Minggu, 22 Mei 2016

Mencicipi Hidangan Italia Terbaik di Massimo Bali

Massimo Bali - spaghetti allo scoglio
Massimo Bali - spaghetti allo scoglio  (65k)

Ketika mendengar nama Massimo yang pertama kali terlintas di pikiran pasti gelatonya yang terkenal, tapi taukah foodies bahwa Massimo tak hanya sekedar gelato? Di belakang gerai gelato yang tak pernah sepi pengunjung itu terdapat sebuah restaurant Italia dengan nama yang sama. Resto ini sudah berdiri lumayan lama dan menjadi salah satu restoran Italia yang paling populer di Sanur. 

Massimo Italian Restaurant adalah satu dari beberapa restoran yang berhasil bertahan dan mengukuhkan keberadaannya ditengah perkembangan dan kemunculan resto dan cafe-cafe baru di kawasan Sanur. Berlokasi di Jalan Danau Tamblingan, yang merupakan jalanan utama kawasan pariwisata sanur menjadikan Massimo mudah ditemukan. Berbeda dari restoran lain yang mengusung konsep kekinian dan instagenic, Massimo mampu bertahan dengan interior dan dekorasi sederhananya. Kunci dari kesuksesannya terletak pada kwalitas sajian yang dihidangkan, sajian Italia yang segar dengan citarasa maksimal.

Massimo Bali - Interior

Sejatinya restoran yang satu ini sudah punya nama yang dikenal luas dan hampir tak memerlukan review lagi untuk meyakinkan kwalitasnya. Tapi rasanya sayang jika pengalaman bersantap saya di sini hanya disimpan sendiri. Siapa tau tulisan ini bisa jadi refensi bagi foodies yang akan berlibur ke Bali atau sedang mencari-cari tempat untuk menikmati hidangan Italia terbaik.

Tak banyak hal yang bisa dibahas dari interior tempat ini, secara umum areal restoran dibagi kedalam tiga bagian. Begitu memasuki resto terdapat beberapa tempat duduk terbuka dengan atap kanopi dan tanaman merambat yang menghiasi. Tempat yang asik untuk nongkrong, sambil menikmati hidangan-hidangan yang ditawarkan. Agak sedikit kedalam, kita akan menemukan areal utama restoran yang terdiri dari bangunan semi terbuka dengan kursi-kursi dan meja bundar bertaplak putih. Sisi kanan dinding ruangan ini lumayan menarik perhatian, karena penuh dengan foto-foto serta poster-poster vintage, di sini juga dipasang beberapa foto dan karikatur chef Massimo Sacco. Orang yang ada di balik nama besar Massimo Italian Restaurant dan Massimo Gelato. Semakin kebelakang, kita akan menemukan bagian kursi dengan meja memanjang yang di peruntukkan untuk meeting maupun santap keluarga.

Massimo Bali -Coffe Latte (23 k) dan Single Esspresso (18k)
Massimo Bali -Coffe Latte (23 k) dan Single Esspresso (18k)


Beberapa hal yang saya sukai dari tempat ini adalah suasannya yang nyaman dan homey dengan pelayannya yang super ramah. Disini sama sekali tak terasa ada perbedaan perlakuan antara orang lokal atau wisatawan (bule). Servicenya tergolong sangat baik dan cepat,  untuk mendapatkan menu yang diinginkan kami tak  perlu menunggu terlalu lama. Waktu itu kami memesan empat menu utama dan semuanya selesai disajikan dalam waktu kurang dari 15 menit.

Massimo Bali - Frittelle (Complimentary dish)
Massimo Bali - Frittelle (Complimentary dish)

Complimentery dish yang didapat juga tak kalah mengejutkan, kita akan mendapatkan sepiring cemilan berupa frittelle. Kudapan ini merupakan cemilan khas Italia yang terbuat dari adonan pizza dicampur keju dan tomat cincang. Bentuknya bulat, dimatangkan dengan cara digoreng. Rasanya ringan tapi unik, kenyal, gurih dan bikin nagih.

Setelah menunggu beberapa saat akhirnya pesanan kami datang, agak terkesima ketika melihat porsinya. Ternyata porsi dari pastanya lumayan besar dan cukup untuk di share berdua. Kala itu kami memesan spaghetti allo scoglio, spaghetti alla carbonara, frittura di calamari e gamberi dan vulcano stromboli, seluruh hidangan ini cukup untuk kami nikmati berlima.

Massimo Bali - spaghetti allo scoglio
Massimo Bali - spaghetti allo scoglio  (65k)


spaghetti allo scoglio adalah spaghetti yang dimasak bersama aneka jenis seafood seperti udang, cumi dan kerang.  Mengimbangi rasa dari seafoodnya, pasta ini disajikan dalam balutan saus tomat yang asam, manis dan sedikit pedas. Soal pasta sepertinya Massimo memang jagonya, pastanya fresh dengan tingkat kematangan yang sempurna. Kita juga bisa meminta extra topping permesan cheese jika suka.

Massimo Bali - Spaghetti alla carbonara
Massimo Bali - Spaghetti alla carbonara  (55k)





Spaghetti alla carbonara di sini juga tak kalah enak, suami malah paling suka menu yang satu ini. Rasanya creamy karena penggunaan campuran telur dan permesan cheese untuk sausnya, ditambah lagi topping bacon yang banyak, semakin menyempurnakan rasa dan penampilannya.

Massimo Bali - volcano stromboli (69k)


Tak sah rasanya jika datang ke restoran Italia tanpa memesan pizza, tapi kali ini kami mencoba pizza yang sedikit berbeda yaitu volcano stromboli. Pizza jenis ini disajikan dengan dua lapisan kulit, sementara  isiannya berada ditengah. Isian stromboli ini berupa tomat, mozarella, ham, peper salami dan cabai. Penampilannya memang tak semenarik pizza biasa dengan bagian isian yang nampak dari luar. Volcano stromboli menyembunyikan isiannya dibagian dalam, sementara kulit bagian atasnya menggembung menyerupai kubah.

