Minggu, 05 Juni 2016

Masak Bareng Ibu Sisca Soewitomo di Ubud Food Festival 2016

Masak Bareng Ibu Sisca Soewitomo di Ubud Food Festival 2016
Kemeriahan Ubud Food Festival 2016 mungkin sudah usai, tapi setelah sepekan berlalu event ini masih meninggalkan kesan dan pengalaman luar biasa bagi saya. Keseruan acaranya yang tiada henti selama tiga hari berturut-turut mampu menciptakan pengalaman yang tak terlupakan. 
Menikmati berbagai jenis hidangan dari yang paling tradisional khas Indonesia sampai menu-menu Western yang berpadu apik dalam suasana pasar malam. Selain makanan, Yayasan Mudra Swari Saraswati selaku penggagas dan pelaksana UFF 2016 juga mampu menghadirkan lebih dari 60 figur kuliner ternama baik dari Indonesia maupun mancanegara. 

beberapa pembicara dalam Ubud Food Festival 2016

Beberapa nama diantaranya seperti Bart van Olphen yang terkenal dengan channel youtube-nya "Fish Tales", Ia juga merupakan kawan dekat dari celebrity chef Jamie Oliver. Margarita Fores, seorang chef wanita kelahiran Filipina yang pernah dinobatkan sebagai Asia's Best Female Chef of 2016. Lalu dari dalam negeri ada nama-nama besar seperti Chef William Wongso, Pak Bondan Winarno, Farah Quinn, Bara Pattiradjawane dan tak ketinggalan the Queen of Indonesian Cuisine; Ibu Sisca Soewitomo juga hadir dan banyak mengisi acara pada event Ubud Food Festival di tahun 2016 ini. 
 

Ibu Sisca merupakan figur yang sangat familiar di dunia perkulineran Indonesia, wajah dan namanya sudah malang melintang di media cetak maupun online selama berpuluh-puluh tahun lamanya, bahkan resep-resepnya sudah dibukukan dalam ratusan judul buku. Saya sendiri menonton acara yang ia bawakan sejak masih duduk di bangku SD dan hebatnya kecintaan dan passion Ibu Sisca pada masakan Indonesia masih bertahan sampai sekarang. Secara pribadi, rasanya senang sekali bisa mendapatkan kesempatan untuk bertemu langsung dengan sosok beliau yang sangat inspiratif. Tak hanya piawai dalam menyajikan aneka jenis hidangan mulai dari jajanan tradisional sampai makanan utama, ternyata beliau juga seseorang yang amat sangat ramah dan menyenangkan. 

Buku-Buku karya Ibu Sisca Soewitomo
Sempat berbincang ringan dengan beliau mengenai eksistensi hidangan tradisional di tengah gempuran kekinian serta bagaimana pendapat beliau tentang penyelenggaraan Ubud Food Festival ini yang nantinya akan saya upload dalam bentuk video (menyusul). Bisa mengenal sosoknya dengan lebih dekat semakin menegaskan bahwa ia adalah pribadi yang down to earth dan patut dijadikan panutan. 
Ibu Sisca mendapatkan penghargaan UFF Lifetime Achievement Awards

Selain hadir sebagai pembicara dalam gala opening UFF 2016, ibu Sisca juga menjadi juri dalam beberapa acara perlombaan yang diadakan di event ini. Ia juga mendapatkan penghargaan UFF Lifetime Achievement Award atas kecintaan dan dedikasinya yang panjang pada masakan Indonesia. Yang paling menarik dan ditunggu-tunggu tentunya sesi kitchen stage yang menghadirkan ibu Sisca sebagai bintang utamanya. 
Ibu Sisca menjadi juri dalam ajang "The Battle of Bebek" di Indus Restaurant

Sesi live cooking ini diadakan pada tanggal 29 Mei 2016 dengan tajuk Kitchen Stage : Sisca Soewitomo Gets Steamy yang mengambil lokasi di Indus Restaurant, Jalan Raya Sanggingan-Ubud. Dalam event ini ibu Sisca mempertunjukkan kebolehannya memasak beberapa hidangan Indonesia yang sederhana tapi menggugah selera. 
bolu kukus gula merah dan bubur sumsum gurih karya ibu Sisca

Salah satunya adalah bubur sumsum gurih dengan topping udang masak sambal terasi. Bubur sumsum mungkin merupakan sajian yang lumrah di Indonesia, tapi di tangan ibu Sisca hidangan sederhana ini bisa jadi sajian yang nikmat. Jika biasanya bubur sumsum memiliki rasa manis dengan siraman sirup gula merah, maka kali ini ibu Sisca mengubah rasanya menjadi asin dan gurih, sebagai pelengkap toppingnya ia membuat udang yang dimasak bersama santan dan sambal terasi. Kebayang kan gimana enaknya bubur sumsum gurih dengan toping udang bersantan yang pedas ?
Bubur sumsum manis dengan siraman saus gula merah
proses memasak bubur sumsum

Udang masak santan dan sambal terasi


Bubur sumsum gurih dengan topping udang santan pedas
Selain itu Ibu Sisca juga mengajari penonton yang hadir bagaimana membuat bolu kukus gula merah yang mengembang cantik dan anti gagal, resep dari kue ini sendiri ada di salah satu buku beliau yang berjudul "Step by Step 85 Resep Kue Indonesia ala Sisca Soewitomo" dan sebagai penutup ia juga membuat kue nagasari pisang. Nagasari adalah salah satu kue tradisional Indonesia, berupa pisang yang dibalut adonan tepung beras dan santan kental kemudian dibungkus daun pisang dan dimatangkan dengan cara dikukus. Hasilnya kue yang manis, lembut, gurih dan creamy, kue ini berhasil menarik perhatian pengunjung yang kebanyakan merupakan wistawan asing. 
Bolu kukus gula merah

Nagasari Pisang masih terbungkus daun

Bagian dalam Nagasari Pisang

Keseruan acara masak bareng ibu Sisca pun harus diakhiri karena akan ada event-event lain yang dilaksanakan di lokasi ini dan tentunya masih banyak event dan spot lain yang sudah menanti dan tak kalah menarik untuk dikunjungi satu per satu.

Bisa menonton Ibu Sisa Soewitomo memasak secara langsung rasanya memberikan kepuasan tersendiri bagi saya. Semoga lain kali bisa bertemu kembali dengan ibu cantik yang satu ini. Sukses selalu dan terima kasih untuk ibu Sisca serta Ubud Food Festival yang sudah memberikan saya kesempatan berpartisipasi dalam ajang tahunan yang istimewa ini. Sampai bertemu lagi di kemeriahan Ubud Food Festival 2017.


Bagikan

Baca Juga

Masak Bareng Ibu Sisca Soewitomo di Ubud Food Festival 2016
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.

Halo Foodies terimakasih sudah berkunjung ke blog saya, silahkan tinggalkan comment untuk pertanyaan, saran maupun kritik yang membangun. Mohon untuk tidak berkomentar yang mengandung SARA, Kekerasan, judi maupun Pornografi karena tidak akan saya tampilakan disini. Berkomentarlah dengan bijak dan santun. Terimakasih