Selasa, 10 Maret 2015

Ayam Bakar Taliwang khas Lombok


Paket ayam bakar taliwang dengan beberuk terong dan plecing kangkung khas lombok

Hari minggu kemarin niat banget sama suami mau bikin ayam bakar Taliwang, sudah lama tidak pernah lagi makan ayam bakar ini karena sekarang langganan ayam taliwang yang dulu didekat kantor sudah tidak buka lagi, entah pindah atau tutup yang pasti sampai sekarang belum ketemu tempat makan ayam taliwang yang sama enaknya. Mumpung kita lagi punya pemanggangan arang baru, jadi niat ini disetujui suami. Pagi-pagi dia nganterin ke pasar untuk beli semua bahan-bahan yang dibutuhkan, percaya tidak kalau untuk bikin satu paket ayam bakar taliwang lengkap dengan plecing kangkung dan beberuk terongnya hanya butuh uang Rp. 30.000 saja, padahal kalo makan di resto pasti harga yang dibayar berlipat-lipat jumlahnya. Memang sih butuh tenaga extra dalam pembuatannya tapi bisa dipastikan bakal puas banget makannya karena porsinya bisa disesuaikan sendiri. 

Resep ayamnya saya pakai resep dari sajian sedap, suami suka banget sama hasilnya memang rasanya mirip sama yang biasa kita beli, wangi bumbu dengan campuran santan kemudian dibakar diatas arang, benar-benar menghasilkan wangi ayam bakar yang menggugah selera, kalau dibakar pakai double pan atau oven wanginya akan sangat berbeda. Ternyata panggangan arang ini berfungsi baik, walaupun kemarin kita kira bakal mubazir karena acara manggang-manggang yang PHP minggu lalu. Suami sampe bilang mau manggang tiap sabtu walopun manggangnya berdua doang :)

Paket ayam bakar taliwang dengan beberuk terong dan plecing kangkung khas lombok
Paket ayam bakar taliwang dengan beberuk terong dan plecing kangkung khas lombok


Ayam Bakar Taliwang khas Lombok
Resep dari Sajian Sedap

Bahan-bahan/bumbu-bumbu :
  • 1 ekor (700 gram) ayam kampung, dibelah dua tidak putus
  • 1 1/2 sendok teh air jeruk limau
  • 1 sendok teh garam
  • 300 ml santan dari 1/2 butir kelapa
  • 1 sendok teh garam
  • 1 sendok teh gula merah sisir
  • 3 sendok makan minyak untuk menumis
Bumbu halus:
  • 10 butir bawang merah
  • 7 siung bawang putih
  • 2 buah cabai merah besar, dibakar
  • 7 buah cabai merah keriting, dibakar
  • 5 butir kemiri, disangrai
  • 1 1/2 sendok teh terasi, disangrai
Cara Pengolahan :
  1. Lumuri ayam dengan air jeruk limau dan garam. Diamkan 20 menit. Bakar di atas bara api sambil dibolak-balik sampai setengah matang. Sisihkan.
  2. Panaskan minyak. Tumis bumbu halus sampai harum. Masukkan santan, garam, dan gula merah. Aduk rata. Masak sampai mendidih. Masukkan ayam. Masak di atas api kecil sampai meresap dan matang.
  3. Bakar ayam sambil dioles sisa bumbu dan dibolak-balik sampai harum.

Resep Beberuk terong dan plecing kangkungnya saya pisahkan ya, biar gampang dicari silahkan klik link berikut untuk menuju ke resepnya :
  • Beberuk Terong khas Lombok
  • Plecing Kangkung khas Lombok


Bumbu halus yang ditumis
Masak ayam dengan bumbu yang sudah diberi santan sampai airnya menyusut
Bakar ayam yang sudah di masak, olesi dengan sisa bumbu






Protected by Copyscape Duplicate Content Finder

Bagikan

Baca Juga

Ayam Bakar Taliwang khas Lombok
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.

2 comments

Tulis comments
avatar
10 Maret 2015 05.39

Enak mba....ngiler jadinya...
pengen sih mba mau bakar-bakar gitu, tapi ga ada tempatnya euy...jadi kalau bakar-bakaran kembali lagi pakai teflon he he he...
saya baru tau ada namanya beberuk terong, keliatan enak, catet resepnya ya mba..thanks mba

Reply
avatar
10 Maret 2015 19.11

Resep yang ini kayaknya pas buat saya dan suami mba, bumbu ayamnya bener-bener kerasa. Sya juga baru akhir-akhir ini manggang pake panggangan bara sebelumnya pake double pan tapi suami kurang suka katanya berminyak... Kalo beberuk terong favorit saya biasanya kalo beli ayam taliwang pasti beli bebruk terongnya juga, kriuk kriuk terongnya enak apalagi dibikin pedes banget.

Reply

Halo Foodies terimakasih sudah berkunjung ke blog saya, silahkan tinggalkan comment untuk pertanyaan, saran maupun kritik yang membangun. Mohon untuk tidak berkomentar yang mengandung SARA, Kekerasan, judi maupun Pornografi karena tidak akan saya tampilakan disini. Berkomentarlah dengan bijak dan santun. Terimakasih