Massimo Bali - frittura di calamari e gamberi
Massimo Bali - frittura di calamari e gamberi (75k)

Massimo Bali - frittura di calamari e gamberi
Massimo Bali - frittura di calamari e gamberi (75k)


Menu yang terakhir ini tak kalah menggugah selera, frittura di calamari e gamberi adalah calamari dan udang yang digoreng dengan balutan tepung tipis. Texturenya renyah dengan warna kuning keemasan yang cantik. Menu ini disajikan bersama arancini, french fries dan salad segar. Saladnya sendiri datang tanpa dressing tapi kita bisa menggunakan balsamic vinegar dan olive oil yang sudah disediakan di tiap meja.

Massimo Bali
Massimo Bali - Italian Restaurant

Pengalaman makan di restoran ini memang memuaskan, baik dari segi hidangan hingga servicenya. Rasanya benar-benar sepadan dengan apa yang kami dapatkan. Untuk makan ber enam , dengan menu sebanyak itu kami hanya membayar sekitar lima ratus ribu rupiah. Harga yang sesuai dengan kwalitas yang di dapat, bahkan tergolong murah jika mengingat lokasinya yang ada di kawasan utama Sanur.

Jadi bagi foodies yang sedang merencanakan liburan di Bali, atau sedang mencari referensi tempat menikmati hidangan Italia terbaik di Sanur, tak ada salahnya jika mencoba datang ke Massimo Italian Restaurant. Resto ini tak hanya cocok untuk menikmati santap siang yang casual tapi juga bisa dijadikan alternative untuk lokasi makan malam yang romantis.


Massimo Italian Restaurant
Jl. Danau Tamblingan No. 228,
Bali, Indonesia
http://www.massimobali.com/
Open : 11AM–11PM
Parking : Tidak ada parkir khusus mobil, lebih baik datang di drop atau dengan sepeda motor . 
Payment : cash and card 
Free Wifi : Yes 
Serve alcohol : Yes 
Reservation and delivery : yes 

Note: Harga diatas belum termasuk tax and service sebesar 16%


Baca selengkapnya

Jumat, 20 Mei 2016

Green Chilli Pickles ( Acar Cabai Hijau)

Green Chilli Pickles ( Acar Cabai Hijau)
Green Chilli Pickles ( Acar Cabai Hijau)
Selain sambal, acar merupakan pilihan lain untuk menambahkan rasa pedas dan segar ketika menyantap makanan. Di Indonesia sendiri kita mengenal begitu banyak jenis acar, mulai dari acar mentah yang asam segar sampai acar kuning dengan rasa yang agak gurih. Nah kali ini saya mau posting resep dan cara membuat acar cabai hijau, mungkin acar ini agak jarang kita temui di Indonesia ya. Tapi di negara-negara Asia lainnya seperti Singapura, acar ini hampir ada di sebagian besar sajian makanan. Terutama pada makanan yang berbahan dasar mie, baik mie yang di goreng maupun yang berkuah. Rasanya sedikit pedas, asam, manis dan segar, mirip sekali dengan acar mentimun hanya saja yang ini bahannya cuman cabai hijau saja. 


Kemarin saya membuat 1 toples besar acar cabai hijau dan langsung ludes dalam beberapa hari. Awalnya sih mau dipakai untuk temen menikmati kwetiau atau mie ayam tapi belum jadi mienya si acar sudah habis duluan jadi cemilan. Abis rasanya enak banget, apalagi saya memang fans berat cabai eits bukan cabai-cabaian loh ya hihihi.

Yang pengen nyoba bikin juga, berikut ini saya tuliskan resepnya. Resep aslinya dari blognya Baby Sumo, hanya saja disini saya membuat dua kali resep aslinya untuk satu toples seperti di foto.
Green Chilli Pickles ( Acar Cabai Hijau)
Add caption

Green Chilli Pickles ( Acar Cabai Hijau)


Green Chilli Pickles ( Acar Cabai Hijau)
Recipe by Baby Sumo


Bahan-Bahan: 

  • 500 gram cabai lombok hijau
  • 1 cup vinegar 
  • 2 cup air mendidih
  • 2 sdm garam 
  • 10 sdm gula pasir
  • Extra air panas untuk merendam cabai

Cara Membuat : 

  1. Cuci bersih semua cabai hijau, kemudian tiriskan sampai airnya mengering. 
  2. Potong-potong kasar cabai. kemudian rendam dalam air panas, diamkan kurang lebih 10 detik lalu tiriskan. 
  3. Buang bagian biji yang terlihat menghitam. Masukkan seluruh potongan cabai kedalam toples kaca.
  4. Dalam wadah lain campur vinegar,air mendidih, garam dan gula pasir, aduk hingga larut dan tercampur rata
  5. Tuang campuran larutan kedalam toples yang sudah berisi cabai potong.
  6. Tutup rapat, acar bai siap dinikmati keesokan harinya. 
  7. Acar ini bisa bertahan hingga satu tahun jika disimpan dengan benar di dalam lemari pendingin. 
  8. Sajikan dengan hidangan favorit anda





Baca selengkapnya

Rabu, 18 Mei 2016

Warung Popo: Nikmatnya Sajian Oriental yang Ramah Dikantong

beberapa menu oriental dan Indonesia di Warung Popo - Kuta
beberapa menu oriental dan Indonesia di Warung Popo - Kuta

Menemukan beraneka ragam hidangan dari berbagai negara di Bali memang tidaklah susah. Segala jenis masakan mulai dari masakan khas Bali sampai hidangan dari mancanegara bisa dengan mudah kita temui di pulau ini. Yang susah adalah menemukan hidangan yang enak tapi tanpa perlu menguras isi dompet terlalu banyak. 

