Jumat, 18 Agustus 2017

Resep Pavlova; Desserts Manis dan Renyah dari Australia

resep pavlova sashy little kitchen
Pavlova dengan topping strawberry, kiwi dan saus strawberry

Pavlova salah satu desserts manis yang berasal dari Australia, konon katanya Pavlova ini diciptakan untuk memperingati kunjungan Anna Pavlova; seorang balerina asal Rusia yang mengunjungi Autralia dan Selandia Baru dalam rangkaian tournya di awal abad ke-20. 

Pavlova sendiri merupakan sajian pencuci mulut yang terbuat dari adonan maringue yaitu putih telur dan gula yang dikocok hingga kaku kemudian dipanggang dengan suhu rendah dalam waktu yang agak lama. Proses pemanggangan ini menciptakan texture pavlova yang unik yaitu renyah di bagian luarnya dan lembut seperti marshmallow dibagian dalamnya. Untuk menyeimbangkan rasa dari adonan dasar pavlova yang manis maka pavlova biasanya disajikan dengan topping buah-buahan yang memiliki rasa asam segar seperti strawberry, raspberry, blueberry dan sejenisnya. 



Ini adalah kali kedua saya membuat pavlova, pertama kali mengenal pavlova lewat tantangan baking yang diberikan Klub Berani Baking dan saya masih ingat waktu itu sampai bikin adonan dua kali karena begitu keluar oven pavlovanya kepentok pintu dan pecah jadi dua. Demi bisa tetep setoran foto akhirnya bikin satu lagi adonan baru dan untungnya itu adonan selamat sampai selesai di foto. 

Nah kemarin mumpung libur hari Kemerdekaan dan  di rumah nggak ada kerjaan jadi saya iseng baking lagi dan yang pertama kebayang adalah bikin pavlova karena kebetulan ada stok strawberry dan kiwi di kulkas. Lumayan tinggal bikin maringuenya saja dan selanjutnya di oven sambil beres-beres dapur yang entah sudah berapa lama ditelantarkan.





Resep yang saya pakai masih sama seperti resep yang dulu hanya saja kali ini saya bikin beberapa pavlova mini yang bisa sekali hap, bentuknya jadi cantik banget lumayan bisa jadi inspirasi sajian desserts saat ada acara keluarga atau pesta di rumah. 


Hasil akhir adonan yang sudah dikocok sampai kaku

Pavlova mini yang dibentuk dengan spuit, pastikan bagian dasarnya tidak bolong

Pavlova besar ukuran 20 cm , dibentuk dengan spuit besar dan bagian dalamnya  dibuat cekung dengan sendok

Final touch, strawberry sauce supaya bersih nuangnya pake piping bag

perpaduan manis dan renyahnya pavlova dengan topping buah-buahan yang asam segar


Classic Berry Pavlova
Sumber: ABC Delicious: Sweets dengan sedikit modifikasi


Bahan-Bahan :

  • 4 butir putih telur dalam suhu ruangan
  • 250 gram gula caster
  • 2 sendok teh tepung maizena
  • 1 sendok teh cuka anggur putih (saya pakai cuka masak)
  • ½ sendok teh ekstrak vanilla
  • 250 gram strawberry, buang kelopaknya, iris
  • 2 buah kiwi, kupas dan iris 
  • 300 mililiter krim kental
  • 5 sendok makan gula icing
 
 
Cara Membuat:
  1. Panaskan oven suhu 150C. Alasi loyang dengan baking paper dan gambar lingkar 22cm. ( untuk mini pavlova spuitkan adonan pavlopa diatas baking paper, beri jarak supaya tidak menempel)
  2. Kocok putih telur dengan sejumput garam menggunakan mixer elektrik hingga pucuk tumpul. Masukkan gula sedikit demi sedikit sambil terus dikocok, hingga adonan mengkilat dan stiff. Masukkan tepung maizena, cuka dan vanilla, aduk rata.
  3. Gunakan sendok besar (atau spatula), tumpuk adonan meringue ke atas gambar lingkar di atas baking paper, lalu buatlah semacam lekukan di tengah adonan meringue menggunakan punggung sendok. (kali ini saya menggunakan spuit besar untuk menghasilkan bagian luar maringue yang berlekuk)
  4. Masukkan dalam oven dan segera turunkan suhu oven ke 100C. Panggang selama 2 ½ jam hingga kulit pavlova mengering. Biarkan di dalam oven hingga pavlova dingin.
  5. Masukkan satu bagian dari strawberry ke dalam blender dengan 3 sendok makan gula icing, proses sampai lembut. Saring dan buang bijinya.
  6. Kocok krim dengan sisa gula icing hingga pucuk tumpul. Isi bagian tengah pavlova dengan krim kocok dan tabur dengan buah-buahan berry. Sendokkan saus strawberry ke atas susunan buah-buahan, hidangkan segera.
Baca selengkapnya

