Jumat, 29 April 2016

Mini Matcha Egg Tarts

Mini Matcha Egg Tarts
Mini Matcha Egg Tarts


Setelah beberapa kali pernah nyoba bikin egg tarts atau pie susu dengan rasa original, kali ini saya pengen nyoba bikin yang agak sedikit berbeda. Egg tarts tapi isiannya dicampur dengan green tea bubuk atau matcha. Sebelum bikin sudah sempet ngobrol sama mba Eliza Setiawan, kira-kira rasanya gimana ? dan mba Eliza bilang pasti rasa egg tartnya bakal ketutupan aroma dan rasa khas green tea. 

Sempet kepikiran mau membatalkan niat bikin matcha egg tart ini, tapi kok ya rasa penasarannya nggak ilang-ilang yah. Akhirnya setelah maju mundur cantik  niat bikin mini matcha egg tarts terlaksana juga. 

Prosesnya seperti biasa, bagian paling menyita waktu adalah nyetak kulitnya apalagi sambil males-males atau mood setengah gondok hhehehe. Untuk isiannya sendiri tergolong gampang dibuat, catatan supaya hasilnya enak gunakan bubuk matcha dengan kwalitas bagus. 

Nah soal rasa memang benar seperti kata mba El, rasa khas pie susunya hilang ketutup rasa greentea. Tapi bagi foodies yang kurang suka bau telur dan susu, mini matcha green tea ini bisa jadi alternative pilihan.  Yang mau nyoba berikut ini saya tulisakn resepnya.

Mini Matcha Egg Tarts


Mini Matcha Egg Tarts
Recipe by : Anncoo Journal 

Bahan-Bahan Untuk Kulit Pastry (Pie Crust)

  • 60 gram mentega suhu ruangan
  • 30 gram icing sugar, ayak
  • sejumput garam
  • 1 butir telur
  • 150 gram tepung terigu
  • 1 sdt matcha powder

Bahan-Bahan Tart Filling:
  • 200 gram fresh milk
  • 30 gram gula castor
  • 1-2 sdt matcha powder
  • 1 butir telur utuh
  • 1 butir kuning telur

Cara Membuat 



Kulit pastry :
  1. Kocok mentega bersa gula icing dan garam sampai lembut, tambahkan telur aduk rata. 
  2. Ayak terigu dan matcha powder di dalam wadah yang lebih besar, buat lubang ditengahnya. Tuang campuran mentega tadi. Aduk hingga menjadi adonan yang tercampur rata (tutupi adonan dan diamkan sekitar 20 menit).
  3. Siapkan loyang pie mini, olesi dengan margarine, cetak kulit pastry sesuai dengan ukuran loyang. lakukan hingga semua adonan habis. 
  4. Beri lubang dengan garpu pada permukaan kulit pastry agar tidak gembung saat dipanggang. 
  5. Panggan kulit pastry dalam oven dengan suhu 180 derajat celcius selam kurang lebih 10 menit.



Tart Filling:
  1. Panaskan fresh milk dengan api kecil bersama gula, aduk hingga gula larut. Tambahkan matcha powder aduk rata. Matikan api dan biarkan agak dingin sebentar
  2. Tuangkan telur dan kuning telur kedalam campuran susu sambil diaduk dengan handwisk. 
  3. Saring campuran tadi dengan saringan agar hasilnya halus.
  4. Tuang tart filling kedalam kulit pastry yang sudah dipanggang, lakukan hingga semua adonan habis. 
  5. Panggang dengan suhu 180 derajat celcius selama kurang lebih 20 menit atau sampai adonan telur set.



Baca selengkapnya

Kamis, 28 April 2016

Roti isi Baso Ayam

Resep Roti isi Baso Ayam
Roti isi Baso Ayam

Dua hari yang lalu nggak sengaja liat postingan resep isian roti bakso di blognya mba Diah Didi. Ngeliat fotonya aja langsung bikin ngiler padahal itu cuman resep isiannya doang belum sama rotinya. Tapi seperti biasa resep-resep mba Diah Didi ini memang selalu menginspirasi dan pastinya bikin ngiler berkepanjangan. 

Nah daripada tersiksa karena mupeng sama rasanya, akhirnya begitu pulang kantor saya langsung nyoba bikin isian roti bakso ayam ini. Kebetulan masih ada sisa stock daging dada ayam giling dan wortel. Proses bikinnya memang nggak begitu lama, tinggal cemplang cemplung dan bahan-bahannya mudah. Tapi kenapa hasilnya beda ya ? punya mba Diah Didi keliatan halus dan warnanya coklat banget. Padahal saya sudah menambahkan 1 sdm kecap manis extra tapi tetep aja warnanya nggak coklat-coklat. Kalau texturenya beda kemungkinan karena saya pakai daging giling.

isian Baso Ayam

Terlepas dari warna dan texturenya yang agak berbeda, rasanya udah enak  menurut saya. Tapi bagi yang mau nyoba bisa disesuaikan dengan selera masing-masing ya, tinggal adjust bumbu-bumbu di dalamnya. 

Untuk rotinya saya masih pakai resep Killer Soft Bread dari Victoria Bakes, tinggal dikurangi sedikit takaran gulanya, diberi isian lalu dibentuk bulat dan dipanggang seperti biasa. Kemarin rotinya saya bawa sebagian untuk bekal perjalanan pulang kampung, dan sampe rumah dinikmati berdua bareng bapak... kata bapak "Rotinya Bergizi" hihihihi.

Baca selengkapnya

Senin, 25 April 2016

Sugar & Cinnamon Doughnut (Killer Soft Bread Recipe)

Sugar & Cinnamon Doughnut (Killer Soft Bread Recipe)
Sugar & Cinnamon Doughnut (Killer Soft Bread Recipe)

Masih tetep edisi kesemsem sama resep roti killer soft breadnya Victoria Bakes. Setelah dibikin roti manis dan burger bun, kemarin saya nyoba modif rotinya jadi doughnut (donut yang nggak ada bolongnya). Ternyata memang bener satu resep ini bisa dimodifikasi jadi berbagai resep dengan hasil yang tetap empuk dan mengembang sempurna. 