Nah ngomong-ngomong soal makanan enak dengan harga terjangkau, kali ini saya ada referensi satu tempat makan yang patut dicoba terutama bagi foodies yang menyukai hidangan oriental. Namanya Warung Popo yang berlokasi di jalan Dewi Sri No. 88 - Kuta, Bali. 

Lokasinya yang berada di kawasan jalan utama Kuta membuat Warung Popo mudah ditemukan. Tempatnya memang tidak terlalu besar tapi cukup nyaman dan bersih untuk menikmati makan siang atau makan malam. Popo sendiri berasal dari bahas Cina yang berarti nenek, konon nama ini dipakai karena semua hidangan yang disajikan merupakan resep keluarga yang diwariskan secara turun temurun. 

salah satu sudut ruangan yang menarik perhatian di di Warung Popo - Kuta


Yang unik dari warung ini adalah mereka hanya menyajikan sembilan jenis menu makanan yang terdiri dari 4 hidangan oriental ( nasi ayam hainan, sate babi, sayur baikut dan mie ayam jamur) dan 5 hidangan Indonesia (ayam bakar, ayam goreng, bebek hitam madura, bebek pepes dan opor ayam). Meskipun menunya tidak begitu banyak tapi tiap sajiannya sanggup memuaskan rasa lapar dengan porsinya yang lumayan besar dan rasanya yang enak. 

sate babi ala Warung Popo - Kuta
sate babi ala Warung Popo - Kuta

acar bawang
acar cabai
Salah satu menu Peranakan yang jadi favorit di warung ini adalah sate babi. Satenya berbeda dari sate yang biasa dijual di Bali, katanya sih ini adalah sate babi ala Chinese. Dagingnya sudah dibumbui dengan seksama, sampai rasanya meresap hingga ke bagian dalam. Jadi setelah dipanggang dan disajikan, kita tidak perlu lagi menambahkan saus atau cocolan karena rasa satenya sudah enak. Perpaduan rasa manis dari bumbunya, dengan aroma daging babi panggang yang khas bener-bener bisa membangkitkan selera makan. Jika biasanya sate babi dibumbui dengan banyak ketumbar, maka di Warung Popo penggunaan ketumbar dalam bumbunya tidak terlalu banyak. Sehingga rasa dan aroma ketumbarnya tidak mendominasi dan mengalahkan rasa daging itu sendiri. Untuk melengkapi kenikmatan menyantap sate, disini disediakan acar cabe dan acar bawang yang asam segar. Satu porsi sate babi ini terdiri dari 5 tusuk sate yang lumayan besar, dan dibanderol seharga Rp. 30.000. 

sate babi ala Warung Popo - Kuta
sate babi ala Warung Popo - Kuta
Selain sate, saya juga memesan nasi ayam hainan. Satu porsinya disajikan terdiri dari ayam, nasi hainan, kuah dan sambal yang dibanderol seharga Rp. 35.000, harga yang tergolong murah untuk ukuran porsi yang disajikan. Rasa bumbu dan gurih nasinya sangat pas, ditambah lagi ayamnya yang empuk dan juicy dengan extra kuah dan sambalnya yg asem pedas. 

ayam hainan ala Warung Popo -Kuta
ayam hainan ala Warung Popo -Kuta

nasi ayam hainan ala Warung Popo -Kuta
nasi hainan ala Warung Popo -Kuta

Setelah memesan dua jenis menu Peranakan, rasanya kurang lengkap kalau tidak mencoba masakan Indonesia nya juga. Biar lengkap, akhirnya saya memutuskan untuk memesan hidangan yang agak unik yaitu bebek hitam Madura. Jika dilihat dari warna dan tampilannya, sedikit mirip dengan bumbu rendang. Warnanya hitam pekat, hampir tidak bisa ditebak kalau dibaliknya ada daging bebek yang empuk. Bebeknya dimasak secara perlahan dalam waktu yang lama sehingga menghasilkan daging dengan texture yang empuk dan tidak alot. Aroma amis khas bebek pun sama sekali tak tercium, bumbunya bisa menutupi dengan sempurna. Sayangnya saya adalah penyuka rasa pedas, dan bumbu bebeknya menurut saya agak kurang pedas. Tapi itu kembali lagi keselera masing-masing ya, jika dirasa pedasnya kurang tak usah khawatir ada sambal yang bisa ditambahkan untuk meningkatkan sensasi pedasnya. Untuk menikmati satu porsi bebek hitam Madura, kita cukup membayar seharga Rp. 35.000.

bebek hitam madura ala warung popo
bebek hitam madura ala warung popo

bebek hitam madura ala warung popo
bebek hitam madura ala warung popo

Untuk minuman, disini disediakan beberapa pilihan minuman segar seperti virgin mojito, strawberry sour, lychee passion, sparkling tea, lychee italian soda, aneka coffee dan soft drink. Saya rekomendasikan foodies untuk mencoba  strawberry sour,  rasa strawberry-nya yang asem manis pas banget dinikmati saat cuaca terik seperti sekarang. 

segelas strawberry sour yang menyegarkan
segelas strawberry sour yang menyegarkan


Nah bagi foodies yang sedang berada di kawasan Kuta atau sedang mencari tempat untuk memuaskan keinginan menikmati hidangan oriental, yuk mampir ke Warung Popo. Nikmati sajian oriental dengan harga yang ramah dikantong.