Senin, 31 Juli 2017

Nasi Tékor: Nostalgia Warung Bali Tempo Dulu


Namanya Nasi Tékor, sebuah warung makan khas Bali yang berlokasi di kawasan pintu masuk areal Gong Perdamaian - Kertalangu. Berbeda dari warung-warung kebanyakan, warung yang satu ini mampu membangkitkan nostalgia akan suasana Bali tempo dulu dengan kesederhanaanya. 




Tidak ada yang nampak mewah atau modern dari warung ini, tempatnya terlihat sangat sederhana dan natural. Bangunan paon (dapur) dan warungnya menjadi satu, berupa gubuk kecil dengan konstruksi kayu dan bambu, peralatan masaknya juga masih sangat tradisional. Tidak ada kompor yang ada hanya jalikan; tungku tradisional berbahan dasar tanah liat dengan kayu bakar di dalamnya. Beberapa patung-patung paras Bali nampak menghiasi sudut-sudut warung, meja dan kursi sederhana berbahan dasar kayu daur ulang, tumpukan kayu bakar, bahkan kungkungan (sarang lebah dari batang pohon) bisa kita jumpai ditempat ini. Ditambah lagi dengan lampu-lampu kuno bergelantungan diantara tiang-tiang bambu, semakin kuat membangkitkan kenangan akan masa kecil dan suasana Bali puluhan tahun yang lalu.








Selain suasana dan tempatnya yang membangkitkan kenangan, hidangan yang ditawarkan disini juga disajikan dalam tampilan yang tidak kalah menarik. Sesuai dengan namanya "Nasi Tékor" maka sebagian besar hidangan utama yang kita nikmati di sini akan disajikan dalam wadah tékor. Bagi foodies yang berasal dari luar bali pasti sangat asing dengan istilah "tékor", wajar saja karena istilah ini berasal dari bahasa Bali asli yang mungkin jarang didengar. Tékor sendiri merupakan sebutan dalam bahasa Bali untuk wadah makanan yang dibuat dari daun pisang yang dibentuk sedemikian rupa (pincuk). Seiring dengan berkembangnya jaman, penggunaan tékor sebagai wadah makan mulai hilang dan tergantikan dengan piring yang bisa dipakai berulang-ulang namun menikmati hidangan dalam wadah tékor tentunya memiliki kesan tersendiri yang tidak bisa digantikan.

Baca selengkapnya

Jumat, 23 Juni 2017

Mempererat Kebersamaan Lewat Tradisi Megibung di Kunyit Restaurant

Paket Megibung di Kunyit Restauran.

Bali memang terkenal akan kekayaan tradisi dan budayanya, tak hanya soal kesenian atau alamnya yang menawan tapi Bali juga menjanjikan begitu banyak ragam kuliner yang patut dicoba jika foodies bertandang ke pulau ini. Nah tahukah foodies kalau di antara keragaman tradisi tersebut Bali juga menyimpan sebuah kebiasaan unik yang disebut dengan "megibung"

Tradisi "megibung" hampir serupa dengan tradisi makan bersama  yang berkembang di pulau Jawa seperti liwetan atau bancakan. Megibung sendiri berasal dari kata "gibung" yang berarti bersama sementara megibung secara keseluruhan berarti sesuatu yang dilakukan secara bersama-sama.