Berhubung Pak suami nggak doyan doughnut dengan topping macem-macem jadi kemarin saya bikin yang simple aja. Doughnut dengan taburan gula dan bubuk kayu manis. Biarpun sederhana tapi texturenya yang empuk bisa bikin ketagihan juga loh. Buktinya 20 buah donut ini bisa habis cuman dalem sehari, kebetulan juga kemarin ada mertua dan ponakan-ponakannya dateng kerumah jadi doughnutnya laris manis deh. 

Sugar & Cinnamon Doughnut (Killer Soft Bread Recipe)
Sugar & Cinnamon Doughnut (Killer Soft Bread Recipe)


Pada dasarnya tidak ada yang saya rubah dari resep asli  killer soft bread ini, hanya saja saya menambahkan sedikit lagi takaran gula dan susu bubuknya. Tujuannya supaya adonan doughnutnya sedikit lebih manis dibanding adonan roti biasa. 

Proses fermentasinya juga cuman sekali saja, dan  saya juga tidak punya alat khusus untuk membentuk dan memotong adonan. Agar bentukya bulat dan ukurannya rata saya hanya memakai bibir gelas sebagai mold. Jadi ketikan adonan sudah dipipihkan saya menggunakan bibir gelas yang ditekan keatas adonan sampai adonannya terpotong. Begitu seterusnya hingga semua bagian adonan habis, bersihkan sisa potongan dan biarkan adonan mengembang. Sisa potongan adonan bisa dibentuk dan dipipihkan lagi lalu dipotong kembali dengan bibir gelas hingga tidak ada adonan yang tersisa. 

Untuk minyaknya, usahakan menggunakan minyak padat atau minyak goreng yang dicampur mentega putih, agar hasil gorengan doughnut tidak begitu berminyak. Tiriskan doughnut yang sudah matang diatas kertas minyak atau tissue makan. 

Sugar & Cinnamon Doughnut (Killer Soft Bread Recipe)
Sugar & Cinnamon Doughnut (Killer Soft Bread Recipe)

Sugar & Cinnamon Doughnut (Killer Soft Bread Recipe)
Sugar & Cinnamon Doughnut (Killer Soft Bread Recipe)

Sugar & Cinnamon Doughnut 
(Killer Soft Bread Recipe)  
by Victoria Bakes


Bahan-Bahan :

  • 260 gr tepung terigu protein tinggi 
  • 30 gr gula pasir  (saya pakai 50 gram)
  • 3 gr ragi instan 
  • 1 butir telur yang ditambah susu cair hingga berat 160-180 gr(saya pakai 190 gram)
  • 30 gr butter / margarin 
  • sejumput garam 
  • 1 sdm susu bubuk 


Bahan Lainnya :
  • Minyak padat / mentega putih + minyak goreng untuk menggoreng 
  • Gula donut 
  • Bubuk Kayu manis
  

Cara Membuat : 

  1. Campurkan tepung terigu, gula pasir, susu bubuk dan ragi instan hingga tercampur rata.
  2. Masukkan campuran telur dan susu, uleni hingga kalis kemudian tambahkan butter dan garam. Uleni kembali hingga kalis dan elastis. 
  3. Bagi adonan menjadi dua bagian, pipihkan diatas meja kerja yg ditaburi tepung . Gilas ringan supaya permukaannya rata. Gunakan bibir gelas atau ring cutter untuk memotong adonan. 
  4. Lanjutkan memotong hingga semua adonan habis, sisihkan sisa potongan. Gilas lagi adonan yang tersisa, lalu potong seperti step sebelumnya
  5. Letakkan adonan yang telah dipotong diatas loyang yg ditaburi tepung agar tidak lengket. beri jarak anatara satu adonan dan adonan lain karena nanti akan mengembang.
  6. Fermentasikan sebentar sampai adonan mengembang. 
  7. Panaskan minyak , goreng doughnut dengan api kecil hingga sedang
  8. Goreng sambil di bolak-balik supaya warnanya merata. Setelah kuning keemasan, angkat doughnut dan tiriskan diatas kertas minyak atau tissue
  9. Goreng hingga semua adonan habis
  10. Campur gula donut dan bubuk kayu manis, taburkan diatas doughnut yang sudah digoreng. 
  11. Sugar and Cinnamon doughnut siap disajikan :)






Baca selengkapnya

Jumat, 22 April 2016

Singapore Culinary Trip with Panasonic Cooking Part 1

Singapore Culinary Trip with Panasonic Cooking
Singapore Culinary Trip with Panasonic Cooking

Yuhuu... setelah tertunda selama sebulan akhirnya saya bisa posting tulisan ini. Belakang ini mood nulis lagi kacau balau, entah karena efek keenakan jalan-jalan atau emang dasar orangnya males hehhe. 

Pada postingan kali ini saya ingin berbagi cerita tentang kegiatan dan keseruan acara wisata kuliner ke Singapura bareng Panasonic Cooking. Sesuai dengan postingan saya sebelumnya, perjalanan wisata kuliner ini merupakan hadiah utama dari Panasonic Cooking untuk 3 orang pemenang Panasonic Cooking Competition 2016 yang diadakan di Mall Kelapa Gading pada bulan Januari lalu. 

Dari Lomba ini akhirnya terpilih 3 orang pemenang yaitu saya, Variando Wahyu (juara 2)  dan Dedy Oktavianus Pardede (juara 3). Namun sayang saat perjalanan kemarin Variando Wahyu atau Ando tidak bisa bergabung bersama kami karena sedang mengikuti training dari kampusnya di sebuah hotel di Penang. Padahal harusnya makin seru kalo si Ando ikut.
Baca selengkapnya

Kamis, 21 April 2016

Pudding Cake Moka Durian

Pudding Cake Moka Durian #‎KreasiResepDurian ‬#Nutrijell #ManiakDurian
Pudding Cake Moka Durian 

Durian atau Duren merupakan salah satu  jenis buah tropis yang persebarannya meliputi wilayah Indonesian dan Malaysia. Jika sudah musim seperti sekarang, maka penjual buah duren bakal bertebaran disepanjang jalan dan sangat mudah ditemukan. Harganya akan bervariasi mulai dari 20 ribuan sampai ratusan ribu, tergantung pada ukuran dan varietasnya.
Baca selengkapnya

Rabu, 20 April 2016

Burger Bun - Resep Killer Soft Bread

Burger Bun - Resep Killer Soft Bread
Burger Bun - Resep Killer Soft Bread
Masih belum bisa move on dari resep roti super empuk si killer soft bread ala victoria bakes. Setelah percobaan pertama dijadikan roti manis dengan isian keju dan coklat, maka kemarin saya nyoba bikin burger bun dengan resep yang sama. Hasilnya burger bun yang super simple tapi lembut dan mengembang sempurna.

