Senin, 27 April 2015

Chicken Floss Bun ( Roti Abon Ayam)

Chicken Floss Bun ( Roti Abon Ayam)

Setelah sekian lama absen bikin roti-rotian akhirnya sabtu kemarin bisa bikin roti lagi, kebetulan bisa libur karena si Boss sedang tidak dikantor, dan lebih kebetulan lagi dua hari libur dua hari pula hujan turun tanpa henti. Kalo saya sih liburan mendung atau hujan,  selama isi dapur lengkap, malah saya lebih betah ada dirumah, berlama-lama di dapur mulai ngacak-ngacak stock loyang dan bahan-bahan hihihihii. Kebalikan dengan suami yang ngk betahan diem dirumah kalau libur, bawaannya suka jalan-jalan keluar tapi biasanya saya selalu punya alasan biar bisa lama-lama di dapur dan tidak keluar rumah. Iya saya memang tidak begitu suka dengan keramaian, kurang bisa beradaptasi dengan banyak orang tapi kalo ramenya karena nonton Sheila on 7 lain lagi ceritanya ehehehhehhe ( bisa paling heboh sendiri).

Oke curcolnya segitu dulu ya, kita kembali ke roti lagi. Kemarin itu saya bikin roti abon ayam atau bahasa bekennya chicken floss bun yang masih kerabat dekat dengan fire floss bun andalannya toko roti Br**dt*lk yang beken itu. Dua-duanya sama-sama roti asin dengan taburan abon dan olesan mayonaise nah yang mebedakannya adalah yang satu pake abon ayam dan yang satu pake abon sapi pedas jadi warnanya lebih merah ketimbang yang pake abon ayam. Dulu sebelum bisa bikin roti dan belum punya standing mixer saya tergolong sering membeli roti ini karena ini salah satu kesukaannya bapak suami. Tapi kalo beli terus harganya lumayan mahal ya, oleh karena itu sebagai istri yang sok irit dan bahan serta alat sudah ada jadi sekarang lebih suka bikin sendiri. Selain dapetnya banyak, modalnya lebih sedikit , kita juga benar-benar tau bahan-bahan yang dipakai dan satu lagi naruh topping abonnya bisa sesuka hati mau sebanyak-banyaknya juga ngk ada yang larang asal abonnya cukup hehhehe.

Untuk roti saya selalu pakai resep water roux yang dulu didapat dari blognya mba Hesti, sudah terlanjur jatuh cinta sama resep yang ini karena hasilnya selalu lembut dengan serat roti yang bagus dan nguleninnya juga tidak terlalu lama. Kali ini rotinya saya bentuk ala kepang-kepang gitu tapi setelah ngepang baru sadar kalau atasnya bakal diisi abon jadi bentuk kepangnya bakal mubazir karena tak terlihat ketutupan abon huhuhuh, tapi sudah terlanjur jadi biarin aja. Kalau mau bini dan dibentuk buletan biasa atau buletan memanjang juga tidak masalah kok, disesuikan sama selera saja, kalo mau ribet bisa dibentuk macem-macem kalau mau praktis ya dibulet-buletin aja tidak mempengaruhi rasa kok, hanya memperngaruhi tampilannya saja. 

Sudah capek belum baca tulisan ini ? kalo belum mau saya lanjutin sampe 2 halaman lagi ... tapi ngk jadi deh ya kasian kalo bacanya kepanjangan nanti malah bosen, yuk yang mau nyoba dirumah berikut ini resepnya saya tuliskan kembali :

Chicken Floss Bun ( Roti Abon Ayam)

Chicken Floss Bun ( Roti Abon Ayam) sebelum diberi toping abon

Chicken Floss Bun ( Roti Abon Ayam)

Chicken Floss Bun ( Roti Abon Ayam)


Chicken Floss Bread (Roti Abon Ayam)

Water roux :
  • 50 gr tepung terigu protein tinggi
  • 250 ml air
Bahan : 
  • 400 gr tepung protein tinggi
  • 200 gr tepung protein sedang
  • 100 gr gula pasir
  • 2 sdm susu bubuk full cream
  • 1 butir telur + 1 kuning telur
  • 10 gr ragi instan
  • 200 gr water roux
  • 175 - 200 ml air hangat
  • 75 gr margarin
  • 1 sdt garam
Olesan : 
  • 1 buah kuning telur
  • 1 sdm susu cair 