Tradisi megibung di Desa Tenganan - Karangasem (photo courtesy by Raka Yasta Vinartha)


Kebiasaan ini muncul dan berkembang di wilayah Bali Timur tepatnya di daerah Karangasem. Secara umum tradisi megibung dilakukan oleh kaum lelaki seusai melakukan proses persiapan sarana dan prasarana untuk kelengkapan sebuah upacara. Sebagai rasa terimakasih dari si pemilik acara maka para masyarakat dan tetangga yang hadir membantu dipersilahkan untuk menikmati hidangan yang disiapkan secara bersama-sama. Semua sajian yang akan dihidangkan diletakkan diatas daun pisang baik nasi serta lauk pauknya dan dalam satu group megibung rata-rata terdiri dari 5 sampai 6 orang. 

Tradisi ini selain bisa menghemat waktu dan tenaga dalam menyiapkan peralatan makan seperti piring dan lainnya, juga sangat efektif untuk mengikat rasa persaudaraan dan kebersamaan. Hingga saat ini tradisi megibung masih tetap berkembang di Bali namun kita hanya bisa menjumpainya di daerah Karangasem dan hanya berlangsung dalam rangkaian sebuah upacara keagamaan saja.


Lychee ice tea at Kunyit Restaurant
Sign board Kunyit Restaurant

Berangkat dari tradisi ini, kini Kunyit Restaurant mempersembahkan Paket Megibung yang  memungkinkan kita untuk bisa menikmati pengalaman megibung dalam kemasan yang lebih modern  Jika biasanya kita hanya bisa melihat gibungan di waktu-waktu tertentu saja maka sekarang semua orang bisa mencoba pengalaman menikmati sajian-sajian hidangan khas Bali dalam suasana megibung yang sarat kebersamaan.

Kunyit Restaurant merupakan bagian dari the Anvaya Beach Resort Bali sebuah properti bintang 5 milik Santika group yang berlokasi di pusat areal Kuta. Lokasinya yang strategis menjadikan restaurant ini sangat mudah ditemukan.  Anvaya sendiri memiliki dua buah resturant yang menjadi bagian dari keseluruhan lingkungan hotel dan Kunyit Restaurant ini khusus mengusung hidangan khas Indonesia termasuk Bali.
Baca selengkapnya

Minggu, 11 Juni 2017

Mengendalikan Diri Saat Diet Dengan Heavenly Blush TummYogurt Bar

Heavenly Blush TummYogurt Bar cemilan sehat untuk mengendalikan diri saat diet

Mengendalikan diri saat diet ? kedengarannya sih mudah tapi kadang kala dilema melanda ketika sedang giat mempertahankan pola makan yang lebih sehat eh tiba-tiba keinginan untuk ngemil yang manis mulai menggoda. Nah kalau sudah begini apa sih yang bakal kalian lakukan ? Yakin bisa tetap kuat mempertahankan jalur pola makan tanpa tergoda cheating atau malah kebablasan ngemil ?

Saat sedang berada di rumah mungkin kita bisa dengan gampang mengatasi godaan ngemil dengan mengkonsumsi buah-buahan tapi kadang keinginan untuk ngemil datang saat kita sedang berada di luar rumah. Seringkali situasi seperti ini membuat kita permisif dan akhirnya memperbolehkan diri cheating alias curang, mulai ngemil apapun yang bisa didapatkan dengan mudah bahkan kadangkala berakhir pada cemilan yang berat; tinggi kandungan gula, kalori bahkan kolesterol seperti cake berlapis cream, gorengan, makanan cepat saji atau minuman bersoda dan manis. Ketika dimakan sih rasanya nikmat banget ya secara keinginan akan ngemil bisa terpenuhi tapi pernah nggak sih tiba-tiba merasa bersalah setelah makan? rasanya semua usaha yang selama ini dilakukan untuk memperbaiki pola makan yang lebih sehat malah gagal begitu saja hanya karena godaan sesaat, ini nih yang disebut dengan guilty pleasure.  
Baca selengkapnya

Senin, 22 Mei 2017

The TAO - Cita Rasa Thailand di Ujung Selatan Bali



Bagi foodies yang berdomisili di Bali atau yang pernah berkunjung ke Bali tentunya sudah hafal betul dengan  pantai-pantai indah yang ada di sini, salah satunya pantai Tanjung Benoa yang terletak di ujung selatan pulau Bali. 