Untuk satu resep saya mendapatkan 10 buah burger bun dengan ukuran sedang.  Tinggal diisi isian sesuai selera, siap deh buat temen sarapan praktis :)


Burger Bun - Resep Killer Soft Bread
Burger Bun - Resep Killer Soft Bread



BURGER BUN - KILLER SOFT BREAD 
by Victoria Bakes

Bahan-Bahan :


  • 260 gr tepung terigu protein tinggi 
  • 30 gr gula pasir 
  • 3 gr ragi instan 
  • 1 butir telur yang ditambah susu cair hingga berat 160-180 gr
  • 30 gr butter / margarin 
  • sejumput garam
 
Olesan : 

  • 1 butir telur 
  • 3 sdm susu cair 

Taburan:
  • Biji wijen secukupnya

 
Cara Membuat : 

  1. Campurkan tepung terigu, gula pasir dan ragi instan hingga tercampur rata.
  2. Masukkan campuran telur dan susu, uleni hingga kalis kemudian tambahkan butter dan garam. Uleni kembali hingga kalis dan elastis.
  3. Bagi adonan menjadi 10 bagian atau sesuaikan dengan ukuran bun yang diinginkan, diamkan selama 10 menit.
  4. Tata adonan di loyang yang sudah dioles tipis margarin / minyak sayur dan diamkan hingga mengembang 2x lipat.
  5. Oles dengan bahan olesan dan taburi dengan biji wijen, panggang dengan suhu 170'C selama kurang lebih 30-40 menit.
  6. Keluarkan dari oven, Sajikan dengan isian burger favorit masing-masing . 
Burger Bun - Resep Killer Soft Bread
Burger Bun - Resep Killer Soft Bread
Baca selengkapnya

Senin, 18 April 2016

Ddeokbukki / Tteokbokki ( Korean Spicy Rice Cake )

Ddeokbukki / Tteokbokki ( Korean Spicy Rice Cake )
Ddeokbukki / Tteokbokki ( Korean Spicy Rice Cake )
Yuhu Foodies  ini dia resep si cemilan Korea nan populer, tteokbokki. Rasanya yang kenyal, asem manis pedes pasti bikin ketagihan dan makan sepiring nggak bakalan cukup :)

Ddeokbukki / Tteokbokki ( Korean Spicy Rice Cake )
Ddeokbukki / Tteokbokki ( Korean Spicy Rice Cake )

Ddeokbukki / Tteokbokki ( Korean Spicy Rice Cake )
Ddeokbukki / Tteokbokki ( Korean Spicy Rice Cake )

Ddeokbukki / Tteokbokki ( Korean Spicy Rice Cake )
Ddeokbukki / Tteokbokki ( Korean Spicy Rice Cake )

Ddeokbukki / Tteokbokki ( Korean Spicy Rice Cake )
Ddeokbukki / Tteokbokki ( Korean Spicy Rice Cake )


Ddeokbukki / Tteokbokki ( Korean Spicy Rice Cake )
recipe by Ayu Diah Respatih 


Bahan-Bahan:
  • 1/2 bagian garaetteok dr resep tteok sebelumnya
  • 2 cups air
  • 3-4 buah teri kering ukuran besar, buang kepalanya (saya pakai kaldu ikan ala jepang )
  • 6 x 8 inch kelp (saya skip)
  • 2 sdm gochujang resepnya bisa dilihat disini
  • 1/2 sdm gochugaru -cabe bubuk Korea- bisa disubstitusi dgn cabe bubuk lokal (hati hati menambahkan jumlahnya nanti kepedesan)
  • 1/2 sdm gula
  • 2 batang daun bawang, potong potong1 sdt kecap asin
  • biji wijen secukupnya (additional)
  • 1 sdt minyak wijen .
.
]Cara Membuat:
  1. Rebus air dan teri serta kelp (jika pakai) selama 15 menit dengan api kecil, angkat teri dan kelp nya. Masukan garaetteok/tteok, rebus hingga empuk. 
  2. Masukan campuran gochujang, cabe bubuk, gula, kecap asin dan minyak wijen. Aduk rata. 
  3. Masukan daun bawang dan biji wijen. Masak hingga mengental dan terlihat merah mengkilat. Sajikan hangat.



Baca selengkapnya

Garaetteok / Tteok ( Korean Rice Cake )

Garaetteok / Tteok ( Korean Rice Cake )
Garaetteok / Tteok ( Korean Rice Cake )


Setelah membuat gochujang atau pasta cabai ala korea, postingan hari ini  akan saya lanjutkan dengan resep membuat kue beras ala Korea yang dikenal dengan sebutan garaetteok atau tteok. 

Garaetteok / Tteok merupakan bahan utama lainnya untuk membuat camilan khas Korea Tteokkboki. Tteok sendiri terdiri dari berbagai jenis, ada yg dibuat dari tepung ketan maupun tepung beras, tergantung dari penggunaannya.


Garaetteok / Tteok ( Korean Rice Cake )
Garaetteok / Tteok ( Korean Rice Cake )

Garaetteok / Tteok ( Korean Rice Cake )
Garaetteok / Tteok ( Korean Rice Cake )


Tteok yang digunakan sebagai bahan tteokbokki sendiri terbuat dari tepung beras.  Tepung beras sebagai bahan utama dicampur air panas  kemudian dikukus dan dihaluskan dengan cara ditumbuk sampai kenyal. Dilanjutkan dengan proses pembentukan menjadi silinder-silinder kecil dan memanjang dengan diameter kurang lebih 1 cm. 

Texture tteok setelah matang sedikit lembut dan kenyal kalau di indonesia hampir mirip dengan cilok. Masih dengan resepnya mba Ayu hari ini saya bikin tteok yang nantinya akan saya olah menjadi tteokkboki.