Topping :
  • abon ayam
  • mayonaise + sedikit susu kental manis

Cara membuat :
  1. Water roux : dalam panci, campur air dan tepung terigu. Aduk rata sampai halus dan tidak bergerindil. Masak dengan api sedang sampai kental. Jangan sampai mendidih. Sisihkan hingga dingin.
  2. Roti : tuang semua bahan kering kecuali margarin dan garam ke dalam mixer. Masukkan campuran water roux, air dan telur ke dalamnya. Nyalakan mixer dan proses hingga kalis. Tambahkan margarin dan garam lalu mixer lagi sampai elastis. Bisa juga dilanjutkan menggunakan tangan agar teksturnya bisa terasa kalau sudah elastis. Kalau terlalu kering bisa ditambahkan sedikit air, tapi kalau terlalu lembek bisa ditambahkan sedikit tepung.
  3. Tutup dengan cling wrap atau serbet bersih basah dan fermentasikan sampai mengembang 2x lipat. Timbang adonan masing-masing 70 gram, bagi adonan dengan cara  dipotong ya jangan di tarik dan dirobek-robek karena bisa merusak textur roti. 
  4. Bentuk adonan sesuai selera, kalau saya dikepang dan disatukan. Pertama-tama bulatkan adonan kemudian gilas memanjang, beri guratan menjadi tiga bagian lalu kepang seperti mengepang rambut dan satukan ujungnya kebagian tengah. Lakukan hingga semua adonan habis. Tata dalam loyang yang sudah diolesi margarine.
  5. Fermentasikan selama kurang lebih 45 menit tergantung cuaca. Beri olesan kuning telur yang sudah dicampur susu cair.  Panggang selama sekitar 15 menit atau sampai atasnya kuning keemasan. jangan lupa oven dipanaskan terlebih dahulu dengan api 200C atau 400F.
tuh liat deh serat rotinya ... lembuttt
























step by step roti abon



Keterangan gambar :
  1.  Saat roti di fermentasikan pertama kali hingga mengembang 2 kali lipat 
  2. Kempeskan kembali adonan agar gasnya hilang 
  3. Bagi adonan masing-masing seberat 70 gram, gunakan pisau untuk memotong-motong adonan
  4. ambil 1 bulatan, kemudian giling memanjang
  5. kerat adonan menjadi 3 bagian 
  6. kepang seperti mengepang rambut 
  7. satukan ujung kepangan kebagian dalam 
  8. fermentasikan kembali sekitar 45 menit hingga adonan mengembang kembali
  9. olesi kuning telur dan siap dipanggang





 Protected by Copyscape Duplicate Content Finder

Bagikan

Baca Juga

Chicken Floss Bun ( Roti Abon Ayam)
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.

9 comments

Tulis comments
avatar
28 April 2015 20.49

Aku ketawa ketiwi baca ceritanya mba Sashy. Iya bener untuk apa dikepang kalo mau ditutup abon ya?? eh tapi kelihatan kok mba kepangannya dari samping samping...cantikkkk dan bikin penasaran ^^

Reply
avatar
18 Mei 2015 22.37

hihihi iya ni mba Hesti saya jadi malu dan ketawa sendiri , mananya sadarnya pas udah kelar semua jadi udah terlanjur . Makasi ya mba

Reply
avatar
25 Mei 2015 07.00

Thanks ilmu dasar rotinya

Reply
avatar
re
4 Agustus 2015 04.58

Mb gek sashy rotinya keliatan enak. Sorry manggil mb gek, soalnya masih keliatan muda hehe. Itu nguleninnya pake mixer oxone ya?

Reply
avatar
4 Agustus 2015 19.47

Halo, iya ini ngulennya pake mixer oxone.

Reply
avatar
re
5 Agustus 2015 06.29

Mb gek nanya lagi ya hehe. Oxonenya pake ngocok telur utk sponge cake bagus kah? Makasi yaa

Reply
avatar
5 Agustus 2015 20.54

duh sebenernya agak-agak bingung kalau jawab pertanyaan soal oxone, takut dikira promosi. Kalau saya karena cuman punya mixer ini aja satu jadi rasanya bagus dan bisa diandalkan tapi kapasitasnya memang ngk banyak , maksimal bisa 10 telur. Bagus dan enggaknya standard sih ya, kalo untuk pasaran seharga oxone dan bagis saya pribadi sih sudah bagus bgt dan bs diandalkan.

Reply
avatar
re
6 Agustus 2015 05.29

Wah salah nanya nih, maksudnya kalo pake ngocok telur cepat kah, dan rata ga kocokannya sampe ke dasar bowlnya. Maaf ngerepotin mb sashy, soalnya mau beli oxone hehehe

Reply

Halo Foodies terimakasih sudah berkunjung ke blog saya, silahkan tinggalkan comment untuk pertanyaan, saran maupun kritik yang membangun. Mohon untuk tidak berkomentar yang mengandung SARA, Kekerasan, judi maupun Pornografi karena tidak akan saya tampilakan disini. Berkomentarlah dengan bijak dan santun. Terimakasih