Pantai Tanjung Benoa terkenal sebagai pantai yang menjadi pusat wahana olah raga air atau water sport dan sekaligus kompleks dimana hotel dan resor mewah dibangun. Di samping kawasan hotel dan water sport di sini juga terdapat banyak restaurant yang menawarkan sajian hidangan khas Indonesia, Asia maupun western dan salah satu diantaranya yang berhasil mencuri perhatian saya adalah The TAO Bali.


Restaurant ini merupakan bagian dari hotel berbintang lima: The Sakala Resort yang memiliki spesialisasi untuk hidangan khas Thailand. Berlokasi di Jalan Pratama No. 96, tepat di ujung jalan menuju pantai Tanjung Benoa menjadikan resto ini memiliki view  lepas pantai yang menyegarkan mata. 


The TAO Bali menawarkan hidangan authentic khas negeri gajah putih Thailand  dengan pemandangan tepi pantai yang berombak tenang dan hamparan langit biru yang bersih. Sangat cocok untuk tempat bersantap siang seusai mengikuti berbagai aktivitas olahraga air maupun makan malam romantis dengan pasangan. Lokasinya yang berada tepat di bibir pantai memberikan akses langsung bagi para pengunjung untuk bisa menikmati berbagai aktivitas water sport, sekedar bejemur atau berenang di kolam renang yang ada di areal resto ini. 
Baca selengkapnya

Kamis, 18 Mei 2017

Vietnamese Jelly Ice Coffee (Es Kopi Vietnam dengan Jelly Kopi)

Vietnamese Jelly Ice Coffee (Es Kopi Vietnam dengan Jelly Kopi)


Bagi foodies yang ngaku penggemar kopi tentunya sudah tidak asing lagi dengan yang namanya Vietnamese Drip Coffee. Kopi asal negeri "Paman Ho" ini kini sudah sangat populer di Indonesia dan bahkan bisa dijumpai hampir di semua kedai kopi atau coffee shop. Penyajian kopi dengan cara sederhana ini bisa masuk dan diterima dengan baik di Indonesia kemungkinan besar karena disajikan dengan susu kental manis bukan foam atau cream sehingga rasa manisnya lebih mampu menyamarkan rasa pahit dari kopi. Di negeri asalnya Vietnamese drip coffee disebut dengan “cà phê sữa nóng” yang memiliki arti  brown dark coffee with milk atau jika diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia berarti kopi hitam dengan susu sementara alat pembuat kopinya disebut dengan “cà phê phin”. 

sashy little kitchen

Vietnam sendiri merupakan salah satu negara penghasil kopi terbesar di Asia Tenggara, hasil kopinya sudah di ekspor ke seluruh dunia karena dianggap memiliki kualitas yang sangat baik. Menurut Wikipedia asal mula tanaman kopi masuk ke Vietnam dibawa oleh seorang pastur asal Prancis yang membawa bibit kopi arabika ke Vietnam sekitar tahun 1857. Nah sejak saat itu masyarakat Vietnam perlahan mulai menanam kopi di kawasan dataran tinggi salah satunya di wilayah Buon Ma Tuot yang hingga  hari terkenal sebagai salah satu wilayah penghasil kopi terbaik di seluruh Vietnam.

Vietnamese Jelly Ice Coffee (Es Kopi Vietnam dengan Jelly Kopi)

Pada dasarnya yang membedakan kopi Vietnam dari kopi lainnya adalah alat pembuat kopinya yang biasa disebut dengan dripper, alat pembuat kopi yang satu ini tergolong sederhana namun bisa menghasilkan cita rasa kopi yang jauh lebih enak daripada sekedar diseduh biasa. Tetesan demi tetesan ekstraksi kopi turun secara perlahan sehingga untuk menikmati segelas Vietnamese drip coffee dibutuhakan sedikit kesabaran ekstra  untuk menunggu tetes demi tetesnya turun semua.