Garaetteok / Tteok ( Korean Rice Cake )
Garaetteok / Tteok ( Korean Rice Cake )


Garaetteok / Tteok ( Korean Rice Cake )
Recipe by Ayu Diah Respatih 
.
Bahan-Bahan:.
  • 2 cup tepung beras
  • 1 cup air mendidih (sy tambah beberapa sdm )
  • 1/2 sdt garam
  • 1/2 sdt minyak wijen

Cara Membuat:

  1. Panaskan kukusan. 
  2. Siapkan tepung beras di dalam wadah campur dengan garam, tuangi dengan air panas, aduk rata. 
  3. Masukkan di dalam kukusan atau wadah tahan panas yang dialasi kertas baking, silpat atau aluminium foil.
  4. Kukus selama 25 menit (tutup dandangnya dibungkus serbet).
    Keluarkan dari kukusan.
  5. Tumbuk hingga lembut ( bisa di tumbuk dengan ulekan, saya sendiri pakai mixer dengan hook seperti bikin roti)
  6. Jika adonan terlalu keras, bisa tambahkan air mendidih sedikit demi sedikit sambil terus ditumbuk sampai lembut dan menyatu.
  7. Alasi talenan dengan minyak wijen, bentuk adonan bulat memanjang diameter kira kira 1 cm. lakukan hingga adonan habis.
  8. Potong potong. 
  9. Siap digunakan untuk membuat tteokbokki/ ddeokbukki. 
  10. Simpan di dalam freezer di wadah tertutup apabila tdk langsung digunakan.



Baca selengkapnya

Gochujang (Pasta Cabai ala Korea)

Gochujang (Pasta Cabai ala Korea)
Gochujang (Pasta Cabai ala Korea)

Bagi Foodies yang ngaku doyan serial Drama Korea pastinya sudah tidak asing lagi dengan hidangan Tteokbokki . Biasanya cemilan dengan texture kenyal dan saos merah menggoda ini kerap kali muncul di beberapa adegan drakor populer. Saking seringnya muncul sampai-sampai si cemilan ikutan populer sepopuler drama seriesnya .

Tteokbokki merupakan salah satu jajanan kaki lima atau street food yang populer di Korea, terbuat dari tteokk atau kue beras yang dimasak dalam saos berbahan gochujang. Nah pada postingan hari ini saya akan sharing resep membuat tteokbokki homemade. Namun sebelum membuat tteokbokki saya akan membuat gochujang atau pasta cabai ala Korea terlebih dahulu. 

Sebernarnya pasta cabai ini banyak dijual di supermarket besar, namun sayangnya saya belum pernah menemukan gochujang dijual  di supermarket yg saya kunjungi disini. Sempat juga kepikiran untuk beli secara online, tapi ternyata ongkos kirimnya jauh lebih mahal dari pada harga gochujang-nya sendiri. 

Niat saya untuk membuat tteokbokki pun sempat tertunda beberapa lama karena belum menemukan gochujang. Sampai beberapa hari lalu mba Ayu Momylicious memposting resep gochujang hingga tteokbokki, melihat postingan mba Ayu yang super menggiurkan akhirnya saya nyontek resepnya dan ikutan bikin. Terimakasi  sharing resepnya ya mba :) kiss kiss.

Gochujang pada dasarnya merupakan perpaduan tepung ketan dan bubuk cabai yang dicampur dengan beberapa bahan lain, kemudian difermentasikan untuk memaksimalkan rasanya. Konon semakin lama proses fermentasi, rasa gochujang akan jadi semakin enak. Nah kemarin saya sudah memfermentasikan gochujang yang saya buat selama 4 hari dan hasilnya seperti yang nampak di foto-foto ini. 

Untuk foodies yang  mau nyoba bikin sendiri, berikut ini saya tuliskan kembali resep gochujang yang super simple dan mudah dibuat. 

Gochujang (Pasta Cabai ala Korea)
Gochujang (Pasta Cabai ala Korea)



Gochujang (Pasta Cabai ala Korea)
Resep by Ayu Diah Respatih


Bahan-Bahan:
  • 3 sdm tepung ketan
  • 4 sdm cabai bubuk*
  • 5-6 sdm kecap asin 1,5 sdm gula pasir
  • 2 sdm cuka
  • 4 sdm air matang, atau hingga dicapai kekentalan yang mirip spt gochujang asli. Kira kira aja.
  • 5 siung bawang merah (parut halus)


Cara Membuat:
  1. Campurkan ketan dengan cabai bubuk , aduk rata, tambahkan sisa bahan lain. Aduk terus hingga terbentuk pasta. 
  2. Simpan di wadah kedap udara di suhu ruang untuk difermentasikan. Konon semakin lama semakin enak. 


Note :
*Untuk cabai bubuk bisa menggunakan cabai bubuk korea atau cabai lokal.
Jika menggunakan cabai bubuk korea konon warnanya kaan jauh lebih merah ngejreng, sementara jika menggunakan cabai lokal warnanya tidak secerah cabai korea tapi rasanya lebih mantap. 


Gochujang (Pasta Cabai ala Korea)
Gochujang (Pasta Cabai ala Korea)

Baca selengkapnya

Kamis, 14 April 2016

Bolu Moka Jadul

bolu lembut ekonomis
Bolu Moka Jadul
 
Diantara sekian banyak resep bolu yang pernah saya coba, mungkin resep ini adalah  resep paling sederhana tapi mampu membuat saya jatuh hati. Dari dulu sudah banyak sekali resep bolu yang pernah saya pakai tapi kebanyakan texturenya mirip cake yang lembut banget atau spongy sekali dan rata-rata menggunakan telur yang lumayan banyak . 

Nah bulan lalu saya dapat contekan resep dari mba Duwee Oddy, resepnya sederhana sekali bahkan takarannya bisa dengan mudah diingat tapi hasilnya bener-bener bikin saya ketagihan. Texturenya agak sedikit padat tapi lembut banget, bisa dikreasikan menjadi aneka rasa hanya dengan menambahkan pasta yang berbeda. Kalau kata saya ini bolu mirip bolu-bolu jadul yang suka saya makan waktu kecil dulu. 

bolu lembut ekonomis
Bolu Moka Jadul

Texturenya membangkitkan nostalgia tersendiri, disajikan sebagai bolu biasa atau ditambah topping hasilnya sama-sama enak. Satu lagi resep ini lumayan anti gagal, tahap hati-hatinya hanya pada saat mencampur margarine cair dengan adonan yang kental. Biasanya kalo salah mencampur dan campurannya tidak rata, adonan cair akan turun ke bawah dan menyebabkan bolunya bantat. Kalau soal ini saya sudah punya trik untuk mengatasinya yaitu dengan metode pancingan. Metode ini dilakukan dengan mengambil beberapa sendok adonan kental lalu dicampur dengan margarin atau adonan cair. Setelah tercampur rata baru kemudian dituang kedalam sisa adonan kental, dan dia aduk balik. Hasilnya campurannya akan homogen dan resiko bantat atau tidak tercampur rata akan berkurang. 

