Bakso Theresia: Menebar Nostalgia Hingga ke Bali

Mie Nyemek - Bakso Theresia Bali.



Bali mulai mendung lagi, kalau begini paling nikmat berburu kuliner hangat berkuah. Langsung kebayang semangkok bakso dengan kuah gurih, bola daging yang kenyal empuk dan sambel cabe melimpah. Ngomongin soal bakso, beberapa  minggu yang lalu Bakso Theresia baru saja membuka cabang teranyarnya di Bali yang berlokasi di Sidewalk Jimbaran tepatnya di unit GF#9. Dibuka dengan opening ceremony yang meriah Bakso Theresia menawarkan bakso dan siomay sebagai dua menu andalannya.


Semangkuk Bakso Campur dengan 3 varian mie didalamnya.

Bakso Theresia Sidewalk Jimbaran, Bali


Masih agak asing dengan namanya ? ya wajar sih karena Bakso Theresia ini pertama kali tumbuh dan berkembang di daerah Menteng-Jakarta. Jadi wajar bila kita yang lokal Bali masih agak kurang familiar dengan namanya. Sedikit berbincang dengan sang pemilik ternyata Bakso Theresia Sidewalk Jimbaran merupakan cabang mereka yang kedua di Bali. Setelah sebelumnya Bakso Theresia juga membuka gerai pertamanya yang berlokasi di jalan Sunset Road - Kuta. Meskipun masih asing di telinga masyarakat lokal Bali tapi jangan salah bakso yang satu ini mempunyai sejarah yang cukup panjang bahkan bisa disebut legenda karena mampu mempertahankan eksistensinya hingga lebih dari 40 tahun lamanya.


Interior Bakso Theresia Sidewalk Jimbaran
Grand Opening Bakso Theresia Sidewalk Jimbaran



Suasana opening Bakso Theresia Sidewalk Jimbaran


Menurut sejarahnya, pada tahun 1970, Bakso Theresia merupakan sebuah usaha kecil-kecilan yang didirikan oleh Alm. Bapak H. Redi di pinggir jalanan sekitar sekolah St. Theresia - Menteng. Tak butuh waktu lama baksonya laris manis terjual, dan segera menjadi jajanan favorit murid-murid sekolah St. Theresia, tak hanya itu para pekerja di sekitar sana serta para orangtua yang mengantarkan anaknya bersekolah juga turut menjadi pelanggan tetap bakso ini.

Dari tahun ketahun peminat Bakso Theresia semakin meningkat, bahkan setelah menjadi alumnus, para siswa St. Theresia yang telah lulus sekolah masih sering datang hanya untuk menikmati bakso favorit mereka. Sama halnya dengan lagu, semangkuk Bakso Theresia juga membawa nostalgia bagi para penikmatnya, terutama bagi mereka yang pernah menjadi pelanggan di masa-masa awal bakso ini muncul.


Seiring dengan perkembangan pembangunan di kawasan ini, lokasi bakso milik Bapak H. Redi ini harus berpindah tempat. Guna mempertahankan usaha dan menjaga agar Bakso Theresia tetap dapat dinikmati, PT. Berkat Kebajikan Sejahtera kemudian mengangkat Bakso Theresia menjadi sebuah kuliner bersejarah yang layak dan bisa dinikmati dengan higienis serta bisa menjadi tempat nongkrong para pecinta kuliner Indonesia. Tumbuh dan berkembang, kemudian Bakso Theresia lahir kembali sebagai sebuah usaha franchise yang terus melebarkan sayapnya dengan beberapa outlet yang telah dibuka di Jakarta, Tangerang dan Bali. 


KELEBIHAN BAKSO THERESIA


Untuk bisa bersaing dengan produk sejenis tentunya, Bakso Theresia harus memiliki keunggulannya tersendiri apalagi melihat banyaknya produk sejenis yang juga merambah pasar Bali. Nah untuk sebagai bahan referensi berikut ini kami rangkum beberapa poin plus kenapa Bakso Theresia ini wajib buat kalian coba:


Bakso Theresia Sidewalk, asik buat ngumpul keluarga.


FAMILY FRIENDLY:

Sejak awal Bakso Theresia memang mengusung konsep tempat makan yang ramah untuk keluarga, begitupula dengan cabang keduanya di Bali. Mereka tetap mengusung konsep family friendly restaurant dengan menyiapkan ruangan yang nyaman, parkir luas dan cita rasa bakso yang tak perlu diragukan lagi.


Seporsi Bakso Iga Jumbo dengan daging iga yang empuk, Bakso Theresia Sunset Road.


PORSI BESAR:

Untuk ukuran bakso, porsi dari Bakso Campur dan Bakso Iga nya tergolong besar. semangkok bakso berisikan 3 jenis mie, irisan sayuran dan tentunya varian bakso yang dipilih. Tektur baksonya kenyal dan empuk, dengan proporsi daging sapi sebagai bahan utamanya diatas 80 %, jadi bahan tambahan seperti tepung tentunya sangat sedikit digunakan sehingga menghasilkan bakso yang gurih.