Vietnamese Jelly Ice Coffee (Es Kopi Vietnam dengan Jelly Kopi)

Vietnam dripper merupakan alat yang sangat sederhana, hanya terdiri dari saringan bawah, cangkir, saringan atas (tamper) serta penutup atas. Temper ini memiliki fungsi untuk menekan kopi sehingga ketika diseduh dengan air panas tetes demi tetes kopi akan keluar dan turun ke bawah. Untuk menyeduh kopi dengan Vietnam dripper pertama-tama kita harus meletakkan lempeng saringan diatas gelas atau cangkir, baru kemudian diatasnya diletakkan cangkir saringan dan kopi dimasukkan dalam cangkir ini. Selanjutnya bubuk kopi ditutup dengan tamper dan diseduh dengan air panas, sari pati kopi akan menetes sedikit demi sedikit ke dalam gelas.

Vietnamese Jelly Ice Coffee (Es Kopi Vietnam dengan Jelly Kopi)


Saya pribadi adalah salah satu penggemar kopi Vietnam, rasanya ada sesuatu yang berbeda setiap kali menunggu tetes demi tetes kopinya turun, menghirup aromanya yang cenderung asam tapi wangi membuai, lalu menyesap tiap tegukan hangatnya. Dicampur susu kental manis, kopi ini nikmat disajikan dalam keadaan hangat maupun dingin. Karena terlanjur suka dengan rasanya, sayapun memiliki satu set alat pembuat kopi Vietnam yang saya beli untuk mengobati rasa penasaran saya akan bagaimana rasanya membuat racikan kopi Vietnam sendiri di rumah.

Vietnamese Jelly Ice Coffee (Es Kopi Vietnam dengan Jelly Kopi)
Vietnamese Jelly Ice Coffee (Es Kopi Vietnam dengan Jelly Kopi)

Nah dalam postingan kali ini saya ingin berbagi resep dan cara membuat es kopi Vietnam dengan isian kopi jelly. Wangi kopi Vietnam disajikan dalam keadaan dingin akan sangat pas dinikmati di siang hari apalagi ditambah dengan sensasi kenyal-kenyal manis dari kopi jellynya. Biar nggak kepanjangan, berikut ini saya tuliskan resep dan cara membuatnya:


Vietnamese Jelly Ice Coffee 
(Es Kopi Vietnam dengan Jelly Kopi) 
Original recipe by Sarah Benjamin- Asian Food Chanel

Bahan Kopi Jelly:
  • 200 ml kopi yang sudah diseduh
  • 3 sdm gula pasir
  • 1 bungkus agar-agar atau jelly bubuk ukuran kecil

Cara Membuat:
  1. Campur semua bahan jadi satu dalam panci kecil kemudian didihkan
  2. Setelah mendidih matikan api, dan tuang jelly ke dalam wadah atau cetakan berbentuk persegi.
  3. Dinginkan hingga uap panasanya hilang lalu simpan dalam kulkas hingga set
  4. Potong-potong jelly berbentuk kubus, sisihkan. 

Bahan Vietnamese Drip Coffee:
  • 1 sdm kopi bubuk yang digiling kasar
  • 8 sdm susu kental manis (sesuaikan selera)
  • 300 ml air panas 
  • Es Batu 

Cara Membuat:
  1. Siapkan gelas lalu letakkan Vietnam Dripper diatasnya, masukkan bubuk kopi kedalam cangkir dripped tutup dengan tamper lalu seduh dengan air panas. Tunggu hingga semua sari kopi menetes kebawah. 
  2. Campur dengan susu kental manis sesuai dengan tingkat kemanisan yang diinginkan, aduk rata. 
  3. Siapkan gelas saji beri es batu lalu tuangkan campuran kopi tadi
  4. Terakhir masukkan kopi jelly yang sudah disiapkan sebelumnya. 
  5. Selamat menikmati 















Baca selengkapnya

Senin, 08 Mei 2017

Teater Kuliner; Sesi Demo Masak Gratis di Ubud Food Festival 2017



Hai.. hai foodies tak terasa ya minggu pertama di bulan mei sudah terlewati dan tiga hari lagi kita akan menyambut kembalinya festival kuliner terbesar di Indonesia; Ubud Food Festival 2017 (UFF17) yang akan hadir dengan mengusung tema terbaru ‘Every flavor is a story’ atau "Setiap Rasa adalah Sebuah Cerita"

Nah jika tahun-tahun sebelumnya UFF selalu menghadirkan program-program menarik yang sayang untuk dilewatkan, maka di tahun ini UFF dengan bangga mempersembahkan satu lagi program terbaru mereka yang pastinya akan semakin memanjakan mata dan perut para pencinta kuliner Indonesia. 