Bolu Moka Jadul
Dalam beberapa minggu ini saya sudah membuat bolu ini kurang lebih 6 kali. Mulai dari rasa pandan dengan topping keju dan almond sampai dibuat mirip cake jadul dengan rasa moka dan taburan meises. Tapi sayangnya saya jarang punya persediaan buttercream jadi untuk melapisi bolu mokanya saya pakai chocolate spread baru ditaburi meises. Bolunya enak disajikan untuk temen ngeteh atau ngopi. 

Makasi ya mba Duwee sudah berbagi resep, oh ya untuk yang mau liat resep-resep mba Duwee yang lainnya bisa intipin instagramnya @dabeldi_kitchen.

bolu lembut ekonomis
texture Bolu Moka Jadul



Bolu Moka Jadul 
Resep by Dabeldi Kitchen


Bahan A:
  • 4 butir telur utuh 
  • 100 gram gula papsir
  • 100 gram tepung terigu 
  • 1 sdm susu bubuk 
  • 1 sdt sp

Bahan B:
  • 3 sdm margarine
  • 1 sdt pasta ( bisa disesuaikan rasanya mau pandan atau moka dll) 

Topping :
  • Optional bisa meises, keju, kacang almond, dll


Cara Membuat: 
  1. Dalam mangkok mixer campur semua bahan A, kocok hingga putih, kental dan berjejak.
  2. Cairkan margarine
  3. Ambil wadah yang lebih kecil, campurkan margarine cair, pasta dan 3 sdm adonan kental. Aduk Hingga Rata lalu tuangkan kembali kedalam sisa adonan kental. Aduk Balik.
  4. Siapkan Loyang tulban ukuran kecil, semir dengan margarine dan lapisi dengan tepung. Tuang adonan ke dalam loyang. 
  5. Panggang dengan suhu 200 derajat celcius kurang lebih selama 25 sampai 30 menit dengan api atas bawah. ( saya memanggang di rak tengah)
  6. Lakukan tes tusuk, jika lidi sudah bersih, keluarkan cake dari oven, biarkan uap panasnya hilang dan lepaskan dari loyang.
  7. Jika menggunakan taburan almond dan keju, topping bisa di taburkan saat adonan akan di oven. Seementara untuk topping meises tunggu cake matang dan dingin kemudian lapisi dengan buttercream atau chocolate spread baru beri taburan meises. 


Note:
1 Resep ini untuk 1 buah bolu dengan loyang tulban ukuran kecil 
Dalam foto bolu moka ini saya menggunakan 2 resep untuk loyang 25 x 25 cm 










Baca selengkapnya

Selasa, 12 April 2016

Ikan Sarden Goreng (Be Kocing Megoreng)

Ikan Sarden Goren (Be Kocing Megoreng)
Ikan Sarden Goren (Be Kocing Megoreng)
Sarden merupakan salah satu jenis ikan yang kaya akan nutrisi dan memiliki kandungan kalori yang rendah. Seperti yang dikutip dari situs kesehatan whfoods.com Sarden juga kaya akan kandungan vitamin B12, Tryptophan, Selenium, Vitamin D, Omega-3, Protein, Fosfo, Kalsium, Vitamin B3 dengan  kandungan kalori dan merkuri yang sangat rendah sehingga dikatakan aman dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui. 

Di Bali sendiri terutama di daerah asal saya Bali barat, ikan sarden biasa dikenal dengan sebutan be kocing. Nama ini konon melekat karena dulu harga ikan ini sangat murah, sehingga kerap kali dibeli oleh masyarakat sebagai makanan untuk kucing peliharaan. Be sendiri berarti ikan, sementara kocing dari kata kucing. Tapi sekarang seiring dengan berkembangnya tekhnologi pengolahan dan pengemasan ikan sarden serta berdirinya pabrik pengalengan ikan di daerah pesisir Bali Barat maka harga ikan mungil ini sudah mulai meningkat. 

Ikan Sarden Goren (Be Kocing Megoreng)

Nah minggu kemarin salah seorang teman suami tiba-tiba datang sambil membawa sebungkus ikan sarden yang masih segar. Ikannya baru diturunkan dari kapal nelayan di pantai Sanur. Kebetulan saya sedang kerepotan membuat beberapa bolu dan muffin pesanan ibu mertua, jadi tidak bisa mengolah ikan sardennya dengan maksimal. Biasanya saya mengolah ikan ini dengan cara di dendeng, tapi bukan dijemur dimatahari melainkan di panaskan dengan oven bersuhu rendah selama beberapa jam. Berhubung kemarin waktunya terbatas dan saya masih ribet bikin kue, jadi ya sudah ikannya di goreng dengan bumbu seadanya. 

Resepnya merupakan resep andalan ibu saya, dulu beliau menjual ikan sarden goreng dengan balutan bumbu dan tepung yang sederhana ini. Tapi jika disajikan bersama sambel extra pedas dan nasi hangat mengpul, sajian sederhana ini terasa benar-benar nikmat. Buktinya ikan ini langsung ludes, tandas tak bersisa. 

Bagi yang mau mencoba berikut ini saya share resep bumbunya. 


