Minggu, 26 Mei 2013

KBB #34: Made in Indonesia "Bika Ambon"

Bika Ambon

Ini adalah kali ke-dua saya mengerjakan tantangan KBB, setelah kemarin mengerjakan panganan dari luar yaitu Bagel, kali ini dalam rangka hari Kebangkitan Nasional pada tanggal 20 Mei ini maka KBB kembali memberikan tantangan jajanan asli Indonesia, sekalian untuk memperingati hari Kebangkita Nasional. Jajanan yang menjadi tema di tantangan kali ini adalah Bika Ambon.

Bika Ambon tentunya sudah tidak asing bagi saya karena memang merupakan salah satu kue favorit tapi walopun favorit bukan berarti saya pernah bikin sendiri heheheh. Dulu banget pertama kali punya oven pernah nyoba bikin dengan tepung Bika Ambon siap pakai namun hasilnya sudah bisa ditebak Gatot alias gagal total. Sejak itu saya ngk pernah lagi tertarik untuk nyoba bikin kue ini, mendingan beli lebih praktis dan pasti jadi. Akhirnya gara-gara tantangan KBB kali ini saya ketemu lagi dengan bika ambon, hari pertama baca pengumuman udah langsung mikir-mikir, gmana jadinya ya tantangan kali ini. Dulu bikin pake tepung siap pakai aja gagal apalagi sekarang harus buat dari awal. Ditambah lagi hasil discuss temen-temen di milis bahwa banyak yang sudah nyoba tapi gagal, makin ciut lah nyali ini untu mencoba :(

Bika Ambon



Setelah lama mengikuti hasil sharing temen-temen di milis ( jadi pembaca setia) akhirnya ada yang sukses dan berbaik hati mau berbagi ilmu bagian mana yang harus diperhatikan saat membuat kue satu ini. Setelah semua bahan termasuk air kelapa terkumpul, akhirnya pertengahan mei saya nyobain juga bikin bika ambon sesuai dengan resep dari KBB tapi waktu fermentasi agak kelamaan sekitar 3,5 jam dan saat itu gula juga habis hanya sisa sedikit, dan kurang 100 gram dari takaran yang ditentukan. Awalnya saya pikir ah ngk akan kenapa-kenapa cuman 100 gram saja, palingan masih tetep ada rasa manisnya. Dan disinilah letak keasalahan saya, begitu selesai fermentasi baru saya sadar kalau bau adonan jadi asem banget dan saya sudah bisa menebak bagaimana rasa bika ambonnya karena kekurangan gula hik hik pasti agak asem pait ditambah lagi proses fermentasi yang kelamaan gara-gara alarm yang saya setel ngk bunyi. Setelah oven saya panaskan bersama loyangnya, adonanpun kelihatan sudah berbuih banyak bahkan sampai melewati baskomnya. Bagian buih atas saya biarkan dan langsung tuang ke loyang yang sudah dipanaskan tanpa diaduk lagi, sesuai petunjuk saya buka sedikit pintu oven sampai bagian atas keluar buih-buih. Awalnya adonan saya agak naik dan bergelembung banyak, saya pikir berhasil. Tapi ternyata saya kecewa, begitu dipotong seratnya hanya ada dibagian bawah, dan bagian atasnya agak mulus. Gagal deh percobaan kali ini, udah males mau nyoba lagi. Maunya saya posting dan laporin aja langsung percobaan yang gagal ini, tapi tiba-tiba hari ini semangat pengen nyoba lagi dan berharap bisa sukses. 

Bika Ambon

Percobaan ke-dua dimulai, kali ini saya hanya pakai air biasa bukan air kelapa, susah nyarinya. Saya juga hanya bikin setengah resep dan adonan saya fermentasikan 2,5 jam saja. Setelah selesai fermentasi, bagian busa diatas adonan saya buang dengan cara disendok dan adona langsung saya tuang ke loyang yang sudah dialasi kertas, dioles minyak dan dipanaskan 20 menit. Begitu dituang suaranya nyesssss kayak suara orang bikin martabak. Oven saya set api bawah dengan suhu 160 derajat, adonan saya masukkan ke oven dan pintunya dibuka sedikit sekitar 10-15 menit. Saya lihat ada bubble muncul dipermukaan, kali ini berbeda dengen percobaan pertama, bubblenya lebih besar dan muncul hampir diseluruh permukaan. Setelah seluruh bubblenya kelihatan set, saya tutup pintu oven dan panggang lagi sekitar 20 menit dengan api bawah saja. Setelah adonan benar-benar set, saya taburi keju cheddar quick melt dibagian atas dan panggang lagi sekitar 10 menit dengan api atas sampai kejunya meleleh dan permukaan agak kecoklatan. Nggak sabar nunggu keluar dari oven, pengen cepet-cepet motong dan liat bagian dalemnnya. Dan senangnya akhirnya kali ini seluruh bagiannya bersarang ... hihihi seneng banget percobaan ke-dua nya sukses. Rasa bika ambonnya juga enak, masinya pas ditambah lagi lapisan kejunya yang asin gurih. Puas deh ... ngk sia sia yang kali ini bisa dimakan. Terimakasih banget untuk KBB karena kalau bukan gara-gara tantangan dari KBB pasti sampe hari ini saya belum pernah bikin bika ambon lagi. Sekian dulu cerita dan laporannya, kayaknya udah kepanjangan. Bagi yang mau mencoba, berikut ini adalh resep yang saya copy dari blognya KBB.