Bagi foodies yang sudah pernah bergabung dalam keseruan UFF pastinya sudah sangat familiar dengan program "Kitchen Stage", dimana kita bisa menyaksikan demo masak yang dipraktekkan oleh para ahli di bidangnya bahkan dalam program ini nama-nama besar di dunia kuliner turut hadir mengisi acara salah satunya Ibu Sisca Soewitomo yang dikenal sebagai Queen of Indonesian Cuisine. Sesi kitchen stage memang terbuka untuk umum namun dalam beberapa event kadang para pengunjung harus memesan atau membeli tiket terlebih dahulu alias eventnya bebayar. Nah kabar gembiranya di tahun keempat ini UFF melahirkan program teranyar "Teater Kuliner" yaitu sesi  demo masak yang sepenuhnya gratis dan bisa disaksikan oleh siapa saja yang berkujung ke festival ini. Program ini serupa dengan Kitchen Stage dan completely free, jadi siapkan waktu dan diri kalian untuk menyaksikan sesi demo memasak hidangan Indonesia yang akan disajikan oleh para ahlinya. 



Dalam program "Teater Kuliner" kita bisa menyaksikan keberagaman bentuk dan citarasa  hidangan nusantara. Beberapa sesi yang akan dihadirkan dalam program ini antara lain Jamu Secret yang dibawakan oleh Arif Springs atau bagi foodies yang menggemari sambal bisa menyaksikan kontes makan sambal dalam sesi Too Hot to Handle: Sambal Eating Contest with Hot Mama Sambal. Untuk sesi dan program selengkapnya foodies bisa mengunjungi website Ubud Food Festival di www.ubudfoodfestival.com, yuk buruan cek schedulenya dan tandai event mana saja yang ingin kalian saksikan. Sampai ketemu di keseruan Ubud Food Festival 2017.






Baca selengkapnya

Soto Betawi, Kuliner khas Betawi yang Melegenda



Berbincang tentang  Jakarta tentunya tidak bisa lepas dari bayangan kita akan gedung-gedung pencakar langit yang menjulang tinggi atau kepadatan lalu lintasnya yang tiada henti,  tapi ternyata disamping kedua hal tersebut Jakarta juga menyimpan banyak sekali warisan kebudayaan termasuk warisan kuliner salah satunya. 

Sebagai sebuah ibu kota negara, tentunya Jakarta selalu menjadi pusat atau tolak ukur dari setiap trend yang muncul termasuk trend kuliner. Setiap kuliner baru yang masuk ke Indonesia pasti pertama kali akan membuka cabang di Jakarta dan sekitarnya, jadi wajar saja jika menjejakkan kaki di kota ini kita tidak akan pernah kehabisan tempat untuk berwisata kuliner. Nah disamping segala jenis hidangan-hidangan baru yang muncul dan berkembang di kota metropolitan ini, Jakarta masih menyimpan begitu banyak warisan kuliner yang masih bertahan dan digemari hingga sekarang sebut saja seperti kerak telor, soto tangkar, soto betawi, nasi uduk, nasi kebuli, bir pletok dan masih banyak lagi. 



Nah ngomong-ngomong soal kuliner khas Jakarta dalam postingan kali ini saya akan berbagi resep salah satu kuliner favorit khas Betawi yaitu Soto Betawi. Seperti halnya soto pada umumnya, soto Betawi juga menggunakan daging dan jeroan sebagai isiannya, yang berbeda dari soto ini adalah penggunaan santan sebagai bagian utama dari kuahnya jadi cita rasa soto ini sangat gurih, wangi dan berempah. Untuk menyeimbangkan rasa dari santannya, penyajian soto Betawi biasanya dilengkapi dengan irisan tomat dan acar mentimun sehingga menghasilkan rasa yang sedikit asam dan segar. 



