk Bangsa yang bertujuan untuk memperkenalkan keanekaragaman makanan khas daerah di nusantara, sekaligus memperlajari sejarah dan budaya yang membelakanginya.

    Jelajah Gizi Minahasa adalah seri Jelajah Gizi ke-4, dimana sebelumnya Sarihusada telah melakukan edisi Jelajah Gizi Gunung Kidul, Kepualuan Seribu serta Bali dan kali ini giliran Minahasa yang akan dijelajahi ragam kulinernya.

    Melalui program Jelajah Gizi para peserta yang beruntung terpilih untuk ikut akan memiliki kesempatan untuk mempelajari proses pembuatan hidangan khas daerah yang dikunjungi, hingga memahami nilai gizi yang terkandung di dalamnya. 

    http://www.sarihusada.co.id/Nutrisi-Untuk-Bangsa/Aktivitas/Jelajah-Gizi/Jelajah-Gizi-4-Membedah-Nilai-Gizi-Masakan-Minahasa


    Dari penjelasan diatas sepertinya ini akan menjadi acara yang sangat menarik, apalagi spesial untuk edisi Jelajah Gizi Minahasa para peserta akan ditemani oleh Marrysa Tunjung Sari (@poeticpicture) yang merupakan seorang photgrapher kenamaan dan Sutiknyo (@lostpacker) yang sudah sangat populer sebagai travel blogger.

    Semoga dengan kelezatan dan nutrisi dari Ikan Woku Belanga ini saya bisa menjadi satu dari sepuluh orang pemenang yang berkesempatan untuk menjelajahi keragaman kuliner, gizi dan budaya Minahasa bersama Sarihusada-Nutrisi untuk Bangsa. Pasti akan sangat menyenangkan bisa mencoba Ikan Woku dan Cakalang Fufu langsung dari daerah asalnya.

    Nah bagi yang penasaran ingin mencoba membuat Ikan Woku Belanga, berikut ini saya tuliskan resep dan cara membuatnya. 
    Baca selengkapnya

    Jumat, 28 Oktober 2016

    Ngobrol Bareng Blogger Bali dan Sakuku di Livingstone Cake and Bakery

    Ngobrol Bareng Blogger Bali dan BCA Sakuku


    Inovasi adalah sebuah terobosan baru yang diperlukan karena dunia terus mengalami perubahan serta perkembangan. Dari sinilah BCA sebagai salah satu bank swasta terbesar di Indonesia berkomitmen untuk terus berinovasi dan menghadirkan sistem perbankan yang terdepan. Wujud  inovasi BCA yang tiada henti ini dibuktikan dengan diluncurkannya aplikasi digital perbankan terbaru yang diberi nama Sakuku

    Untuk lebih mengenalkan apa itu aplikasi Sakuku, BCA mengadakan event-event di beberapa kota besar di Indonesia yang dibungkus dalam konsep ngobrol bareng blogger. Nah kemarin sore, Bali menjadi kota ke-7 yang disambangi setelah sebelumnya event sejenis dilaksanakan di Bandung, Jakarta, Medan, Semarang dan Jogjakarta. BCA bekerjasama dengan BBlog mengajak para blogger Bali dari berbagai niche merasakan keseruan serupa dalam event yang bertajuk "Ngobrol Bareng Blogger Bali". 






    Mengambil tempat di Livingstone Cafe & Bakery - Kerobokan, acara ini dihadiri oleh blogger-blogger dari berbagai kalangan dan niche. Mulai dari blogger yang masih muda belia sampai yang tergolong sudah sangat senior di bidangnya. Event ini memberi kesempatan bagi para blogger untuk bisa saling mengenal satu sama lain, berbagi informasi serta mendapatkan ilmu-ilmu baru dari sesi sharing oleh narasumber yang dihadirkan. 

    Pertama kali menjejakkan kaki masuk ke dalam venue ini, saya langsung terpesona dengan dekorasinya yang indah. Ada banyak properti cantik dan bunga dimana-mana. Suasana cafenya memang tergolong cozy dengan konsep vintage industrial. Begitu masuk kita harus registrasi terlebih dahulu, kemudian diberi kesempatan untuk memilih menu main course yang ingin dinikmati nanti. Kan ceritanya acara ini bukan cuman acara ngobrol bareng tapi sekaligus dinner bareng ditraktir BCA (kurang asik apalagi coba?)
    Baca selengkapnya

    Selasa, 25 Oktober 2016

    Menikmati Afternoon Tea di Sands Restaurant - The Anvaya Beach Resorts Bali

    Menikmati "Afternoon Tea"  di Sands Restaurant - The Anvaya Beach Resorts Bali


    Istilah "Afternoon Tea" mungkin sudah bukan kata yang baru atau asing di telinga kita. Tradisi ini merupakan salah satu kebiasaan kuno di Inggris yang diperkirakan sudah ada sejak awal abad ke-19. Bermula dari kebiasaan Anna, Duchess Bedford ke-7 yang gemar menikmati sajian berupa teh dan camilan ringan di kebun belakang istananya yang cantik. Sejak saat itu kegiatan minum teh sejenis ini terus bertahan, berkembang dan menyebar hingga ke berbagai belahan dunia termasuk di Indonesia. 

