Rabu, 24 Agustus 2016

Jatuh Hati pada Si Sexy Panasonic Food Processor MK-F800


Si Sexy Panasonic Food Processor MK-F800
Si Sexy Panasonic Food Processor MK-F800
 
Sekitar dua bulan yang lalu saya mendapat rejeki memenangkan doorprize sebuah Food Processor keluaran terbaru dari Panasonic. Sejak pertama kali melihat foto produk ini dari mba Dea, jujur saja saya sudah jatuh hati dibuatnya, tapi keinginan untuk memiliki si sexy ini terpendam begitu saja karena ketika itu produknya belum release di Indonesia.

Tak disangka impian saya bisa memiliki si kece nan sexy MK-F800 ini bisa terwujud melalui acara persembahan Femina dan Panasonic Cooking di Bali kemarin. Perasaan senangnya luar biasa sampai rasanya susah diungkapkan dengan kata-kata (lebay dikit). Waktu itu langsung kepikiran mau nyoba bikin ini itu begitu food procesornya sampai di rumah. Hihi tapi ya begitulah rencana tinggal rencana, sejak acara itu berakhir tiba-tiba mood masak saya lenyap begitu saja, bahkan hampir tidak masuk ke dapur selama sebulan. Cooking blue ini melanda hampir dua bulan lamanya dan baru beberapa hari belakangan ini saya mulai ke dapur lagi, itupun karena ada yang komplain terus menerus hehehe (maafkan istrimu ini ya).


Si Sexy Panasonic Food Processor MK-F800 masih dalam box



Begitu balik ke dapur pandangan saya langsung tertuju pada sebuah box besar yang dua bulan lalu membuat saya kegirangan. Eh tapi box ini malah masih terbungkus rapi bersama segelnya, belum saya sentuh sama sekali. Karena benda ini spesial banget bagi saya, jadi saya sengaja mencari waktu yang tepat untuk membuka dan menjajal kemampuannya pertama kali. Akhirnya hari sabtu-pun tiba, ada waktu luang setengah hari sepulang kerja yang bisa dimanfaatkan untuk "unboxing" dan mencoba benda sexy ini. 


Sexy & elegant

Kenapa saya selalu bilang Panasonic MK-F800 ini sexy ? tak lain karena tampilannya yang memang sexy, ada kesan futuristik dan elegan jadi satu. Body motornya berwarna hitam dengan lampu indikator LED berwarna biru memberikan kesan futuristik sekaligus mewah. Tombol-tombol fungsinya dibuat dalam bentuk icon yang bisa mewakili tiap fungsi dan mode yang diinginkan. Tidak begitu banyak tulisan di bagian tombol fungsi sehingga mencipatakan kesan yang bersih dan minimalis. Tak hanya sexy, produk ini juga dilengkapi dengan banyak "alat tempur" dan fungsi yang hampir bisa mengerjakan semua hal yang kita butuhkan dalam proses pengolahan makanan (food processing).

bagian body motor yang sexy dengan panel menu led berwarna biru


Aksesories & Fungsi

Panasonic MK-F800 membawa serta 13 aksesories serbaguna di dalam paketnya dan kesemua alat ini bisa mengerjakan hingga 33 fungsi yang berbeda (canggih dan lengkap ya). Aksesories tersebut terdiri dari pisau pencincang (knife blade), blender, dry mill, salad drainer, shredding blade (pisau pemarut), slicing blade (pisau pengiris), julienne blade ( untuk memotong kentang goreng) , kneading blade (pisau pengulen), whipping blade, grating blade sampai ke citrus press alias pemeras jeruk. Kesemua alat ini bisa mengerjakan hal-hal yang biasa dilakukan food procesor, blender dan bahkan mixer. Mulai dari mengiris, mencincang, menghaluskan bahan makanan sampai mengocok dan menguleni adonan. Satu alat yang bisa mewakili beberapa fungsi alat sekaligus dalam satu produk. Untuk menyimpan pisau-pisau dan printilannya yang berukuran kecil, kita juga sudah langsung mendapatkan wadah penyimpanannya yang dilengkapi tutup sehingga bisa menjaga alat-alat ini bebas dari debu, plus ada sikat untuk membersihkannya juga (kayaknya semua hal sudah dipersiapkan dalam satu box).

blender dan dry mill



aneka aksesories serbaguna bawaan dari Si Sexy Panasonic Food Processor MK-F800

Tempat penyimpanan aksesories Panasonic MK-F800 yang dilengkapi tutup



Pre-Program

Guna memudahkan pengguna, Panasonic MK-F800 dilengkapi dengan 5 pre program otomatis yang tersedia pada panel menu utama diataranya adalah mode menghaluskan, mencincang, es krim/frozen, pasta serta pengering salad. Selain 5 program otomatis ada dua program manual yang juga diletakkan di panel menu utama, biasanya program ini digunakan untuk fungsi menguleni adonan.


tombol pre-program dan knob kecepatan di bagian depan body motor


Panduan & Kecepatan

Buku manualnya juga sangat membantu karena dilengkapi dengan bahasa Indonesia dan juga Inggris selain itu ada buku resep dengan varian resep yang lumayan lengkap, bisa dicoba untuk awal-awal proses pengenalan produk. Kemarin saya mencoba membuat tekwan dengan alat ini, bener-bener jadi mudah, menghaluskan ikan, udang dan tepung serta bahan-bahan lain hanya dengan sekali tekan. Hasilnya halus dan waktu yang dibutuhkan juga cepat karena kita bisa menyesuaikan kecepatan yang diinginkan. Indikator kecepatan ada dibagian depan body mesin berbentuk knob seperti knob volume yang diputar searah jarum jam atau berlawanan.

hasil menghaluskan bahan-bahan tekwan dengan Panasonic Food Processor MK-F800

Mudah dibersihkan

Membersihkan alat ini juga tergolong sangat mudah, tinggal lepas bagian mata pisau terlebih dahulu lalu kita bisa mencucinya dengan mudah. Untuk bagian-bagian bersudut dan berlekuk gunakan sikat yang telah disediakan. Volume alat ini juga lumayan besar total volume mencapai 2,5 liter tapi paling aman untuk prosesing adalah 1,5 liter supaya mesinnya nggak overloaded.