Ikan Sarden Goren (Be Kocing Megoreng)

Ikan Sarden Goren (Be Kocing Megoreng)

Bahan-Bahan:
  • Ikan sarden yang masih segar ( sekitar 20 ekor)
  • Minyak untuk menggoreng


Bahan Bumbu:
  • 6 siung bawang putih 
  • 1 cm kunyit kupas kulitnya 
  • 1 sdt ketumbar 
  • 5  buah cabai merah 
  • 1 sdt garam (sesuaikan selera) 
  • sedikit air
  • 1 sdm tepung terigu 
  • 1 sdm tepung beras 


Cara Membuat :
  1. Bersikan ikan, buang bagian dalamnya, hilangkan sisiknya , cuci bersih. belah dua bila ingin hasil gorengan lebih garing. 
  2. Haluskan semua bahan bumbu, tambahkan air dan tepung.
  3. Campur bumbu dengan ikan sarden, sambil diaduk pelan supaya semua ikan berbalut bumbu.
  4. Panaskan minyak, goreng ikan sarden dengan api sedang hingga bagian luarnya kering dan garing. 
  5. Angkat dan tiriskan diatas kertas minyak atau tissue, lakukan hingga seluruh ikan matang. 
  6. Sajikan ikan sarden goreng dengan sambel sederhana yang dibuat dari garam dan cabe dengan kucuran jeruk nipis. 
  7. Selamat makan 


Baca selengkapnya

Jumat, 08 April 2016

Kuliner Seafood Enak & Murah di Warung Becol - Serangan

Warung Becol - Serangan
hidangan yang kami pesan di Warung becol : Ikan Bakar, Soup Ikan, Kepiting Asam Manis dan Cumi asam manis. Semua menu disajikan dengan nasi dan plecing kangkung.

Hai...Hai Foodies, nggak terasa ya tiba-tiba sudah weekend lagi padahal rasanya baru kemarin hari senin. Oh ya sudah pada punya rencana kemana nih buat mengisi akhir pekan? Biasanya weekend itu paling enak dihabiskan bareng keluarga, sahabat atau yang tersayang, mau jalan-jalan, shopping atau hunting kuliner pasti sama asiknya. 

Nah bagi kalian yang berada di Bali atau sedang menghabiskan liburan di Bali, kali ini saya punya info satu tempat makan seafood yang enak dan murah meriah di kawasan Denpasar Selatan. Ketika berbicara soal hidangan laut dan ikan bakar biasanya kita akan langsung tertuju pada Jimbaran, tapi ternyata ada loh warung yang menjual ikan bakar dengan lokasi yang lebih dekat dari Denpasar dan pastinya dengan harga yang lebih bersahabat dengan isi kantong.

Namanya Warung Becol, berlokasi di kawasan Pantai Serang, Sanur - Denpasar Selatan tepatnya di seberang patung pahlawan I Wayan Bulit. Dari penampilannya, warung Becol ini tergolong warung yang sederhana seperti warung kebanyakan di kawasan ini. Tak ada yang menonjol dari bangunan atau interiornya, yang tampak berbeda hanya warung ini selalu ramai dan lebih padat pengunjung dibanding warung lainnya. 

warung becol-serangan
warung becol-serangan

Warung Becol menawarkan olahan aneka seafood segar seperti ikan, udang , cumi dan rajungan. Foodies bisa memilih langsung ikan yang diinginkan beserta jenis olahannya. Beberapa varian olahan yang ditawarkan di warung ini antara lain dibakar, dijadikan soup, digoreng kering atau dimasak dengan saus asam manis.

soup ikan di warung becol-serangan
soup ikan di warung becol-serangan

Soal rasanya lumayan enak, soup ikannya sama sekali tidak meninggalkan rasa amis, hanya saja kalau menurut saya pribadi perlu ditambahkan rasa asam sedikit lagi supaya kuahnya jadi lebih segar. Tapi overall rasa dan harga sudah seimbang kok.

kepiting asam manis di Warung becol
kepiting asam manis di Warung becol
cumi asam manis di Warung becol
cumi asam manis di Warung becol
ikan bakar di warung becol
ikan bakar di warung becol
warung becol
kepiting
Selain menjual aneka hidangan seafood, warung ini juga menyediakan stand rujak, yang menjual aneka rujak, tipat cantok dan bulung boni yg menjadi komoditi khas pulau serangan. Untuk pilihan minuman warung becol menyediakan aneka soft drink, es jeruk, es gula, es campur sampai dengan  es daluman. Saya rekomendasikan supaya foodies mencoba bulung boni, rujak dan es campurnya.

Bagaimana dengan harga ? Soal harga warung becol tergolong murah , 1 kilo ikan dibanderol seharga 80 ribu. Harga ini sudah termasuk proses pengolahan , nasi satu besek dan plecing kangkung.

warung becol
bulung boni khas serangan
rujak kuah pindang warung becol
rujak kuah pindang

es gula dan es campur
es gula dan es campur

rumput laut atau bulung yang sedang di jemur
Jadi bagi foodies yang lagi huntung tempat makan rame-rame bareng keluarga, bisa deh coba datang ke Warung Becol.... Happy Eating :)


Kisaran Harga : 
Ikan Rp.80.000 /kg
Udang Rp. 120.000 /kg 
Cumi Rp. 120.000/kg 
Rajungan atau kepiting : Rp. 100.000/kg 

Note:
Saat saya kesana kami memesan 1 kg ikan, 1/2 kg cumi d an 1/2 kg kepiting. Porsi ini cukup untuk 4 atau 5 orang. Total semua yang kita makan berempat waktu itu kurang lebih Rp. 250.000
Lokasi:
WARUNG BECOL
Banjar Dukuh - Serangan - Denpasar Selatan

Baca selengkapnya

Kamis, 07 April 2016

Purple Sweet Potatoes Bread ( Roti Tawar Ubi Ungu) with Panasonic Bread Maker

Purple Sweet Potatoes Bread ( Roti Tawar Ubi Ungu) with Panasonic Bread Maker



Purple Sweet Potatoes Bread ( Roti Tawar Ubi Ungu) 

Bahan-Bahan :
  • 250 gram tepung protein tinggi 
  • 200 gram Ubi ungu yang dihaluskan ( bisa direbus atau dikukus baru dihaluskan)
  • 30 gram gula castor
  • 1/2 sdt garam 
  • 90 ml susu cair 
  • 20 gram mentega tawar ( jika memakai margarine kurangi takaran garam)
  • 6 gram Ragi instant  


Cara Membuat :

  1. Jika menggunakan Panasonic Bread Maker, masukkan semua bahan kedalam container bread maker kecuali ragi. Taruh ragi dalam ragi container .
  2. Pilih menu no 2 ( rapid bread), lalu pilih option untuk warna crust ( saya memakai medium)
  3. Tekan tombol start dan biarkan bread maker melakukan sisanya. 
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
  1. Jika menggunakan mixer atau menguleni manual. Masukkan semua bahan kecuali margarine dan garam , uleni hingga adonan tercampur.
  2. Masukkan margarine dan garam lalu uleni kembali hingga kalis. Diamkan adonan hingga mengembang dua kali lipat. 
  3. Kempeskan adonan kemudian bentuk sesuai selera, biarkan adonan mengembang kembali lalu panggang dalam oven hingga matang. 

