Senin, 04 Mei 2015

Soes Vla Durian

Soes Vla Durian


Durian merupakan buah favoritnya pak suami, jadi ceritanya beberapa hari yang lalu pak suami dan iparnya alias kakak saya yang lelaki hunting duren berdua. Pulang-pulang dengan hebohnya mereka bawa durian satu karung dan buahnya besar-besar, saya kaget dimana dapet durian sebanyak itu dan pastinya ng murah. Lalu mereka bilang durian sebanyak itu dibeli seharga 100 ribu rupiah saja, awalnya saya heran dan tidak percaya masak sebesar dan banyak begitu cuman 100 ribu. Lalu begitu satu buah duren coba dibuka, saya langsung tau masalahnya apa sampai itu duren dijual murah. ternyata oh ternyata buah duren itu masih mentah, dan bukannya mereka tidak tahu, mereka malah bilang sudah dikasi tahu oleh penjualnya kalau duriannya mentah makanya dikasi murah dan si penjual berpesan duren-duren itu baru bisa dimakan dua hari kemudian. Saya sih agak-agak ragu apa iya duren mentah begitu bisa masak dan manis. Okelah ditunggu dua hari kemudian, taraa durennya memang jadi mudah dibuka dan isinya juga melunak tapi tetap saja rasa tak bisa bohong. Daging duriannya tidak semanis dan seenak yang dibeli masak di pohon, langsung deh pak suami mau main buang aja tapi saya larang, sebagai istri yang sok irit saya suruh buka semua durennya dan masukkin tupperware lalu simpan dikulkas sambil nyari akal mau diapain. Lalu kemarin karena libur panjang akhirnya bongkar-bongkar kulkas dan ketemu si duren terbuang ini, tiba-tiba saya pengen bikin soes dengan isian vla duren, langsung eksekusi vlanya. Dan beberapa saat kemudian ada yang datang ke dapur sambil ngendus-ngendus bilang baunya enak, siapa lagi kalau bukan pak suami. Langsung colek sana-sini , dengan ide yang sok banyak, dibikin es lah dan sebagainya padahal kemarinnya mau dia buang.

Lanjut eksekusi vlanya , sementara si pak suami tidur, jadilah soes dengan isian vla duren yang kemudian saya beri topping saus caramel diatasnya. Dari satu resep soes diatas saya dapat dua loyang soes durian tapi vlanya masih sisa banyak dikulkas. Saking sudah capeknya didapur saya tinggal itu soes durian di dalam tupperware setelah di foto-foto dan ternyata saya ketiduran, begitu bagun soesnya sudah lenyap ... bukan digondol kucing tapi dihabisin pak suami, doyan sih doyan yah tapi ngk dihabisin juga kali. Padahal tadi paginya ngaku panas dalam, radang tenggorokan, sakit telinga dan sebagainya tapi giliran ketemu duren langsung lupa... kacau . 
Soes Vla Durian


Vla Durian 
Resep modifikasi dari Vla Vanilla Just Try & Taste 

Bahan Vla Durian : 
  • 4 butir kuning telur 
  • 50 gram tepung maizena
  • 1 cup daging durian haluskan 
  • 100 gram gula halus (haluskan gula pasir menggunakan blender) 
  • 500 ml susu cair 
  • 1 sendok teh vanilla ekstrak  
  • 50 gram mentega
Cara Membuat Vla : 
  1. Dalam mangkuk kecil, masukkan tepung maizena, gula halus, dan kuning telur. Aduk rata menggunakan spatula balon. Sisihkan.
  2. Masukkan susu ke panci, rebus hingga mendidih menggunakan api kecil. Angkat. 
  3. Ambil kira-kira 200 ml susu panas, tuangkan ke adonan telur dan tepung. Aduk cepat menggunakan spatula balon hingga menjadi adonan yang smooth dan tercampur baik. Masukkan adonan ke sisa susu panas di panci. Masak kembali menggunakan api kecil sambil adonan di aduk-aduk agar tidak gosong hingga menjadi pasta yang kental. 
  4. Masukkan daging durian yang sudah dihaluskan, Angkat. 
  5. Masukkan mentega ke dalam adonan panas, aduk hingga mentega meleleh dan tercampur baik dengan adonan. Biarkan uap panasnya menghilang, tutup permukaan panci dengan plastik wrap dan masukkan ke kulkas hingga dingin.