Warung Popo
Jl Dewi Sri No. 88 - Kuta ( sebelah Supa Print) 
Buka : 11.00 - 23.00 
Phone : 0361 8947018
Parking : Yes






Baca selengkapnya

Jumat, 13 Mei 2016

Sambel Gerang Bongkot (Sambel Teri Bunga kecombrang)

Sambel Gerang Bongkot  (Sambel Teri Bunga kecombrang)
Sambel Gerang Bongkot  (Sambel Teri Bunga kecombrang)

Bali terkenal akan aneka masakannya yang kaya akan bumbu dan rempah. Sebagian besar masakan Bali memang menggunakan bumbu yang lumayan lengkap yang biasa kita kenal dengan sebutan base genep. Tapi disamping semua hidangan berbumbu komplit itu, ada juga masakan Bali lainnya yang bisa dibuat dengan sangat sederhana. Seperti sambel matah, jukut bejek dan sambel gerang bongkot ini. 
Gerang adalah sebutan untuk teri dalam bahasa Bali, sementara bungan Bongkot adalah nama lain dari kecombrang atau kecicang. Sambel Gerang Bongkot ( Sambel Teri Bunga Kecombrang) yang saya buat ini selalu mengingatkan saya akan rumah dan masa kecil. Kala itu aneka jenis sambal dan hidangan sederhana seperti ini selalu menjadi santapan favorit saya, apalagi makannya bareng-bareng dengan bapak dan ibu. 

Ketika rasa kangen akan rumah mulai mengusik, biasanya saya bakal bela-belain untuk masak sendiri dirumah. Selain mampu mengobati rasa kangen akan masa kecil, ternyata suami juga suka dengan sambel ini. Biasanya dia ogah-ogahan kalau dikasi sambel tapi khusus sambel yg ini dia bisa nambah dua kali hehehe. 

Yang spesial dari sambel ini adalah penggunaan minyak tanusan atau minyak kelapa asli yg dibuat dengan proses tradisional. Minyak atau lengis tanusan ini memiliki wangi yang harum dan khas jadi ketika dipadukan dengan aneka sambel wanginya bakal bener-bener bikin laper. Apalagi kalau minyak tanusan ketemu dengan wanginya bunga kecombrang, duh dijamin bakal bikin makin ngecess. 

Sambel Gerang Bongkot  (Sambel Teri Bunga kecombrang)
Sambel Gerang Bongkot  (Sambel Teri Bunga kecombrang)





Resep Sambel Gerang Bongkot 
(Sambel Teri Bunga kecombrang) 

Bahan-Bahan :
  • 150 gram ikan teri ( rendam air panas, cuci bersih dan tiriskan)
  • 1 buah bung kecombrang / bungan bongkot / kecicang
  • 10 siung bawang merah, kupas kulitnya dan iris kasar
  • 8 siung bawang putih, kupas kulitnya dan iris kasar
  • 10 buah cabe rawit merah (sesuaikan selera), potong-potong
  • 1 sdt garam 
  • 1 sdm minyak kelapa asli ( lengis tanusan)
  • minyak goreng untuk menggoreng teri 

Cara Membuat :
  1. Panaskan minyak goreng, kemudian goreng teri hingga garing, angkat dan tiriskan.
  2. Panaskan 1 sdm minyak kelapa asli (lengis tanusan) kemudian tumis bawang merah, bawang putih, bunga kecombrang dan cabe rawit. tumis sebentar saja hanya sampai bunga kecombrang agak layu
  3. Angkat bersama semua munyak, tuang dalam cobek kemudian ulek kasar. Tambahkan garam dan koreksi rasa.
  4. Masukka teri, kemudian aduk rata dengan bumbu yang sudah diulek 
  5. Sambel gerang bongkot siap dinikmati dengan nasi hangat 






Baca selengkapnya

Penasaran Dengan Trend Makanan Sehat ? Yuk Kunjungi Ubud Food Festival 2016

eat green, clean and healthy


Kecenderungan gaya hidup sehat belakangan ini semakin menggeliat seiring dengan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dalam keseharian. Makin banyaknya orang yang perduli akan kesehatan menumbuhkan berbagai tren pola hidup sehat termasuk munculnya kebiasaan pola makan sehat melalui raw food dan clean eating. 

Raw food secara harfiah berarti makanan mentah atau sering disebut dengan living food ( makanan hidup). Menurut konsepnya raw food merupakan makanan dalam keadaan yang paling asli yang biasanya terdiri dari sayuran, kacang-kacangan serta buah-buahan tanpa proses pemasakan. Para penganut raw food mempercayai bahwa dalam makanan mentah mengandung enzim dan substansi yang penting bagi proses pencernaan. Ketika melalui proses pemasakan dengan suhu diatas 40 derajat Celcius maka kandungan enzim-enzim ini bisa berkurang bahkan hilang sama sekali. Hal ini berakibat pada sistem pencernaan tubuh yang harus bekerja extra keras untuk mencerna makanan yang kita konsumsi.

salah satu hidangan dari Taksu Ubud
Serupa dengan raw food, clean eating juga mengusung konsep makan makanan yang alami yaitu makanan pada bentuknya yang paling mendasar, minim pengolahan, minim bahan sintetis dan hanya menggunakan bahan-bahan alami baik sebagai penambah rasa maupun pewarna. 

Kedua pola makan sehat ini, perlahan-lahan mulai menyebar di berbagai kalangan sosial bahkan belakangan ini memunculkan Ubud sebagai salah satu lokasi perkembangan tren hidup sehat yang paling kentara. Hal ini terbukti dengan tumbuh dan berkembangnya berbagai studio yoga, kebun organik dan warung-warung organik, serta cafe-cafe yang mengusung konsep raw food dan clean eating. 

Kemunculan cafe-cafe dan warung-warung dengan suguhan makanan sehat ini, tak hanya sebagai simbolisme tren belaka tapi juga mampu menunjukkan pada masyarakat bahwa hidangan yang sehat tetap bisa disajikan dengan cantik serta tidak menghilangkan aspek kenikmatan rasanya. 