    Berakar dari tradisi inilah maka sekarang kita sering mendengar adanya jamuan "afternoon tea" maupun "high tea" yang kerap di sajikan di restoran atau hotel-hotel berbintang. Salah satunya seperti yang ditawarkan di the ANVAYA Beach Resorts Bali. Hotel ini merupakan anggota keluarga teranyar dari Santika Indonesia Hotel & Resorts yang baru saja di buka di kawasan Tuban-Bali. Berbeda dari brand-brand hotel sebelumnya seperti Amaris, Samaya, Santika dan the Kayana yang dilabel dengan bintang empat, maka the ANVAYA ini muncul sebagai versi terbaru, terbesar nan mewah dengan menyandang predikat hotel berbintang lima.

    Sunset di pantai the Anvaya Beach Resorts - Bali

    Afternoon tea the Anvaya Beach Resorts - Bali
    The ANVAYA sendiri dibangun di lokasi yang sangat strategis, berada di kawasan jalan utama Kartika Plaza sangat dekat dari bandara, mall-mall besar serta memiliki sisi pantai yang berpasir putih dengan view sunsetnya yang indah. Tak hanya menawarkan jumlah kamar yang hampir mencapai 500 buah, ANVAYA juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas menarik seperti; swimming pool, spa, private beach serta dua buah restoran sekaligus.




    Untuk mengenalkan dan mempopulerkan kuliner dan cita rasa khas Indonesia, the ANVAYA menghadirkan Kunyit Restaurant yang berhasil meraih penghargaan sebagai venue dining terbaik dengan spesialisasi masakan Bali dan Indonesia. Disamping itu ada juga Sands Restaurant and wine cellar yang terletak tepat di tepi pantai.  Mengusung tema kontemporer dengan view lepas pantai yang indah, Sand restaurant menawarkan beraneka jenis hidangan mulai dari tapas, afternoon tea, serta hidangan lokal untuk breakfast, lunch maupun romantic sunset dinner. Pokoknya tempat yang satu ini seperti sebuah paket lengkap, hidangannya memikat dengan view yang indah.


    Sabtu kemarin saya dan teman-teman dari Mekulicious berkesempatan untuk menikmati jamuan afternoon tea serta dinner di restoran ini. Lokasinya yang benar-benar menghadap tepi pantai membuat kita ingin berlama-lama berada disani, menikmati aneka sajian yang dihadirkan plus view matahari terbenam yang cantik. Walaupun kala itu langit agak kurang bersahabat karena mendung jadi sunsetnya cenderung kurang maksimal.



    Sajian afternoon tea ini bisa dinikmati mulai dari jam 3 sampai jam 5 sore dengan harga yang tergolong ramah di kantong yaitu IDR 155k++ per orang. Dengan harga ini kita akan mendapatkan satu set menu afternoon tea yang disajikan dalam tray bersusun tiga nan elegan. Terdiri dari camilan ringan beraneka jenis, mulai dari pastry manis, kue-kue tradisional serta scone yang disajikan dengan butter and jam. Semua varian camilan ini dibuat langsung dari dapur hotel ini alias homemade. Sementara untuk minumannya selain disajikan bersama teh atau kopi, kita juga bisa memesan aneka juice segar. Bayangkan menikmati afternoon tea dengan view pantai lepas dan sunsetnya yang indah bersama orang tersayang, pastinya bisa jadi moment yang sayang untuk dilewatkan.







    Baca selengkapnya

    Jumat, 21 Oktober 2016

    Cocoa Brownies ( Tanpa DCC )

    Cocoa Brownies ( Tanpa DCC )
    Cocoa Brownies ( Tanpa DCC )
    Semalam niat diet akhirnya gagal, pokoknya salahkan Dita Soehardi karena kemarin malemnya dia ngegossip soal foto brownies yang dipake tanpa ijin oleh salah satu akun jualan di instagram . Saking menggodanya itu foto, saya juga jadi ikutan tergoda mupeng brownies. 

    Cek ricek isi lemari dapur ternyata stock DCC (dark cooking chocolate) abis, bingung deh udah malem mana ada toko yang buka. Tapi kemupengan mengalahkan segalanya, iseng browsing brownies enak tanpa dcc dengan bantuan mbah google akhirnya ketemu blognya mba Oki (Dapur Mama Aisyah) judul resepnya Best Cocoa Brownies tanpa DCC. Dibaca-baca dan diamati kayaknya hasilnya ok juga dan langsung eksekusi. 


    Karena saya suka sok experiment jadi saya masukkan dua sachet chocochino merk goodt**e kedalam adonannya plus topping dulce de leche. Hasilnya? lumayan enak shinny crustnya dapet, moistnya dapet apalagi setelah diinapkan semalaman hasilnya makin moist. Memang sih pasti nggak bisa ngalahin nyoklatnya DCC tapi untuk versi irit dan kepepet resep ini patut dicoba. Thank you sharingnya mba Oki. 