Daging iga yang empuk dan kuah gurih


Kuahnya berwarna bening dengan rasa gurihnya benar-benar terasa dari kaldu daging sapi asli bukan penyedap. Tanpa perlu penambahan kecap ataupun saos, kuah baksonya sudah terasa nikmat sekali. 

Sebagai pilihan Bakso Theresia menawarkan bakso campur dengan beberapa jenis bakso kecil di dalamnya serta bakso iga dengan potongan daging bagian iga yang empuk.



Mie Nyemek dengan aroma ebi yang menggugah selera, yang satu ini wajib kamu coba.



TAK HANYA BAKSO:

Tak hanya menjual bakso, tapi disini kita juga bisa menikmati aneka varian hidangan lain yang tak kalah enaknya seperti nasi goreng, kwetiau, bihun goreng, mie nyemek, ayam goreng lengkuas, siomay dan cireng. Nah dari beberapa menu ini, mie nyemek, siomay serta ayam lengkuas adalah 3 menu yang wajib banget kalian coba.


Mie nyemek dengan acar yang segar



Mie nyemek dengan kekenyalan yang pas, aroma ebi yang wangi dan gurih, duh pokoknya begitu nyium aromanya aja udah langsung ngiler nggak jelas. Dilengkapi dengan acar timun yang asem pedes segar semakin menambah kepuasan menikmati mie basah ini.

Siomay di Bakso Theresia juga nggak kalah enaknya, katanya sih siomaynya langsung dibawa dari Jakarta jadi kualitas rasa di semua cabangnya akan sama. Siomay empuk , gurih dengan siraman bumbu kacang yang pas enaknya, kucuri dengan sedikit air jeruk limau makin menambah aroma dan kenikmatannya.

Siomay, Bakso Theresia Bali

Bumbu kacangnya nikmat banget


Yang terakhir adalah ayam lengkuas, menu ini terdiri dari satu paket ayam goreng berbumbu lengkuas, dengan tahu dan tempe bacem, serta dua jenis sambal yang menggugah selera dan tak ketinggalan nasi putihnya. Seporsi ayam lengkuas dijamin bakal bikin kalian kenyang dan happy.


Seporsi ayam goreng lengkuas lengkap, Bakso Theresia Bali

Ayam goreng berbumbu lengkuas dengan 2 pilihan sambel, nikmat banget

Sementara untuk dessertsnya sendiri disini ada es kacang merah yang cocok dinikmati saat siang hari atau sekaligus sebagai pengganjal lapar. Ada juga wedang ronde dengan kuah manis dan hangat yang pas untuk cuaca mendung seperti sekarang ini.


Es kacang merah - Bakso Theresia Bali

PARKIR LUAS:

Parkir merupakan salah satu hal yang tak kalah penting dari penentuan lokasi sebuah tempat makan, areal parkir yang luas akan memudahkan pelanggan untuk memarkirkan kendaraannya apalagi jika restonya memiliki target market untuk keluarga, tentunya parkir untuk kendaraan roda 4 sangat dibutuhkan. Di kedua cabang Bakso Theresia mereka memiliki parkir yang cukup luas dan memadai.


HALAL:

Nah meskipun membuka cabangnya di Bali namun Bakso Theresia tetap mengusung label Halal dan memastikan semua menu yang ditawarkan masih terjamin halal bagi konsumen muslim. 


FREE WIFI:

Mau update story lagi makan atau ngumpul bareng keluarga tapi paket internetnya ngadat ? tenang karena Bakso Theresia juga menyediakan wifi gratis bagi pelanggan yang sedang bersantap di restonya. Mumpung lagi ngumpul bareng, abadikan momentnya lalu up ke sosmed dan supaya lebih seru kalian juga bisa tag akun Bakso Thersia di instagram.


Jadi itulah kira-kira beberapa poin plus yang bisa menjadi alasan kenapa kalian wajib nyobain Bakso Theresia. Kalau sekarang ini kebetulan kalian sedang berada di kawasan Kuta atau Jimbaran, cobain deh mampir ke Bakso Theresia Sidewalk Jimbaran atau Bakso Theresia Sunset Road. Mumpung hari ini hari kasih sayang, siapa tau kan kalian pengen bawa orang tua atau keluarga buat makan bersama, bisa banget kok booking Bakso Theresia jadi tempat pilihan dan semangkuk bakso nikmat penuh cerita nostalgia sudah menanti kunjungan kalian :)


BAKSO THERESIA BALI

Cabang Sunset Road:
Jalan Sunset Road, Legian, Kuta, Kabupaten Badung, Bali 
(seberang Bali Brasco)
Phone: 0819-1638-0256
Opening Hours : 9 am - 10 pm

Cabang Sidewalk Jimbaran:
Sidewalk Jimbaran
Jl. Raya Uluwatu, Jimbaran 80361
Unit Gf#9








My Instagram

Copyright © Bali Food Blogger: Resep dan Review by Sashy Little Kitchen.