Rabu, 24 Februari 2016

Gelato House Bali; Because Ice Cream Makes You Happy

Belgian Waffles with chocomint and 80% dark chocolate gelato - IDR 45K
 
"You can't buy happiness. But you can buy an ice cream and that's about the same thing."
 -Kamu tidak bisa membeli kebahagiaan, 
tapi kamu bisa membeli es krim , dan kedua hal tersebut cenderung serupa-


Sudah beberapa kali membaca quote diatas dan ketika dipikir-pikir ada benarnya juga, kebahagiaan memang tidak bisa dibeli dengan uang tapi kebahagiaan bisa didapatkan dari hal-hal kecil yang kita sukai seperti es krim misalnya. Nah ngomong-ngomong soal es krim siapa sih yang nggak suka dessert dingin, manis dan lebut ini ? saya sendiri sih termasuk ice cream lovers terutama sorbet dan varian es krim yang kaya rasa buah. 

Bagi foodies yang ngaku suka es krim kali ini saya ingin berbagi pengalaman menikmati gelato  di salah satu kedai es krim yang berlokasi di daerah Canggu - Bali. Konon katanya tak kenal maka tak sayang, jadi dengan postingan saya ini mudah-mudahan bisa memberi gambaran atau sekedar referensi bagi kalian yang sedang berburu tempat menikmati Gelato yang asik di seputaran canggu. 
Kedai mungil ini mengusung nama Gelato House Bali, berlokasi di jalan utama Batu Belig tepat di sebelah Watercress Resto. Meskipun tempatnya tidak begitu besar namun Gelato House menyajikan konsep tempat nongkrong yang nyaman dengan dekorasi simple dan cantik. 

Front view Gelato House Bali

Begitu kita tiba di depan kedai, kita akan disambut oleh sebuah quote "Ice Cream Makes You Happy" dengan tanda panah yang mengarah ke lokasi pintu masuk. Memasuki ruangan, mata akan langsung tertuju pada deretan pilihan es krim, gelato dan sorbet yang terpampang menggiurkan di dalam dua buah rak kaca. 


varian Gelato yang bisa dipilih di Gelato House Bali

Sebagai pemanis ruangan beberapa buah lampu gantung berwarna kuning terang diletakkan tepat diatas rak kaca tadi. Guna memudahkan pengunjung memilih menu dan melihat harga, empat buah papan tulis hitam dengan ukuran kecil di jejerkan di dinding lengkap dengan varian menu yang ditawarkan beserta harganya. 

interior Gelato House Bali
interior Gelato House Bali
Menoleh ke kiri kita akan melihat sebuah ruangan lain dengan dinding dihiasi wallpaper biru bermotif geometris, memberi kesan yang sejuk seperti dinginnya es krim. Di dalam ruangan ini terdapat kursi kayu dengan meja bulat yang mungil serta kursi memanjang di sekeliling tembok ruangan. Ditambah lagi dengan deretan cushion cantik beraneka motif dan warna ikut mempercantik ruangan dan menjadikan spot ini instagramable (bisa jadi pilihan bagi foodies yang suka selfie di tempat-tempat kece). 

interior Gelato House Bali

interior Gelato House Bali
Saking asiknya mengamati ruangan dan dekorasi di tempat ini, saya sampai lupa kalau belum memesan apa-apa hehhehe. Untung saja suami dan sohibnya yang turut serta sudah langsung pesen gelato favorit masing-masing. Sementara mereka menikmati gelato pilihannya, saya masih bingung mau pesen apa, secara semuanya keliatan menggiurkan. 

blueberry cheesecake gelato by Gelato House Bali
dragon fruit sorbet by by Gelato House Bali
Setelah sekian menit berfikir akhirnya saya memesan belgian waffle dengan topping dua jenis gelato yaitu chocomint dan 80% dark chocolate. Order beres sayapun bergegas menyusul pak suami ke ruangan sebelah, dan ternyata mereka sudah sibuk sendiri menikmati gelatonya masing-masing. Pak suami dengan blueberry cheesecake gelato dan sohibnya memlihi dragon fruit sorbet. Sempet nyicipin punya pak suami, yang dari tampilannya aja sudah keliatan enak. Duh rasanya bener-bener mirip blueberry cheesecake yang creamy dengan sensasi segarnya buah blueberry.