    Oh ya untuk menyelamatkan program diet saya dari dosa yang lebih besar akhirnya pagi ini saya packing browniesnya untuk dibawa suami ke kantor hihihi.. aman. Yuk ah yang lagi pengen brownies tapi kehabisan stock dcc bisa cobain resep ini. 
    Baca selengkapnya

    Kamis, 20 Oktober 2016

    Apple Muffin With Dulce De Leche Filling

    Apple Muffin With Dulce De Leche Filling

    Punya stock apel masih lumayan banyak, mulai bingung nyari-nyari ide mau dibikin apa. Nah kebetulan keinget kalau masih punya stock sekaleng dulce de leche jadi kepikiran mau bikin muffin aja biar gampang. Tapi bedanya muffin apel kali ini diisi dengan filling dulce de leche yang wangi dan creamy itu. Resepnya pakai resep lama hanya ditambah bagian filling saja. Yang mau nyobain berikut saya share resepnya lagi ya :





    Baca selengkapnya

    Selasa, 18 Oktober 2016

    Farfalle and Italian Sausage in Tomato Sauce

     Farfalle and Italian Sausage in Tomato Sauce

    Bagi foodies penyuka pasta pastinya sudah tidak asing lagi dengan nama "farfalle", tapi mungkin ada sebagian dari kita yang masih agak kurang familiar dengan istilah ini. farfalle atau yang biasa dikenal dengan sebutan "bow-tie pasta" adalah salah satu varian  pasta dengan ciri khas bentuknya yang cantik menyerupai dasi kupu-kupu. Nama farfalle sendiri diambil dari kata dalam bahasa Italia "farfalla" yang berarti kupu-kupu. 

    Farfalle aka Bow-tie pasta


    Meskipun bentuknya berbeda jauh dari pasta seperti spaghetti dan kawan-kawannya tapi cara pengolahan farfalle ini bisa dibilang sama mudahnya dengan jenis pasta lainnya. Menurut beberapa sumber yang saya baca, parfalle ini paling cocok disajikan dengan saus pesto, saus cream atau saus tomat. Nah karena itu kali ini saya mencoba mengolah pasta cantik ini dengan saus tomat dan cream serta tambahan Italian sausage yang kaya rempah. 


    Italian sausage by Bali Highlands Organik


    Kebetulan masih punya stock Italian Sausage dari Bali Highlands Organik jadi bisa sekalian diolah untuk melengkapi pasta dasi kupu-kupu ini. Oh ya bagi yang belum tau Italian sausage (salsiccia) adalah varian sausage/sosis yang biasanya berbahan dasar daging babi yang memiliki rasa khas karena dibumbui dengan biji adas, bunga lawang serta aneka rempah lainnya. Bentuknya juga cenderung lebih besar dari sosis jenis lainnya. Bagi foodies yang tidak makan daging babi, bagian Italian sausagenya bisa diganti dengan varian sausage lain atau bahkan dengan daging giling segar. 

    Supaya postingannya nggak ngalor ngidul kesana kemari berikut ini saya tuliskan resepnya ya, iapa tau ada yang mau mencoba untuk alternative menu makan siang atau makan malam yang simple. 


     Farfalle and Italian Sausage in Tomato Sauce

     Farfalle and Italian Sausage in Tomato Sauce

     Farfalle and Italian Sausage in Tomato Sauce



    RESEP
    Farfalle and Italian Sausage in Tomato Sauce


    Bahan-Bahan:
    • 2 sdm minyak olive
    • 4 buah italian sausage
    • 1/2 buah paprika merah
    • 1/2 buah bawang bombay cincang kasar
    • 3 siung bawang putih, cincang halus
    • Pasta tomat siap pakai secukupnya
    • 1/2 cup cooking cream
    • 400 gram farfalle (masak sesuai petunjuk pada kemasan)
    • 1 buah tomat , hilangkan bijinya potong dadu
    • 1 sdt daun rosemary, bisa pakai yang fresh maupun kering
    • garam dan merica secukupnya
    • ektra bawang putih untuk merebus italian sausage
    • Air untuk merebus sausage

    Pelengkap:
    Italian sausage yang dipanggang dan dibumbui dengan garam dan merica.


    Cara Membuat:

    1. Didihkan air dalam panci kemudian rebus italian sausage dengan beberapa siung bawang putih dan sedikit daun rosemary. Rebus hingga sosis tidak berwarna pink lagi. Angkat dan tiriskan kemudian iris-iris sausage sesuai selera. sisihkan.
    2. Panaskan wajan, beri minyak olive lalu tumis bawang bombay dan bawang putih cincang hingga harum, masukkan potongan paprika dan tomat serta daun rosemary. Aduk rata
    3. Tambahkan sausage yang sudah direbus tadi, aduk hingga tercampur rata .
    4. Masukkan pasta tomat siap pakai, aduk perlahan kemudian tambahkan cooking cream, kecilkan api sambil diaduk hingga tercampur. Masak sampai saus meletup-letup, lakukan test rasa, tambahkan garam dan merica sesuai selera.
    5. Masukkan Farfalle pasta yang sudah direbus, aduk rata. Sajikan hangat dengan pelengkap.  
     


    Baca selengkapnya