Rabu, 25 April 2018

Nikmatnya Bossam dan Budejjigejeongol , Dua Menu Terbaru dari Mapo Galmaegi / Magal Bali

Bossam menu terbaru dari Magal Bali


Masih ingat dengan Mapo Galmaegi atau Magal Bali kan? yup Korean BBQ restaurant yang beberapa waktu lalu pernah saya review disini. Sejak soft opening sampai sekarang ternyata resto hidangan Korea yang satu ini berhasil membuat saya jatuh hati, kualitas hidangan yang disajikan serta staffnya yang well trained menjadi dua keunggulan Magal dibandingkan resto sejenis yang ada di Bali. 

Biasanya setiap kali kesini saya selalu memesan paket BBQ tapi kali ini ada yang berbeda, saya juga mencoba dua varian menu baru yang mereka tawarkan yaitu Bossam dan Budejjigejeongol. 


Irisan daging bossam dan dua jenis kimchi serta spicy radish salad - IDR 305.800


Bossam ini adalah salah satu sajian khas Korea yang berisikan daging pork belly yang direbus dalam bumbu dan rempah-rempah sehingga menghasilkan rebusan daging yang empuk dengan wangi rempah yang tercium samar dan rasanya sedikit manis. Daging bossam dihidangkan dengan cara diiris tipis kemudian disajikan bersama dua jenis kimchi dan spicy radish salad yang renyah. 
Bagian unik dari hidangan ini adalah 2 jenis kimchi sebagai pendamping, kedua kimchi ini memiliki rasa yang berbeda, kimchi yang berwarna merah memiliki rasa yang cenderung asam dan pedas sementara yang satu lagi lebih manis dengan taburan biji wijen diatasnya. Nah untuk menikmati bossam, ambil satu slice daging kemudian gulung dengan kimchi yang dipilih, rasanya enak banget, gurih, asam, manis dan pedas berpadu dalam satu gigitan ditambah lagi texture dagingnya yang empuk. Satu set bossam ini disajikan dalam porsi yang cukup besar sehingga memungkinkan untuk sharing 2 - 3 orang.
Baca selengkapnya

Senin, 16 April 2018

PESONA NUSANTARA : Nikmati Ribuan Oleh-Oleh Khas Nusantara Dalam Satu Klik

Pesona Nusantara merupakan salah satu produk kreatif dari JNE. Dalam upaya ikut memperkenalkan produk lokal daerah hingga menjadi skala nasional, dan sekaligus meningkatkan daya saing pelaku usaha UMKM.



Bagi yang gemar melakukan perjalanan liburan atau traveling ke berbagai kota di Indonesia tentunya sering terbersit untuk  membeli oleh-oleh khas dari daerah tersebut. Yang paling menggoda biasanya  adalah mencoba olahan kuliner atau kerajinan yang tidak bisa ditemukan di daerah lain, namun seringkali ada berbagai kendala ketika kita ingin membeli oleh-oleh untuk buah tangan atau dinikmati sendiri. Kadang waktu perjalanan yang singkat, kelebihan bagasi atau malas membawa tentengan menjadi beberapa hal yang sering dipertimbangkan.

Nah kalau sudah begini seringkali mau tidak mau kita akan mengurungkan niat untuk membeli olah-oleh dan pulang dengan tangan kosong. Sayang dong ya sudah jauh-jauh pergi tapi tidak sempat untuk membeli oleh-oleh bahkan hal ini kadang meninggalkan rasa penasaran sesampainya di rumah. 

Saya sendiri termasuk jenis orang yang setiap kali pergi selalu kekurangan waktu atau malas membawa tentengan kedalam cabin pesawat jadi hampir tidak pernah sempat untuk belanja oleh-oleh. Padahal sebagai Food Lover's selalu ada keinginan untuk mencoba produk-produk kuliner lokal dari daerah yang saya kunjungi. Apalagi belakangan ini jenis oleh-oleh daerah yang ditawarkan semakin beragam ditambah lagi dengan munculnya aneka produk berlabel nama artis yang semakin meramaikan dunia oleh-oleh Nusantara. 