Belgian Waffles with chocomint and 80% dark chocolate gelato
Sambil menunggu pesanan, kamipun ngobrol kesana kemari karena waffle pesanan saya lumayan lama datengnya. Bisa dimaklumi sih wafflenya dibuat fresh ketika dipesan. Selain gelato disini juga menawarkan aneka varian smoothies, waffles dan kopi jadi lumayan banyak pilihan kan. Sekitar 15 atau 20 menit berlalu akhirnya pesanan saya datang. Seperti biasa yang ngiler duluan adalah pak suami, yang nggak sabaran mau nyobain padahal tadi sudah habis satu cone gelato sendiri. 

Waffle yang saya pesan datang dengan tampilan yang tidak mengecewakan, cantik dengan dua jenis topping gelato plus garnish  daun minta yang menambah segar tampilannya. Sebagai food blogger (abal-abal) Rasanya tidak sah kalau sajian secantik ini tidak difoto terlebih dahulu (modus), jadilah saya paksa pak suami jadi modelnya ehehehhe.  

Belgian Waffles with chocomint and 80% dark chocolate gelato
Anyway motonyanya nggak lama-lama kok, karena si gelato sudah memanggil-manggil untuk dinikmati. Chocomint gelato yang menjadi pilihan saya rasanya unik banget dominan creamy tapi ada wangi dan sensasi mintnya yang terasa banget. Kalau dinikmati siang-siang saat cuaca terik pasti varian ini bener-bener bikin adem deh. Kali ini favorit saya jatuh pada si dark chocolate yang mengandung 80 % cacao, bener-bener perpaduan yang pas antara manis dan creamy dengan manis pahit dari cacaonya. Kaya rasa dan lumer dimulut, rasanya nggak cukup hanya satu scoop tapi apa daya timbangan melarang untuk nambah lagi. 

Belgian Waffles with chocomint and 80% dark chocolate gelato

Karena kami punya rencana ke tempat lain,  akhirnya kami bergegas ke kasir setelah menghabiskan gelato pesanan masing-masing. Ketika sampai di kasir saya baru sadar pantes saja gelatonya enak -enak semua. Ternyata gelato yang dijual di Gelato House Bali ini merupakan gelato yang di produksi oleh Massimo restaurant. Foodies yang ada di Bali pasti sudah pada tahu Massimo kan, yang berlokasi di Sanur dan famous banget dengan gelatonya yang bikin ketagihan. Usut punya usut ternyata si owner dari Gelato House ini dulunya adalah penikmat Massimo Gelato tapi karena doi pindah ke areal Canggu jadi dia berniat membawa si Massimo Gelato ini ikutan hijrah ke Canggu dan di beri nama Gelato House. 

Gelato House Bali by Massimo


Jadi foodies pasti sudah hafal dan bisa membayangkan kan gimana rasa gelato yang ada disini, karena saya yakin 90% penikmat gelato di Bali pasti pernah mencoba Massimo Gelato yang terkenal itu. Nah kalau kalian lagi jalan di areal batu belig - Canggu, bisa deh mampir kesini tentunya untuk menikmati gelato yang nikmat plus foto-foto dengan latar yang kece. Oh iya hampir lupa, Gelato House Bali ini tidak ada tempat parkir khusus mobil loh, jadi sebaikanya kalau datang kesini bisa naik sepeda motor atau parkir di areal pantai dan jalan kaki kesini. 



Gelato House Bali
Jalan Batu Belig 16D
Canggu - Bali 
Mobile: 081 3388 01085
Parking: Motorcycle only 
Price Range : IDR 15.000 - IDR 140.000 
ig : Gelatohousebali




 


Bagikan

Baca Juga

Gelato House Bali; Because Ice Cream Makes You Happy
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.

2 comments

Tulis comments
avatar
25 Februari 2016 06.51

Glek.. ngiler mbak. Aku tuh murahan deh sama es krim, belati, sorbet. U name itlah. Mudah bgt tergoda. Yg dark chic 80% Tamasya pasti suka bth tuh.. yummy...

Reply
avatar
26 Februari 2016 21.17

duhh enak banget tuh gelatto. walaupun musim hujan tetep ngak bisa lepas dari ice cream ;)

Reply

Halo Foodies terimakasih sudah berkunjung ke blog saya, silahkan tinggalkan comment untuk pertanyaan, saran maupun kritik yang membangun. Mohon untuk tidak berkomentar yang mengandung SARA, Kekerasan, judi maupun Pornografi karena tidak akan saya tampilakan disini. Berkomentarlah dengan bijak dan santun. Terimakasih