Senin, 14 November 2016

Cilok Bumbu Kacang

Cilok Bumbu Kacang


Salah satu jajanan paling ngehits jaman SD dulu, tiap jam pulang sekolah pasti langsung ngeburutin abang cilok yang sudah setia menanti di depan gerbang sekolah. Waktu itu sih bumbunya bukan sambal kacang melainkan kecap manis yang dicampur sedikit cabe, jadi rasanya kenyal-kenyal pedes manis. 

Beberapa hari lalu nggak ada angin nggak ada hujan, mendadak pengen banget makan cilok tapi kalau mau beli harus keluar rumah dulu. Awalnya sih mau pesen cilok pake Goj*k tapi apa daya bang Goj*knya nggak mau ambil orderan bahkan dua kali di reject, kejauhan kali ya. Patah hati ditolak abang Goj*k ternyata, keinginan makan cilok masih menggebu-gebu, ya mau nggak mau keluar deh jurus akhir yang paling ampuh yaitu bikin cilok sendiri. Browsing sana sini akhirnya nyantol ke resepnya mba Endang JTT, kebetulan semua bahan yang dibutuhkan sudah ada jadi tinggal eksekusi saja. Nggak butuh waktu begitu lama, finally saya bisa makan cilok sepuas-puasnya hehhehe. Oh ya selain disiram saus kacang, ciloknya ditaburin abon cabe biar makin hot. Yuk yang mau nyoba berikut saya tuliskan resepnya kembali. 






CILOK BUMBU KACANG 

Bahan-Bahan Cilok :
  • 250ml kaldu daginh
  • 2-3 sdt garam
  • 4 siung bawang putih dihaluskan
  • 1 1/2 sdt merica bubuk
  • 125gr terigu
  • 2 butir telur
  • 200gr tapioka
  • 3batang daun bawang rajang halus
  • Air untuk merebus

Cara Membuat:
  1. Didalam panci, panaskan air kaldu, garam, bawang putih dan merica hingga mendidih, lalu masukkan terigu. Aduk cepat dan masak hingga adonan menggumpal, aduk sebentar. Lalu pindahkan dalam wadah. Biarkan sampai hangat
  2. Setelah tidak terlalu panas lagi, masukkan telur sambil diaduk cepat agar telur tidak matang. Lalu masukkan daun bawang dan tapioka. Aduk rata.
  3. Siapkan air rebusan cilok.
  4. Baluri telapak tangan dengan sedikit tapioka, lalu ambil sejumput adonan, bulat2kan. Lakukan sampai adonan habis.
  5. Rebus adonan di air mendidih hingga cilok mengapung. Biarkan cilok mengapung sebentar. Lalu angkat.
  6. Panaskan air dalam panci kukusan, kukus cilok tadi sekitar 15 menit sampai bagian luarmya terlihat mengkilap dan transparan. Biarkan cilok tetap dalam panci agar tetap hangat.
  7. Sajikan dengan saus kacang atau saus favorit anda. 






Bahan-Bahan bumbu kacang (pecel):
  • 250 gram  kacang tanah beserta kulit arinya, goreng hingga matang
  • 150 gram gula aren, sisir hingga halus
  • 50 gram cabai merah keriting, potong-potong sepanjang 3 cm
  • 5 butir cabai rawit merah, iris bagian tengah cabai dengan pisau tajam agar tidak meletus saat di goreng
  • 3 siung  bawang putih
  • 5 gram kencur
  • 3 lembar daun jeruk purut
  • 1 sendok makan garam, gunakan sendok makan biasa
  • 2 sendok makan air asam Jawa yang kental (rendam asam Jawa dengan air panas untuk menghasilkan cairan asam yang kental)
  • 50 ml minyak untuk menumis bumbu

Cara membuat : 
  1. Panaskan minyak, goreng kacang hingga matang jangan sampai gosong, tiriskan.
  2. Blender kacang tanah hingga halus, sisihkan. 
  3. Tuangkan gula ke wadah berisi kacang halus.
  4. Ambil sebagian sisa minyak tadi, kemudian goreng cabai, bawang putih, kencur dan daun jeruk hingga semua bahan layu dan matang.
  5. Haluskan cabai dan bumbu lainnya ini hingga halus. saya menggunakan blender
  6. Tuangkan bumbu halus, garam dan air asam jawa ke dalam wadah berisi kacang tanah yang dihaluskan. Aduk hingga rata.
  7. Cicipi rasanya. Tambahkan garam jika kurang asin.Untuk penyajian sebagai saus cilok, larutkan bumbu pecel dengan sedikit air sambil dimasak sebentar saja.

    Bagikan

    Baca Juga

    Cilok Bumbu Kacang
    4/ 5
    Oleh

    Subscribe via email

    Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.

    Halo Foodies terimakasih sudah berkunjung ke blog saya, silahkan tinggalkan comment untuk pertanyaan, saran maupun kritik yang membangun. Mohon untuk tidak berkomentar yang mengandung SARA, Kekerasan, judi maupun Pornografi karena tidak akan saya tampilakan disini. Berkomentarlah dengan bijak dan santun. Terimakasih