Sejalan dengan perkembangan tren makanan sehat ini, di bulan Mei 2016 Ubud akan kembali menghadirkan festival kuliner terbesar untuk kedua kalinya. Iya Ubud Food Festival (UFF) akan kembali hadir untuk memanjakan para penikmat dan pengamat kuliner dengan berbagai hidangan yang tak hanya nikmat namun juga sehat dan tak ketinggalan aneka event yang sarat akan informasi berguna diseputar dunia kuliner. 

Di tahun ini Ubud Food Festival akan mengusung tema "Go Local" yang bertujuan untuk memperkaya pengertian tentang kuliner Indonesia, mulai dari segi asal muasal, proses pembuatan dan bagaimana makanan-makanan tersebut bisa sesuai dengan budaya, sosial dan geografi yang mengelilinginya. Tak hanya menelisik soal makanan enak, namun UFF juga akan menghadirkan berbagai event yang berhubungan dengan tren makanan sehat. 

Kolaborasi apik MOKSA dan Gaya Ceramic


Dimulai dari event spesial yang akan menghadirkan kolaborasi menarik antara MOKSA restaurant  dengan Gaya Ceramic (Garden Grazing with an Eye on the Plate). MOKSA sendiri terkenal sebagai salah satu restaurant di Ubud yang mengusung konsep makanan sehat dan raw food, bahkan MOKSA memiliki perkebunan organik sendiri. Sehingga sajian yang dihadirkan benar-benar segar dari alam keatas piring saji anda. Kolaborasi apik ini akan menyelipkan percakapan ringan mengenai hubungan antar makanan dengan wadah sajinya, dalam balutan kreativitas ala Gaya Ceramic yang ternama. 

Tak hanya MOKSA, UFF juga akan mengajak anda para pencinta gaya hidup sehat untuk menelusuri perkebunan aquaponic dan tanaman obat herbal dari TAKSU restaurant sembari menikmati sarapan pagi (Rise, Shine and Raw – Taksu Breakfast and Garden Tour). Disini para peserta juga bisa menyaksikan langsung aksi Chef Arif Springs dalam menyiapkan hidangan raw foodnya yang segar dan nikmat. 

The Garden Community


Warna warni alami menjadi daya tarik tersediri dari hidangan raw food
Belum cukup sampai disitu untuk menyampaikan informasi lebih mendalam mengenai tren makanan sehat yang penuh nutrisi, UFF juga mengadakan event Think, Talk, Taste | Aksi Penuh Nutrisi. Event ini akan mengemukakan  informasi bahwa setiap orang bisa mendapatkan nutrisi yang baik. Dalam sesi ini UFF akan menjajaki cara-cara memasukan tren makanan modern ke dalam masakan Indonesia sehari-hari, untuk memfokuskan pada pola makan sehat yang berbasiskan tumbuhan. Jadi di sesi ini kita bisa belajar tentang bagaimana mengkombinasikan tren makanan sehat dan modern kedalam sajian asli Indonesia. 

Membahas tentang makanan sehat rasanya kurang lengkap jika kita tidak menyinggung soal minumannya juga. Menyadari akan hal tersebut maka UFF akan membawa kita menyelami tentang kekayaan herbal Indonesia yang diolah menjadi aneka minuman sehat bermanfaat yang kita kenal dengan sebutan Jamu. Mari menulusuri kekayaan dan kekuatan superjuice ala Indonesia dalam event Kitchen Stage | Indonesia’s Superjuice yang akan berlangsung di Indus restaurant. 

Jamu - Indonesi's Super Juice


Membuktikan pernyataan bahwa makanan sehat tetap bisa disajikan dengan cantik dan nikmat, maka melalui Ubud Food Festival kita akan berkenalan dengan sosok pioneer gerakan living food; Diana Von Cranach dari UK. Diana sendiri telah menetap di Bali selama lebih dari 20 tahun dan mengukuhkan gerakan living foodnya dengan meresmikan restaurantnya sendiri yang diberi nama The Herb Library. Disini kita akan menyaksikan bagaimana rempah dan sayuran bisa menjadi primadona dari hidangan-hidangan yang menawan dan menggugah selera. (Herbs & Friends – The Herb Library Long-Table Lunch)

Diana Von Cranach

Masih banyak lagi acara-acara spesial dan event-event gratis yang akan dihadirkan Ubud Food Festival nanti. Mari puaskan rasa ingin tahu dan kecintaan kita tentang kuliner dan hidangan sehat melalui festival kuliner terbesar di Bali. Ubud Food Festival merupakan project tahunan yang diselenggarakan oleh Yayasan Mudra Swari Saraswati. Acara ini akan berlangsung pada tanggal 27 sampai 29 Mei 2016 di berbagi spot menarik di Ubud seperti Bisma Eight, Casa Luna, Amandari, MOKSA, Uma Cucina, Warwick Ibah, dan banyak lainnya. 

Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal acara dan pembelian tiket silahkan kunjungi website resmi Ubud Food Festival di www.ubudfoodfestival.com, sampai jumpa di kemeriahan Ubud Food Festival 2016. 


Note:
Keseluruhan photo dalam artikel ini merupakan courtesy dari Ubud Food Festival


www. ubudfoodfestival.com




Baca selengkapnya

Selasa, 10 Mei 2016

Pandan Roll with Cream Cheese Filling ( bolu gulung pandan isi cream cheese)




Pandan Roll with Cream Cheese Filling  ( bolu gulung pandan isi cream cheese)

Bolu gulung merupakan salah satu varian cake yang selama ini menjadi PR berat bagi saya. Alasannya cuman satu, sekian kali bikin dan sekian kali gagal cukup membuat saya males untuk mencoba lagi. Terakhir kali saya nyoba bikin bolu gulung kalau tidak salah ingat sekitar 3 atau 4 tahun yang lalu dan setelah gagal berulang-ulang sayapun enggan mencoba lagi. 