Soes Vla Durian

Soes Vla Durian

Choux Pastry aka Kue Soes
Resep dari Riecke Just Ordinary Kitchen


Bahan choux pastry:
  • 200 ml air
  • 100 gram margarin atau salted butter
  • 1 sdm gula pasir
  • 1/4 sdt garam
  • 75 gram terigu protein sedang (all purpose)
  • 50 gram terigu protein tinggi
  • 3 butir telur ukuran besar (jika kecil pakai 4 butir), kocok lepas
  • Kantong segitiga (piping bag) dan spuit bintang (saya pakai spuit no.22)
Cara membuat:
  1. Campur air, margarin/butter, garam dan gula pasir. Didihkan di atas api kecil.
  2. Matikan api, masukkan terigu yang sudah diayak. Aduk rata dengan sendok kayu hingga tercampur dengan baik. Nyalakan kembali api kecil saja, masak adonan sambil diaduk-aduk hingga kalis (adonan sudah tidak menempel lagi di panci). Angkat dan dinginkan.
  3. Masukkan telur yang sudah dikocok lepas sedikit demi sedikit secara bertahap sambil adonan dimixer dengan kecepatan rendah. Jika dirasa adonan sudah cukup lembut untuk dispuit dan telur masih bersisa, hentikan penambahan telur karena adonan akan terlalu cair dan susah untuk dispuit.
  4. Masukkan adonan ke dalam kantong segitiga. Spuitkan memanjang (atau bentuk bulat juga boleh) ke atas loyang yang telah dioles margarin tipis. Beri jarak yang cukup satu sama lain.
  5. Panggang dalam oven yang sudah dipanaskan dengan suhu 200'C selama kurang lebih 30 menit. Sesuaikan dengan oven masing-masing. Jika terlihat adonan sudah mengembang kokoh, kuning kecoklatan dan busa yang terdapat pada adonan sudah hilang berarti kue sudah matang dan siap dikeluarkan.
  6. Dinginkan di rak kawat.

Soes Vla Durian

Soes Vla Durian
Soes Vla Durian
Soes Vla Durian

Soes Vla Durian
Soes Vla Durian




Protected by Copyscape Duplicate Content Finder

Bagikan

Baca Juga

Soes Vla Durian
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.

2 comments

Tulis comments
avatar
1 Juli 2015 22.23

Mba, tempo hari saya bikin kue soes tp ko kurang ngembang dan setelah dingin makin melempem.. kira2 salah dimana ya? Ohya mba boleh tukeran pin bb ga hehe.. tp klo keberatan gpp mba.. sy ttp akn jd penggemar blog mba Sashy.. hihi. Thanks. *Hera

Reply
avatar
1 Juli 2015 22.44

Halo Mba Hera,

untuk masalah soesnya mungkin masalahnya sebagai berikut :

Penyebab:
• Cairan dan mentega belum mendidih ketika tepung terigu dimasukkan
• Pengadukan tepung terigu tidak sampai kalis
• Adonan belum cukup dingin ketika telur dimasukkan
• Telur yang digunakan kurang segar
• Pengadukan telur kurang rata
• Oven belum mencapai suhu yang diinginkan ( 00°C) ketika memanggang
• Pintu oven dibuka ketika adonan belum stabil (belum mencapai 5 menit memanggang)

Cara mengatasi:
• Tunggu hingga campuran air dan mentega benar-benar mendidih, baru masukkan tepung terigu, suhu titik didih sangat diperlukan untuk pelepasan uap air pada saat pemanggangan.
• Aduk terigu hingga benar-benar kalis di atas api kecil. Kalis ditandai dengan tidak melekatnya adonan di dasar panci.
• Ketika memasukkan telur, adonan sudah harus dalam keadaan dingin. Bila adonan masih panas, telur akan matang di dalamnya. Telur yang sudah keburu matang tidak dapat lagi membantu proses pengembangan.
• Selalu gunakan telur yang masih segar, karena telur yang kurang segar akan terlalu cair dan tidak dapat membantu pengembangan dengan sempurna, selain itu telur yang kurang segar akan menyebabkan aroma kurang gurih.
• Pada waktu mengaduk telur harus benar-benar rata karena itu bagi yang memiliki mikser berkekuatan besar sangat disarankan untuk mengaduk dengan mikser itu.
• Sebelum memulai memasukkan telur dalam adonan, pastikan oven sudah dinyalakan pada suhu yang diinginkan, sehingga pada waktu loyang berisi adonan dimasukkan, panas oven sudah tercapai. Bila suhu/panas belum tercapai, uap air dalam adonan tidak dapat dilepaskan sehingga tidak ada tenaga/daya dorong ke atas sehingga sus akan sulit mengembang.
• Jangan sekali-sekali membuka pintu oven ketika sus belum stabil atau belum 5 menit di dalam oven. Proses pengembangan akan gagal karena daya dorong uap air akan “kalah” dengan tekanan dari udara luar ketika pintu oven dibuka dan ditutup kembali. Sus yang telanjur mengempis akan sulit bahkan tidak dapat mengembang lagi.
• Memanggang sus sedapat mungkin dalam satu rak saja yang diletakkan di bagian tengah. Bila terpaksa memanggang dalam dua susun rak, masukkan secara bersamaan dan jangan memindahkan (memutar) loyang sebelum sus stabil.
• Adonan sus adalah adonan yang dapat “menunggu” artinya tidak masalah bila tidak langsung dipanggang, tetapi selama menunggu tutuplah dengan plastik agar permukaannya tidak mengering. (source: damedia)

Saya ngk pakai BBM mba tapi pake Wa ini nomernya ya 08179791950

Semoga bisa membantu dan terimakasih banyak sudah sering-sering mampir kesini :)

Reply

Halo Foodies terimakasih sudah berkunjung ke blog saya, silahkan tinggalkan comment untuk pertanyaan, saran maupun kritik yang membangun. Mohon untuk tidak berkomentar yang mengandung SARA, Kekerasan, judi maupun Pornografi karena tidak akan saya tampilakan disini. Berkomentarlah dengan bijak dan santun. Terimakasih