Keamanan
Seperti halnya produk blender Panasonic yang telah di release terlebih dahulu, Food processor ini juga memiliki sistem keamanan yang sangat baik. Mata pisau atau mesin tidak akan bisa beroperasi jika containernya belum diletakkan ke posisi yang benar. Dan mesinnya akan otomatis berhenti jika terjadi kelebihan beban, hal ini akan menghindarkan mesin dari kepanasan yang menyebabkan onderdilnya terbakar atau menimbulkan konsleting.

Kelemahan 
Satu-satunya kelemahan dari produk ini yang saya temukan hingga sekarang hanya pada bagian wattnya yang tergolong lumayan besar , konsumsi dayanya mencapai 1000 watt jadi bagi rumah tangga dengan daya listrik yang tidak begitu besar kemungkinan akan sedikit berkendala jika menggunakan produk ini. Jadi sebelum membeli dipastikan dulu bahwa daya yang tersedia sudah sesuai ya.


Nah sekian dulu review yang bisa saya tuliskan, untuk hasil penggunaannya bisa dilihat pada postingan Tekwan saya selanjutnya ya. Dan pastinya akan ada resep-resep berikutnya yang saya buat dengan menggunakan Panasonic MK-F800 ini. Oh ya sekedar info, tulisan ini bukan endorse atau pesanan dari vendor ya, saya menulis review ini murni untuk berbagi info mengenai fitur, keunggulan atau bahkan kekurangan dari produk ini. Berhubung Panasonic MK-F800 ini adalah produk keluaran terbaru yang baru release di Indonesia awal bulan kemarin, jadi saya pikir review ini bisa berguna bagi para pembaca yang ingin membeli food processor atau tertarik dengan produk ini tapi kesulitan menemukan detail informasinya secara online.  Untuk video penggunaan FP ini bisa di lihat di akun instagram sasy @Sashy507.



Bagikan

Baca Juga

Jatuh Hati pada Si Sexy Panasonic Food Processor MK-F800
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.

6 comments

Tulis comments
avatar
15 September 2016 08.38

Mbak toss dulu, udah sebulan ni saya beli, kl utk daya listriknya 1000watt kan kalau pas beban maksimal mb, soalnya sy udah beberapa kali pakek dan tdk berpengaruh banyak dengan listrik di rmh,, di tunggu share resepnya pake fp panasonic ya mb

Reply
avatar
16 September 2016 22.34

review yang menarik, desainnya memang lebih bagus dibanding versi sebelumnya MK 5087m,so sexy dan lebih profesional. fungsi lebih banyak, sayangnya watt besar khas untuk alat alat profesional.
saya punya versi sebelumnya dan versi mixer grinder mx ac400, keduanya dalam masa istirahat panjang dari sejak pembelian. yang sibuk adalah hand blender menemani sehari hari sama blender panasonic sederhana untuk buat jus.
kalau harganya murah, ah pengen beli versi ini meskipun ndak tahu kapan mau pakainya, suka lapar mata.
thx mbak sashi atas reviewnya...salam

Reply
avatar
20 September 2016 19.40

aih keren udah beli ya mba, di Bali malah masih susah di cari. iya mba memang daya 1000 watt kalo penggunaan beban maksimal, ngaruhnya ngk bgt terasa ke pemakaian memang mba tapi kalau rumah tangga yang pake daya cuman 900 VA itu yang biasanya suka nggak kuat buat alat-alat sejenis ini. kalo daya dirumah diatas 1300 sih aman-aman aja mba

Reply
avatar
20 September 2016 19.47

Halo mas zulchaidir zulchaidir salam kenal .. terimakasih sudah mampir ke blog saya, ah punya seri mx ac400 ya ? itu kayaknya lengkap banget juga acesoriesnya cuman kalah di desain aja sepertinya. Kemarin sebelum ini saya malah sempet naksir MK 5087m tapi nggak lama setelah itu keluar seri MK-F800 jadi langsung naksirnya pindah heheh. Nggak bisa dipungkiri memang yang paling sederhana kayak blender itu yang paling sering dipakai ya, selain memang bisa dipake sehari-hari dibersihinnya juga gampang. Yang seri ini harganya sesuai lah mas sama barangnya.. jadi kayaknya nggak bakal nyesel kalo beli. saya malah sampe hari ini blm experiment lagi sama fp ini seperti yang mas bilang suka lapar mata dan berujung istirahat berkepanjangan :)

Reply
avatar
Joe
24 Oktober 2016 00.28

Mba Ari, belinya dimana ya ? saya cari di online belum ada yang jual
Mba Sashy, kalau dibanding Bosch MCM4100 atau Kenwood FPP230 bagus mana ?
btw thx reviewnya

Reply
avatar
24 Oktober 2016 00.58

maaf ya jujur aja ini FP pertama saya jadi nggak bisa bandingin sama merk lain :)

Reply

Halo Foodies terimakasih sudah berkunjung ke blog saya, silahkan tinggalkan comment untuk pertanyaan, saran maupun kritik yang membangun. Mohon untuk tidak berkomentar yang mengandung SARA, Kekerasan, judi maupun Pornografi karena tidak akan saya tampilakan disini. Berkomentarlah dengan bijak dan santun. Terimakasih