Konon istilah Soto Betawi pertama kali muncul pada sekitar tahun 1977-1978, namun bukan berarti di tahun-tahun sebelumnya tidak ada soto di kawasan Jakarta, hal ini lebih berhubungan dengan istilah "Soto Betawi" yang kala itu pertama kali dipakai dan dipopulerkan oleh Lie Boen Po di THR Lokasari / Prinsen Park. Setelah warung soto ini tutup pada tahun 1991 akhirnya istilah "Soto Betawi" mulai dipakai secara bebas oleh para penjual soto hingga saat ini. 



Membuat soto betawi ini tidaklah terlalu sulit, yang dibutuhkan hanya sedikit perhatian saat memasak kuah yang sudah mengandung santan karena harus selalu diaduk supaya santannya tidak pecah dan menghasilkan kuah dengan kekentalan dan rasa yang pas. Tapi bagi foodies yang ingin menikmati cita rasa masakan khas Jakarta tanpa perlu repot-repot membuat sendiri, foodies bisa dengan mudah memesan atau berlangganan dengan Catering Jakarta. Tak hanya menyediakan beraneka hidangan dengan cita rasa tradisional, Catering Jakarta juga menerima pesanan catering dengan sistem porsian/harian, menu prasmanan, coffee break, paket untuk acara pernikahan maupun acara-acara lainnya. Untuk info lebih lengkapnya foodies bisa cek langsung di website Catering Jakarta.



Balik lagi ke soto Betawi, berikut ini saya tuliskan kembali resepnya ya, resep asli hasil nyontek dari blognya mba Nina Agustina. Soal rasa nggak perlu diragukan deh, resep-resepnya mba Nina selalu enak dan anti gagal apalagi untuk soto Betawi yang satu ini, takaran bumbunya benar-benar pas, saya sama sekali tidak perlu menambahkan penyedap rasa atau kaldu bubuk kedalam kuahnya. Dagingnya yang dimasak agak lama menghasilkan texture yang empuk dan tidak alot. 



RESEP SOTO BETAWI
Recipe by Catatan Nina


Bahan-bahan : 
  • 500 gr daging (saya hanya pakai daging tanpa jeroan) 
  • 1 liter kaldu (bekas merebus daging) 
  • 500 ml santan kental 
  • 3 helai daun salam 
  • 3 daun jeruk 
  • 5 butir cengkeh 
  • 2 butir kapulaga 
  • 2 batang serai, memarkan 
  • 1 batang kayu manis 
  • 2 ruas lengkuas, memarkan 
  • 2-3 sdt garam 
  • 1 sdm gula pasir 
  • 3 batang daun bawang, iris tipis 
  • 2 buah tomat, belah 
  • 2 sdm makan minyak goreng untuk menumis bumbu

Bumbu Halus : 
  • 12 butir bawang merah 
  • 5 siung bawang putih 
  • 5 butir kemiri, sangrai 
  • 1 sdt merica butiran 
  • 1/2 sdt jintan 
  • 2 sdt ketumbar sangrai 
  • 1 ruas kencur 
  • 1 ruas jahe 

Pelengkap : 
  • Emping goreng 
  • Soun 
  • Jeruk nipis 
  • Irisan tomat 
  • Sambal rawit 
  • Acar
  • Bawang goreng 

Cara Membuat : 

1. Rebus daging dalam 1,5 liter hingga setengah empuk. Ambil 1 liter air kaldu dan potong-potong daging. Masak kembali.






2. Panaskan minyak, tumis bumbu halus bersama daun jeruk, daun salam, serai dan lengkuas hingga matang kemudian masukkan ke dalam rebusan daging. Tambahkan kayu manis, cengkeh dan kapulaga dan bumbui garam serta gula pasir. Masak hingga daging empuk dan bumbu meresap. 






3. Masukkan santan kental, masak sambil diaduk-aduk agar santan tidak pecah.



4. Menjelang diangkat, masukkan irisan daun bawang dan tomat. Matikan api dan sajikan hangat dengan pelengkap.

Baca selengkapnya