Jadi selama ini saya hanya bikin cake yang tidak ada versi gulung menggulungnya. Tapi entah kenapa kemarin liat postingan teman yang bikin bolu gulung, kok saya jadi pengen nyoba bikin lagi. Mumpung masih ada sisa hari libur, jadilah saya nekat eksekusi 1 resep sederhana dulu. Resepnya pakai resep mba @dabeldi_kitchen. Karena oven saya ukurannya unyu alias kecil, jadi satu resep ini saya bagi jadi 2 adonan dalam loyang ukuran 20 x 20 cm. 

Pandan Roll with Cream Cheese Filling  ( bolu gulung pandan isi cream cheese)

Hasilnya lumayan, walopun belum secakep bolu gulung yang dijual-jual tapi percobaan kali ini paling tidak bolgunya nggak patah. Berhasil gulung tanpa patah aja sudah bikin saya seneng banget, tapi bukan berarti saya ketagihan loh bikin bolgul. Hihihi walaupun suka naksir ketika melihat bolu gulung dengan aneka motif mulai dari tiger roll sampai bolu gulung batik. Tapi sepertinya ilmu saya belum nyampe disana, sementara kita cukupkan dulu sampai di edisi menggulung tanpa patah ya hehe. 

Yuk yang mau nyoba berikut ini saya tuliskan kembali resepnya.


Pandan Roll with Cream Cheese Filling  ( bolu gulung pandan isi cream cheese)

 
Pandan Roll with Cream Cheese Filling 
resep dari instagram @dabeldi_kitchen dgn sedikit modifikasi

Bahan :
  • 4 butir telur
  • 100 gr gula pasir
  • 1/2 sdt sp
  • 100 gr tepung terigu
  • 3 sdm margarin cair
  • Pasta pandan secukupnya
  • Pasta black forest secukupnya ( saya nggak pakai)

Bahan isian :
  • Buttercream, Keju, Meises
  • (Saya pakai cream cheese + gula halus + sedikit air jeruk nipis di mixer jadi satu)

Cara membuat :
  1. Panaskan oven, 200 derajat,, Kocok telur,gula,sp dan tepung sampai berjejak, matikan mikser
  2. Masukkan margarin cair ke dalam adonan sambil diaduk balik sampai rata
  3. Ambil 2 sdm adonan, beri pasta blackforest, masukkan ke piping bag
  4. Sisa adonan beri pasta pandan.
  5. Oles loyang bolu gulung dgn margarin dan alasin dgn kertas roti, tuang sebagian adonan pandan kurang lebih 1/2 loyang tingginya, beri motif atasnya dgn adonan coklat.
  6. Oven dgn api atas bawah sampai bewarna hampir kecoklatan, kurang lebih 15 menit tergantung oven masing2
  7. Angkat, balik cake diatas kertas roti, gulung selagi panas. Setelah dingin lepas gulungannya, oles dgn buttercream dan tabur keju parut/meises, gulung kembali.
  8. Siap disajikan
Baca selengkapnya

Senin, 09 Mei 2016

Strawberry Cream Cheese Bread

Strawberry Cream Cheese Bread
Strawberry Cream Cheese Bread

Hai.. hai foodies gimana nih hasil liburan panjangnya ? semoga liburan kemarin bisa memberikan semangat dan energi yang baru ya. Ngomong-ngomong soal liburan, minggu lalu saya sempat jalan-jalan ke kawasan Bedugul botanical garden dan seperti biasa kalau kesana pulangnya pasti bakal bawa oleh-oleh strawberry yang banyak. 

Kebiasaan saya selalu sengaja beli strawberry dalam jumlah banyak karena harga strawberry disana jauh lebih murah dari harga di supermarket. Setelah dibeli baru deh mulai bingung itu strawberry mau di olah jadi apa, nggak mungkin kan kalau tiap hari di juice atau dijadiin smoothie doang. 

 Strawberry Cream Cheese Bread

Pas lagi bingung-bingungnya nyari ide buat memanfaatkan stock strawberry, eh tiba-tiba mba Eliza Setiawan posting cake strawberry di instagram. Langsung deh nggak bisa mengalihkan perhatian dan pengen bikin juga. Sudah mulai grasa grusu di dapur tau-tau saya nggak punya stock minyak sama sekali. Padahal di resep ada penggunaan minyak untuk membuat adonan tetap lembut dan moist. Kalau minyaknya diganti dengan margarin cair hasilnya pasti bakal berbeda di texture, jadi mau nggak mau saya harus nyari resep lain. 

Strawberry Cream Cheese Bread

Browsieng sana sini akhirnya saya ketemu satu resep yang keliatannya cocok, resepnya dari wee-eats.com. Kalau dilihat dari foto-foto dan texturenya kayaknya resep yang satu ini pantas dicoba dan kebetulan juga masih ada stock sebagian cream cheese sisa bikin cinnamon roll kemarin. 
Setelah semua bahan-bahan yang dibutuhkan lengkap, saya langsung eksekusi strawberry cream cheese bread ini. 

Proses pembuatannya nggak susah, ngocoknya juga nggak begitu lama hanya sampai adonan mengembang tidak perlu sampai kental berjejak. Untuk mempercepat proses pengocokan, sellau gunakan gula dengan butiran yang halus. Nah karena di dalam kue ini kita menggunakan buah strawberry segar yang notabene massanya lebih berat jadi suapaya buahnya tidak mengumpul dibawah dan tenggelam ke dasar loyang. Pastikan untuk mengelap kering buah dan dibalur dengan tepung terigu terlebih dahulu sebelum dicampurkan kedalam adonan. 

Strawberry Cream Cheese Bread

Texture kue ini mirip dengan pound cake hanya saja sedikit lebih lembut dan beremah. Rasa manisnya pas dengan sensasi rasa strawberry yang asem-asem segar. Menurut saya cake ini cocok banget disajikan sebagai menu sarapan atau teman minum teh sembari bersantai. 

Berikut ini saya tuliskan resep yang sudah saya terjemahkan kedalam bahasa Indonesia. 