Purple Sweet Potatoes Bread ( Roti Tawar Ubi Ungu) with Panasonic Bread Maker



Baca Juga :
Killer Soft Bread (Victoria Bakes)


Baca selengkapnya

Selasa, 05 April 2016

Panasonic Cooking Competition : Jakarta dan Berkah tak Terduga (Part 2)

Panasonic Cooking Competition
Panasonic Cooking Competition

Acara Panasonic Cooking Competition di awal tahun kemarin  menyisakan banyak sekali kenangan dan cerita bagi saya. Selain bisa berkesempatan mengasah kemampuan di bidang memasak, saya juga beruntung bisa ketemu teman-teman baru termasuk ketemu teman-teman Indonesian Food Blogger yang sebelumnya hanya saya kenal di dunia maya dan group whatsapp.  

Ada banyak sekali pelajaran dan pengalaman baru yang saya dapat dari acara ini. Dengan niat awal yang tak pernah terpikirkan untuk bisa menang tiba-tiba bisa pulang dengan begitu banyak hadiah dari Panasonic, rasanya benar-benar sebuah keberuntungan yang luar biasa.

Ketika pulang dari Jakarta, beberapa teman mulai bertanya, kemarin di Jakarta ngapaian aja ? itu acara Master Chef ya ? trus disana bikin apa ? pertanyaan-pertanyaan ini belakangan kerap sekali muncul tiap kali saya ketemu temen, keluarga bahkan temen-temennya si bos babe dikantor. Nah untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan itu saya coba tuliskan dalam postingan ini, sekaligus berbagi pengalaman saya selama di Jakarta kemarin. 

Beberapa hari sebelum berangkat, semua peserta mendapatkan pengumuman yang berisi ticket, jadwal acara dan ketentuan untuk membuat satu buah resep dengan bahan-bahan yang sudah disediakan dalam list terlampir. Resep ini harus bertemakan resep sehat dan tidak boleh berupa gorengan, serta menggunakan minimal 2 dari 3 produk Panasonic yang telah disediakan di lokasi acara nanti. 

Tanggal 22 Januari 2016 saya berangkat dari Bali ke Jakarta dengan biaya keberangkatan yang ditanggung sepenuhnya oleh pihak Panasonic. Awalnya saya berangkat sendiri tapi tiba-tiba pak suami nyusul ke Jakarta, alasannya mau jadi tim hore katanya. Tiba di Bandara saya sudah langsung dijemput oleh Mas Ilham (EO) dan juga janjian dengan Bang Dedy dari Palembang. Jadi dari Bandara kita berangkat sama-sama menuju POP Hotel di kawasan Kelapa Gading-Jakarta Utara dengan Taxi. 

Setibanya di hotel sudah ada mba Karina yang menyambut kedatangan kami, membagikan kunci kamar lalu menjelaskan tentang  susunan acara yang akan kami lalui hari itu. Semua peserta sudah berdatangan ke Hotel termasuk para peserta yang berasal dari Jakarta. 

Sorenya kami bersiap-siap untuk mengikuti acara welcome dinner yang belangsung di  Penang Bistro. Disana kami dipersilahkan untuk mengenalkan diri satu sama lain sekaligus berkenalan dengan pihak perwakilan dari Panasonic salah satunya dengan Ibu Rika Novita yang merupakan Product Manager Panasonic Beauty dan Panasonic Cooking. Selain itu ada juga Mba Nadia dan mba Dea yang turut hadir dan menemani kami dalam acara makan malam tersebut. 

panasonic
jamuan saat welcome dinner di Penang Bistro


Suasana dinner berlangsung santai dengan hidangan luar biasa yang disajikan Penang Bistro. Seusai menikmati santap malam, kami diberikan waktu untuk mengenal produk-produk baru yang akan dipakai saat acara cooking cempetition keesokan harinya. Ada 3 alat yang diperkenalkan kala itu, yaitu Panasonic NN-DF383 Microwave Oven with Grill, Panasonic Electric Rice Cooker SR-ZS185 serta Blender Panasonic MX-GX1462.  

Info-info mendasar mengenai fungsi dan cara pakai dijelaskan dengan sabar oleh mba Marissa selaku trainer. Sebenernya sih masih belum puas dengan penjelasan kala itu, karena si microwave oven ini punya banyak sekali fitur yang sepertinya tak cukup waktu untuk dijelaskan secara mendetail dalam waktu yang sesingkat itu. 

Keesokan harinya jam 11 pagi kami sudah harus siap untuk mengikuti acara kompetisi yang akan dilangsukan di Atrium Mall Kelapa Gading 5. Tapi karena beberapa hal akhirnya acara dimulai agak terlambat dari yang dijadwalkan. Sesi awal acara dimulai dengan talkshow tentang gizi dan makanan sehat yang melibatkan artis Andien dan Dr. Yustina Anie Indriastyuti, MSc., SpGK sebagai narasumber, selain itu ada juga Chef Lucky Andreono ( Juara Masterchef season 1) yang nantinya akan bertindak sebagai  juri utama dalam kompetisi ini. 

panasonic cooking competition
Dr. Yustina Anie Indriastyuti, MSc., SpGK bersama Andien


Acara  talkshow diakhiri dengan sesi tanya jawab, serta lomba bagi para awak media yang datang lalu ditutup dengan acara foto bersama ke 9 finalis yang hadir. Sembari menunggu meja untuk perlombaan disiapkan, kami dipersilahkan kembali ke lobby hotel dan dipanggil saat semuanya sudah siap dimulai. 

Sekitar satu jam semua persiapan telah lengkap, kami kembali ke lokasi acara dan menuju ke meja masing-mamsing. Urutan meja sebelumnya sudah ditentukan melalui sistem undian, dan sebuah kebetulan saya dapat meja yang bersebelahan dengan Dedy dan mba Meli. Begitu acara kompetisi dimulai, semua peserta bergegas mengambil bahan-bahan yang dibutuhkan karena dari yang disiapkan di meja masih ada bahan-bahan yang belum tersedia. 