Beberapa kali saya pernah mencoba membeli oleh-oleh secara online melalui market place atau jasa titip oleh-oleh namun jika yang dibeli adalah produk olahan seperti cake atau makanan basah seringkali produk datang dalam keadaan yang kurang sempurna, entah bentuknya berubah karena packing yang kurang bagus atau waktu tibanya yang melampaui batas aman konsumsi. Sampai beberapa waktu yang lalu saya mencoba berbelanja lewat website PESONA NUSANTARA dan sampai sekarang kalau mau beli oleh-oleh berupa cake atau kue-kue basah saya lebih memilih belanja via website ini karena banyak kemudahan yang didapat dan yang paling penting pesanan datang dalam kondisi yang baik.
Baca selengkapnya

Jumat, 13 April 2018

Vietnamese Lemongrass Chicken Salad

Vietnamese Lemongrass Chicken Salad by Sashy Little Kitchen
Vietnamese Lemongrass Chicken Salad - Sajian salad ala Vietnam dengan sayuran segar, ayam panggang sereh dan dressing Nuoc Cham. Perpaduan rasa gurih dari ayam panggang dan dressing yang asam, manis, segar dengan sedikit rasa pedas, ditambah crunchynya sayuran segar serta bihun yang mengenyangkan. Benar-benar Kombinasi sempurna untuk menemani waktu makan siang.


Yuhuuu sekian lama nggak posting resep akhirnya hari ini posting lagi, ada yang kangen nggak sih sama postingan resep disini ?  Singkat cerita beberapa bulan kemarin saya bener-bener nggak pernah masak dan kerjaannya cuman jajan terus. Lalu hampir sebulan sakit gara-gara kebanyakan makan makanan yang kurang ramah sama usus huhu.  Sampai akhirnya karena sesuatu dan lain hal sudah dua minggu ini saya mulai masak lagi terutama masak buat bekal makan siangnya pak suami. 

Ya begitulah jadi dua minggu yang lalu kita iseng cek lab dan hasilnya kadar kolesterol pak Suami diatas ambang batas normal, walaupun kelebihannya nggak banyak sih tapi sebagai istri pasti mulai was-was dong kalo ada yang salah dengan kesehatan suami sendiri (suami sendiri loh ya bukan suami orang). Belakangan setelah diinterogasi akhirnya doi ngaku kalo di kantor suka nyemil gorengan, beli makan siang selalu yang digoreng-goreng dan hobbynya dia makan kepiting, duren serta babi guling juga turut menjadi pemicu. Jadi karena nggak mau nanti ada kejadian yang lebih fatal, akhirnya saya memutuskan untuk balik ke dapur dan masak lagi, at least nyiapin sarapan dan bekal buat makan siang. Tujuannya cuma satu sih supaya dia nggak jajan sembarangan dan kita sama-sama belajar untuk mengkonsumsi makanan yang lebih sehat. 

Hari ini adalah hari ke 14 saya masak bekal makan siang buat dia, hari pertama sampai kelima masih semangat banget dengan ide menu-menu menarik yang mau dibuat esok hari. Eh masuk hari keenam kok ide mulai habis ya dan kadang suka galau sendiri besok mau masak apa, belum lagi godaan untuk bangun siang selalu datang, tapi ya karena sudah berkomitmen mau nggak mau saya harus tetap berusaha bangun dan konsisten untuk masak. 

Ide dari menu untuk bekal makan siang kami adalah sesuatu yang tidak digoreng jadi sebisa mungkin proses memasak dilakukan dengan direbus, dikukus, ditumis tanpa minyak atau dengan minyak yang lebih sehat dan dipanggang. Lauknya sendiri saya memilih menggunakan daging tanpa lemak seperti dada ayam fillet atau ikan. Untuk menu-menu yang sudah pernah saya buat bisa di cek di instagram @sashylittlekitchen dengan hastag #slklunchbox siapa tau bisa jadi referensi buat bunda-bunda yang rutin menyiapkan lunch box untuk suami atau anak tersayang.
Baca selengkapnya