Strawberry Cream Cheese Bread


Resep Strawberry Cream Cheese Bread 

 Bahan-Bahan :
  • 1/2 cup mentega, suhu ruangan
  • 1 cup gula castor
  • 100 gram cream cheese
  • 2 butir telur, suhu ruangan
  • 1 sdt vanilla
  • 2 cup terigu
  • 2 sdt baking powder
  • 1/2 sdt baking soda
  • 1/2 sdt garam
  • 1/2 cup buttermilk ( atau campurkan susu cair dengan perasan jeruk nipis)
  • 1 1/2 cup buah strawberry dicincang (tiriskan atau lap dengan tissue supaya kering)

Cara Membuat :
  1. Tiriskan buah strawberry yang sudah dipotong agar airnya hilangh atau letakkan diatas kain atau tissue bersih kemudian balur dengan tepung terigu . Siapkan loyang loaf standard olesi dengan margarine dan lapisi dengan kertas roti. Panaskan oven dengan suhu 180 derajat celcius.
  2.  Kocok mentega, gula dan cream cheese sampai lembut. Tambahkan telur satu persatu sambil terus dikocok , kemudian masukkan vanilla kocok hingga mengembang dan gula larut.
  3. Dalam wadah lain ayak tepung terigu, baking powder, baking soda dan garam.
  4. Campurkan tepung kedalam adonan telur yang sudah dikocok, aduk asal tercampur saja. Tambhakan buttermil dan aduk lagi ( jangan overmix). Masukkan buah strawberry yang sudah di balur terigu, aduk asal tercampur. sisakan sedikit untuk bagian atas cake.
  5. Tuangkan adonan dalam loyang loaf kemudian taruh sisa strawberry di permukaan adonan.
  6. Panggang dengan suhu 180 derajat celcius selama 50 atau 60 menit, lakukan test tusuk untuk mengetahui cake sudah matang atau belum.
  7. Setelah matang matikan oven, keluarkan cake dari oven dan lepaskan dari loyang. Biarkan cake mencapai suhu ruangan sebelum dipotong-potong.
  8. Selamat menikmati




Baca selengkapnya

Kamis, 05 Mei 2016

Monkey bread ( Cinnamon Pull Apart Bread)

Monkey bread ( Cinnamon Pull Apart Bread)
Monkey bread ( Cinnamon Pull Apart Bread)
Apa yang pertama kali terbayang di pikiran foodies ketika mendengar nama "Monkey Bread" ? Roti berbentuk monyet atau pisang ? ya setidaknya begitulah yang terlintas di otak saya ketika membaca nama monkey bread untuk pertama kalinya. 

Monkey bread atau pull apart cinnamon bread merupakan adonan roti yang manis, lembut dan lengket. Dibentuk bulat-bulat kecil kemudian dicelupkan dalam mentega cair lalu digulingkan dalam campuran gula palm dan bubuk kayu manis. Yang menjadikannya semakin unik, bulatan-bulatan roti cinnamon ini di susun rapi dalam bundt pan dan dipanggang secara bersamaan. Menciptakan roti berbentuk bundt dengan aroma dan rasa kayu manis yang menggoda. untuk melengkapi penyajiannya, monkey bread biasanya disiram dengan saus caramel atau saus cream cheese seperti layaknya topping cinnamon roll. Untuk menikmati Monkey Bread, kita harus merobek sedikit demi sedikit bagian rotinya, nikmati tiap bagian roti yang lengket berbalur caramel yumm. 

Monkey bread ( Cinnamon Pull Apart Bread)
Monkey bread ( Cinnamon Pull Apart Bread)


Saya sempat browsing untuk mencari tahu darimana nama Monkey Bread ini berasal, tapi tak ada satupun sumber yang mengetahui asal-usul pastinya. Dari sekian artikel dan sumber yang saya baca, ada beberapa teori tentang asal-usul nama roti ini, ada yang bilang bahwa nama monkey bread muncul karena bentuknya yang menyerupai buah dari monkey puzzle tree. Ada juga sumber yang mengatakan bahwa bentuk roti ini menyerupai kumpulan monyet yang berkumpul jadi satu. Dari sekian banyak teori yang ada,  menurut saya teori yang agak masuk akal adalah cara menikmati roti ini yang harus dicomot atau dirobek dulu (picking) agak mirip dengan perilaku monyet ketika memilah makanan. Tapi apapun asal usul namanya, Monkey bread ini pantas untuk di coba terutama bagi foodies yang menyukai aroma dan rasa cinnamon. 

Yuk bagi yang penasaran cobain silahkan coba bikin monkey bread ini dirumah, dijamin nggak bakal nyesel. Untuk rotinya sebenarnya bisa pakai resep roti favorit masing-masing. Tapi kali ini saya nyontek resep dari mba Arni Viani Cookies dengan sedikit modifikasi pada bahan pencelup.

Sayangnya saya belum sempat foto bagian ketika rotinya di sobek karena batre kamera keburu habis, jadi maafkan foto kali ini kurang lengkap.  