Seluruh peserta diberikan waktu 2 jam untuk menyelesaikan hidangan yang sudah didaftarkan. Dua jam dalam sebuah kompetisi yang ditonton banyak orang ternyata berlalu begitu cepat, jauh diluar dugaan saya. Ternyata memasak di depan banyak orang menciptakan suasana deg degan yang luar biasa hehehe. Saya tak sempat memeperhatikan sekeliling karena sibuk dengan dada ayam yang harus saya olah. Dalam hati saya menenangkan diri sendiri supaya nggak grogi, karena kalau grogi menyerang pasti saya nggak akan bisa fokus dengan hidangan yang harus saya selesaikan. 

panasonic cooking competition
suasana saat mengikuti panasonic cooking competition

Awalnya saya ingin membuat lemon grass grilled chicken yang disajikan dengan salad ala thailand tanpa nasi. Tapi sebelum acara dimulai saya sadar kalau menunya terasa kurang lengkap tanpa adanya nasi, jadi saya memikirkan untuk membuat garlic rice. Ditengah-tengah acara chef Lucky datang menghampiri dan menanyakan apakah saya menyajikan nasi untuk hidangan ini, sayapun menjawab iya saya menyajikan nasi garlic. Mendengar jawaban saya chef Lucky menyarankan saya untuk membuat nasi yang lain karena ada beberapa peserta yang membuat nasi yang sama. Duh gimana ini, sudah banyak waktu yang berlalu dan saya benar-benar ngeblank mau bikin nasi apa. Tapi akhirnya saya berinisiatif untuk membuat nasi sereh dengan campuran beberapa rempah-rempah lainnya.  

Panasonic Cooking Competition
Panasonic Cooking Competition


Beruntungnya dengan menggunakan  Panasonic Electric Rice Cooker SR-ZS185 membuat nasi jenis apapun jadi mudah dan hasilnya dijamin nasinya pulen hingga ke dasar. Ayam saya matang dan nasinya juga matang diwaktu bersamaan. Waktu sudah sisa 15 menit lagi, saya bergegas menyelesaikan plating dan menyetor hasil masakan saya ke meja juri. 

Sekilas saya mengintip beberapa menu yang sudah tersaji, duh rasanya minder banget terutama dengan hasil masakan dari Variando Wahyu, platingnya cantik sekali sementara plating saya awur-awuran (karena dari dulu memang nggak pernah bisa menata makanan dengan cantik hihihi)

Ketegangan memasak sudah berlalu tapi sekarang tegangnya dilanjutkan dengan deg-degan menunggu penguman pemenang. Para juri terlihat sibuk mencicipi satu hidangan ke hidangan lainnya, saya mulai memperhatikan ekpresi chef Lucky ketika mencoba hidangan-hidangan yang disajikan.  Dalam benak saya terbersit ini kompetisi belum sebesar masterchef saja saya sudah deg-degan setengah mati, gimana kalau acaranya sejenis masterchef bisa-bisa saya nggak bisa berkutik hihihi. 

Teman-Teman Indonesian Food Blogger yang sudah berbaik hati datang memberi support ( photo courtesy Caroline Adenan)

Sembari menunggu pengumuman saya mencuri-curi kesempatan untuk menyapa teman-teman IDFB yang sudah berbaik hati bersedia datang untuk memberi support kepada saya dan Dedy. Duh nggak tau harus berterimakasih dengan cara bagaimana, ada mba Anne dan mba Anita selaku admin IDFB juga turut datang. Ditambah lagi dengan pasukan group heboh ada Dita, Winda, Liza, mba Arni, mba Deasy, mas Agung dan Adin yang ikut datang bahkan sampai acara selesai. 

Pengumuman yang ditunggu-tunggu akhirnya dimulai, Marketing Director PT Panasonic Gobel Indonesia Yasunori Takase naik ke atas panggung. Walopun nggak pernah terbersit bakal menang tetep aja nunggu pengumuman itu deg-degan banget coy. Pengumuman dimulai dari juara 3 yang jatuh kepada teman sesama IDFB Dedy Oktavianus Pardede  (Dentist Chef) dari Palembang dengan menunya yang super lengkap. Lalu juara  kedua jatuh ke tangan calon chef yang ternyata kuliah di STP Bali Variando Wahyu. Saya nggak kaget kalau dia menang karena dari awal saya suka sekali dengan platingnya, sudah mirip dengan plating hidangan resto kelas mewah. 

panasonic cooking competition
me and chef lucky

Tiba giliran juara pertama diumumkan, betapa terkejutnya ketika nama saya disebut sebagai pemenang. Melangkah maju keatas panggung dengan lagu we are the champion dari queen sebagai background, perasaan kaget, seneng, haru dan semua perasaan lainnya  nyampur aduk jadi satu, sesuatu yang benar-benar diluar dugaan saya. Memenangkan event yang awalnya saya ikuti karena sebuah rice cooker. Bahkan sampai hari ini saya masih belum percaya dengan apa yang saya dapatkan hari itu. 

Panasonic Cooking Competition
Produk kece dari Panasonic Coooking

Sebagai juara  1,2 dan 3, kami berhak mendapatkan hadiah wisata kuliner ke Singapura serta membawa pulang produk-produk keren dari Panasonic. Untung saja akhirnya pak suami ikut jadi ada yang bantu nenteng produk-produk kece ini buat dibawa pulang ke Bali. Dan acara hari itu ditutup dengan sesi foto bareng, penyerahan hadiah , lalu saya dan Dedy makan malam bareng temen-temen IDFB. 

panasonic cooking competition
Panasonic Cooking Competition Winner with Chef Lucky Andreono


Tak henti-hentinya saya mengucapkan syukur atas segala kemudahan jalan, dan keberuntungan yang Tuhan berikan pada saya. Terimakasih banyak untuk dukungan dan semua support yang diberikan teman-teman, IDFB serta keluarga sampai saya bisa ada di tahap ini. Terimakasih untuk Panasonic yang sudah menyelanggarakan acara ini dan memberikan saya banyak sekali kesempatan serta pengalaman berharga termasuk acara jalan-jalan ke Singapura yang luar biasa (nanti di ceritain di posting selanjutnya ya). 

Dinner bareng temen-temen IDFB ( Dita, Winda, Liza, Adin, Mas Agung) at Tokyo Belly



Baca selengkapnya