Bika Ambon
by Rachmah Setyawati

Bahan Biang :
  • 50 gr Tepung Terigu
  • 20 gr Ragi
  • 25 gr Gula Pasir
  • 3 gr Garam Halus
  • 100 ml Air Kelapa
Bahan lainnya :
  • 250 gr Tepung Tapioka/Kanji
  • 12 butir kuning telur
  • 4 butir putih telur
  • 275 gr Gula Pasir
Bahan Cair :
  • 500 ml Santan mentah kental (dari 2 butir kelapa utuh)
  • 2 gr Garam halus
  • 3 btg Serai
  • 8 lbr daun jeruk (buang tulang daunnya)
  • 2 lbr daun pandan
Cara membuat :
  1. Aduk bahan biang. Taruh dlm baskom ragi instant, tepung terigu, lalu gula pasir dan garam halus. Tuangi air kelapa, uleni /aduk dengan tangan hingga merata, lalu tutup baskom dengan lap/plastik wrap, diamkan hingga 30-45 menit. Biarkan hingga adonan biang mengembang.
  2. Sambil menunggu adonan biang mengembang, masak santan kental beserta garam halus, serai, daun jeruk dan daun pandan , hingga panas saja (tidk sampai mendidih). Sisihkan , biarkan dingin suhu ruang.
  3. Kocok semua telur dan gula pasir hingga mengental. Kemudian ambil adonan biang, campurkan dengan tepung tapioka/kanji, aduk menggunakan tangan merata. Lalu tambahkan adonan telur kental tadi ke dalamnya sedikit demi sedikit sambil terus diaduk tangan. Gerakkan telapak tangan naik turun saat mengaduknya (dikeplok-keplok), hingga tercampur merata semua adonan. Kemudian masukkan santan kental yang sudah disaring terlebih dahulu. Aduk rata kembali menggunakan tangan,dgn cara yg sama dikeplok-keplok hingga adonan tercampur rata dengan tekstur yg halus (sekitar hampir 20menit), kemudian diamkan adonan ini hingga 3 jam (tutup atas dgn lap/plastic wrap). 
  4. Setelah 3 jam, olesi tipis2 seluruh permukaan loyang dgn minyak goreng. Alasi permukaan dasar loyang dgn kertas roti dan poles lagi minyak goreng. 
  5. Panaskan oven dengan panas sedang (sekitar 160 derajat celcius) - api bawah saja. Letakkan sejenak loyang tadi sekitar 15 menit di dalam oven, kemudian keluarkan dan tuang adonan ke dalam loyang. 
  6. Masukkan loyang berisi adonan ke dalam oven, panggang di rak paling bawah, buka sedikit pintu oven , hanya hingga adonan bika ambon dlm loyang sudah terlihat berlubang2 permukaan atasnya (pertanda sudah mulai terbentuk serat pd adonan bika ambon, baru kemudian tutup pintu oven , lanjutkan pemanggangan hingga matang sempurna, sekitar 40-50menit. 
  7. Lakukan tes tusuk untuk lebih menyakinkan apakah kue sdh matang sempurna. Setelah matang, matikan api bawah oven, Lalu nyalakan api atas, panggang sejenak/hingga permukaan bika ambon terlihat lebih kecoklatan. 
  8. Matikan api oven, keluarkan bika ambon, diamkan di suhu ruang hingga dingin, baru kemudian gunakan pisau kecil tajam, untuk membantu mengeluarkan bika ambon dari loyangnya. Keterangan : untuk loyang kotak ukuran 20X20X7/10cm




Bagikan

Baca Juga

KBB #34: Made in Indonesia "Bika Ambon"
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.

Halo Foodies terimakasih sudah berkunjung ke blog saya, silahkan tinggalkan comment untuk pertanyaan, saran maupun kritik yang membangun. Mohon untuk tidak berkomentar yang mengandung SARA, Kekerasan, judi maupun Pornografi karena tidak akan saya tampilakan disini. Berkomentarlah dengan bijak dan santun. Terimakasih