Monkey bread ( Cinnamon Pull Apart Bread)
Monkey bread ( Cinnamon Pull Apart Bread)



MONKEY BREAD 
Resep : Primarasa via Viani Cookies dengan sedikit modifikasi

Bahan-bahan:
  • 11 gr ragi instan
  • 550 gr tepung terigu protein tinggi
  • 75 gr gula pasir halus
  • 3 butir telur
  • 250 ml susu cair
  • 1 1/4 sdt garam
  • 85 gr mentega

Bahan pencelup:
  • 100gr mentega dicairkan
  • 200 gr gula palm
  • 2 sdm bubuk kayu manis

Bahan olesan :
  • Susu cair secukupnya

 Bahan Frosting:
  • 150 gram cream cheese
  • 1 sdm gula bubuk 
  • 2 sdm susu cair  ( aduk semua bahan jadi satu sampai tercampur dan halus)

Cara Membuat: 
  1. Campur semua bahan roti kecuali garam dan mentega. Aduk dengan tangan sampai kalis elastis. Atau bisa juga dengan mixer.
  2. Setelah adonan kalis taruh dalam mangkuk tutup dengan plastik / serbet. Diamkan selama 1jam sampai mengembang.
  3. Siapkan loyang chiffon diameter 22cm tinggi 15cm (saya pakai loyang bundt cake). Olesi seluruh permukaan loyang dengan mentega yang tebal, sisihkan.
  4.  Kempiskan adonan roti dengan cara di uleni sebentar, fungsinya untuk meratakan udara dalam adonan. Tutup lagi dan istirahatkan 10 menit.
  5. Potong dan timbang adonan @30gr, bentuk bulat adonan. Celup ke dalam mentega cair, gulingkan ke dalam campuran gula palm dan kayu manis bubuk
  6. Susun adonan yang sudah di celup ke dalam loyang . 
  7. Tutup loyang dengan plastik atau serbet, biarkan adonan kembali mengembang selama 1 jam. Oles permukaaan roti dengan susu cair.
  8.  Panaskan oven 200 derajat. panggan roti selama 10 menit, kemudian turunkan suhunya jadi 170 derajat, panggang roti sampai matang kecoklatan.
  9. Keluarkan roti dari oven segera oles permukaan nya dengan mentega.Biarkan roti tetap di loyang selama 10 menit baru lepaskan dengan bantuan pisau.
  10. Siram permukaan roti dengan cream cheese frosting, siap disajikan 




Baca selengkapnya

Rabu, 04 Mei 2016

Pad Thai ( Kwetiau Goreng ala Thailand)

resep Pad Thai ( Kwetiau Goreng ala Thailand)
Pad Thai ( Kwetiau Goreng ala Thailand)

Pad Thai merupakan salah satu hidangan khas Thailand yang biasa dijajakan sebagai jajanan kaki lima. Pada dasarnya Pad Thai sangat mirip dengan kwetiau goreng yang ada di Indonesia namun cita rasanya agk sedikit berbeda. Kwetiau yang kita kenal biasanya memiliki citarasa yang asin dan gurih sementara Pad Thai lebih menonjolkan rasa asam dan manis. 

Pad Thai dibuat dari mie beras atau kwetiauw yang direbus kemudian ditumis bersama dengan bumbu-bumbu seperti bawang merah, bawang putih, kecap ikan , asam jawa, cabai merah dan gula.  Sebagai pelengkap bisa ditambahkan sayuran seperti tauge, daun bawang dan corriander serta aneka seafood seperti udang, cumi atau bakso ikan. 

resep Pad Thai ( Kwetiau Goreng ala Thailand)


Penyajian Pad Thai tergolong cukup unik karena disetiap penyajiannya selalu dilengkapi dengan taburan kacang tanah dan irisan jeruk nipis. Membuat rasa Pad Thai ini makin enak dan segar. 

Kali ini saya mencoba membuat Pada Thai karena kebetulan punya stok Kwetiau. Padahal awalnya kwetiau ini masu saya bikin kwetiu goreng biasa untuk nemenin makan acar cabai hijau yang kemarin saya buat. Eh liat resep Pad Thai dari blognya mba Vania, langsung berubah pikiran jadi bikin Pad Thai deh. Tapi nggak nyesel lah rasanya enak, cuman saya tambahkan sedikit kecap asin dan cabai potong karena saya doyan yg agak asin dan pedes. 

Yuk yang mau nyoba saya tuliskan kembali resepnya disini, silahkan koreksi rasa dan sesuaikan dengan selear masing-masing ya :)

Pad Thai ( Kwetiau Goreng ala Thailand)
Pad Thai ( Kwetiau Goreng ala Thailand)

resep Pad Thai ( Kwetiau Goreng ala Thailand)
Pad Thai ( Kwetiau Goreng ala Thailand)


RESEP PAD THAI 
Resep dari V-Recipes dgn sedikit modifikasi



Bahan-Bahan :
  • 4 sdm minyak goreng 
  • 2 sdm bawang merah cincang 
  • 1 sdm bawang putih cincang 
  • 100 gram mix seafood ( saya pakai udang dan bakso ikan)
  • 2 butir telur 
  • 250 gram kwetiau yang sudah direbus dan ditiriskan 
  • 1 cup tauge 
  • 20 batang kucai ( saya nggak pakai)
  • 1 buah jeruk nipis 
  • 2 sdm kacang tanah cincang, cabai cincang, dan gula pasir untuk penyajian
  • daun ketumbar secukupnya


Bahan Saus :
  • 2 sdm kecap ikan 
  • 2 sdt rice vinegar 
  • 2 sdt pasta asam jawa ( saya cairkan 1 sdt asam dengan 2 sdt air, saring)
  • 2 sdm gula pasir 

Car Membuat :
  1. Campur seluruh bahan saus hingga tercampur rata, sisihkan 
  2. Panaskan wajan dengan minyak kemudian tumis bawang merah dan bawang putih hingga layu dan harum. Masukkan udang dan bakso ikan aduk-aduk, kemudian tuangkan campuran bahan saus tadi, aduk lagi. 
  3. Masukkan telur, aduk-aduk hingga telur jadi orak arik, lalu masukkan kwetiauw, tauge dan dan kucai. 
  4. Masak sambil diaduk rata hingga keseluruhan kwetiau tercampur dengan bumbu serta udangnya matang. Tambahkan sedikit air jika mienya terasa sulit terurai. Test rasa sesuaikan dengan selera 
  5. Sajikan dengan irisan jeruk nipis, kacang tanah cincang, cabai cincang dan taburan daun ketumbar  
  6. Selamat menikmati 


Untuk 2 porsi




Baca selengkapnya